Manfaat Minyak Nabati Bagi Kesehatan

Manfaat Minyak Nabati Bagi Kesehatan

Manfaat Minyak Nabati Untuk Kesehatan

Manfaat Minyak Nabati Untuk Kesehatan

 

Hallo Kawan Mama,

Pada zaman sekarang ini, di mana masyarakat telah mulai menyadari akan kesehatan tubuh mereka merupakan sesuatu hal yang penting untuk di perhatikan. Terutama dalam hal mengkonsumsi bahan makanan yang sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Minyak nabati merupakan salah satu pilihan jenis minyak goreng yang saat ini ramai di gunakan untuk mengolah bahan makanan dengan sehat. Sebab, minyak hewani yang biasa di gunakan untuk mengolah makanan memiliki kandungan yang kurang menyehatkan bagi tubuh. Maka dari itu, banyak dari masayarakat yang telah berpindah dari yang semula menggunakan minyak hewani berganti menjadi minyak nabati.

Pada umumnya, minyak gireng merupakan sesuatu hal yang sudah menjadi bahan pokok mengolah makanan dengan cara memasak. Seperti halnya memasak dengan cara sederhana, menggoreng telur, nasi goreng, menumis sayur, atau bahkan memasak makanan yang rumit sekalipun.  Oleh sebab itu, minyak goreng ini merupakan bahan mengolah makanan yang krusial dan wajib ada di dapur kita. dari sekian banyak pilihan untuk mengolah baha makanan, saat ini minyak nabati merupakan pilihan yang sering di gunakan oleh masyarakat, terutama ibu rumah tangga modern. Bahan dasar yang di gunakan untuk membuat minyak nabati ini berasal dari buah segar pilihan, seperti buah zaitun, kedelai, jagung, kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, maupun buah-buahan lainya. Dan kandungan yang ada pada bahan-bahan baku tersebut memiliki kandungan yang menyehatkan bagi tubuh.

Menggunakan minyak nabati untuk mengolah bahan makanan juga telah di anjurkan oleh para pakar kesehatan. Minyak nabati ini merupakan sumber fatty acid (lemak jenuh, tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda) yang dapat di konsumsi. Kandungan tersebut berperan penting dalam metabolisme seluler dalam tubuh untuk menyediakan energy dan juga menyimpannya. Lalu apa manfaat menggunakan atau mengkonsumsi minyak nabati untuk kesehatan? Berikut adalah penjelasannya.

Minyak Nabati Untuk Kesehatan

Salah satu faktor yang dapat menganggu kesehatan dari mengkonsumsi makanan adalah unsur kolesterol di dalamnya. Tentunya hal ini juga tidak lepas dengan bagaimana cara memilih dan mengolah bahan makanan. Minyak yang di gunakan jga akan berpengaruh kepada masakan dan kesehatan tubuh. Meskipun minyak hewani di anggap memiliki rasa yang lebih dalam, namun minyak hewani ternyata juga memiliki kandungan yang buruk terhadap kesehatan tubuh. Kandungan kolesterol pada minyak hewani yang cukup tinggi dan lemak jenuh, tentunya merupakan hal yang tidak baik bagi tubuh. Oleh sebab itu, minyak nabati menjadi pilihan yang bagus dan baik yang tentunya dengan rasa yang tidak kalah enakanya dan manfaat kandungan di dalamnya yang menyehatkan. Berikut adalah manfaat minyak nabati untuk kesehatan tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Minyak nabati ini, sudah mulai banyak di gunakan untuk mengolah makanan karena kandungan di dalamnya yang menyehatkan. Kandungan asam lemak pada minyak nabati merupakan asam lemak yang unik berupa asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan. Selain menyehatkan, rasa dari minyak nabati ini juga tidak kalah loh dengan rasa minyak hewani. Dengan menggunakan minyak nabati sebagai bagan mengolah bahan makanan dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah terjadinya gangguan penyaikit jantung.

  1. Bahan Alami Yang Bebas Lemak

Minyak nabati adalah minyak yang di buat dengan bahan biji, sayur dan buah-buahan yang menyehatkan bagi tubuh. Sebagaimana kita tahu, dalam bahan-bahan tidak di temukan adanya kandungan lemak jahat yang dapat membahayakan kesehatan tubuh dan oragan-organ lainya. Bahan-bahan yang di gunakan tersebut merupakan bahan-bahan menyehatkan dengan kandungan lemak tak jenuh yang menyehatkan tubuh. Sehingga apa kamu memiliki riwayat penyakit seperti jantung diabetes, kandungan lemak tersebut akan menjaga kesehatan tubuh dan tidak membahayakan kesehatan pada organ-organ tubuh.

  1. Meredakan Dan Memerangi Gejala Menopause

Menopause merupaka kondisi di mana seorang wanita berhenti atau tidak lagi mengalami haid atau menstruasi. Kondisi ini pada umumnya di akan di alami oleh kaum wanita pada usia lanjut, yaitu usia 40 ke atas. Namun tidak jarang juga seorang wanita mengalami menopause yang di sebabkan oleh ketidaksehatan atau gangguan pada Rahim atau organ lainya. Dalam hal ini, mengkonsumsi minyak hewani akan membuat kondisi ini muncul atau bahkan membuatnya bertambah para. Sebab kandungan-kandungan yang ada di dalam minyak hewani tidaklah semenyehatkan minyak nabati

Dengan mengkonsumsi minyak nabati, maka kandungan yang ada di dalam minyak nabati ini akan melindungi organ kewanitaan dan menjaganya agar tetap sehat. Dalam sebuah penelitian, menyebutkan bahwa manfaat mengkonsumsi minyak nabati dapat mengurangi gejala menopause seperti hot flashes. Jadi kandungan dalam minyak nabati ini akan membantu kau wanita menghadapi perubahan hormon selama kondisi menopause.

  1. Sebagai Asupan Vitamin

Setiap tubuh manusia mmebutuhkan nutrisi dan vitamin untuk di suplai kepada tubuh dan organ mereka agar metabolism dalam tubuh dapat berkerja dengan baik. Dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa sebagian besar dari ibu hamil dan bayi dalam kandungan yang belum lahir mengalami kekurangan vitamin. Pada dasarnya, di dalam minyak nabati, memiliki kandungan yang kaya akan vitamin yang bervarian dan baik untuk tubuh, terutama bagi ibu hamil. Seperti kandungan vitamin A, D, E dan vitamin K yang nantinya akan larut pada tubuh dan akan mengasupi kebutuhan tubuh.

Dengan begitu, jenis minyak nabati merukan opsi pilihan yang baik di gunakan untuk mengasupi kebutuhan vitamin bagi tubuh, terutama bagi ibu dan bayi dalam kandungan. Ibu hamil dapat mengkonsumsinya secara langsung atau dengan mengolahnya dengan makanan lain untuk meningkatkan nafsu makan. Dengan begitu, tubu ibu dan bayi dalam kandungan akan tercukupi kebutuhan vitaminnya dan terjaga pula kesehatannya.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jenis minyak nabati merupakan jenis minyak yang tergolong alami dengan berbagai kandungan yang menyehatkan. Minyak nabati dengan bahan kelapa, memiliki kandungan asam laurat (monolaurin )yang di kenal untuk mengurangi gejala candida. Selain itu, kandungan tersebut juga akan membantu antibodi melawan bakteri jahat yang juga akan memerangi lingkugan untuk virus berkembangbiak. Kondisi tersebut dapat di tangani atau di tanggulangi dengan mengkonsumsi minyak nabati.

  1. Memelihata Pertumbuhan Sel

Dalam setiap tubuh yang hidup, pasti tubuh akan mengalami kondisi di mana sel-sel dalam tubuh akan mengalami pertumbuhan. Dan dalam proses pertumbuhan sel tersebut, tubuh memerlukan asupan vitamin E sebagai pelindung dan penyeimbang perkembangan sel yang sedang tumbuh. Minyak nabati memiliki kandungan vitamin E yang di butuh kan dalam kondisi tersebut. Tentunya kandungan zat dan vitamin lainya dalam minyak nabati ini akan sangat baik untuk tumbuh kembang sel dan kesehatan tubuh. Manfaat yang akan di dapatkan dengan dari mengkonsumsi minyak nabati berupa terlindunginya jaringan-jaringa tubuh, seperti kulit, mata, payudara, testis dan hati.

  1. Menurunkan Tingkat Kesemasan Dan Gejala Depresi

Biji wijen adalah salah satu baha yang biasa di gunakan untuk membuat minyak nabati. Di dalam biji wijen ini mengandung tirosin yang akan langsung terhubung pada aktivitas serotonin dan di lepaskan di otak. Kandungan tersbut dapat membuat suasana dalam otak menjadi tenang dan tidak tegang/panic sehingga akan menurukan kerja otak yang berat. Dengan kondisi otak yang ringan maka juga akan berpengaruh pada situasi dn kondisi hati. Otak yang tenang, tentu akan membuat hati juga menjadi tenang, sehingga terhindar dari rasa was-was maupun cemas.

Mengkonsumsi bahan makanan atau yang telah di masak dengan kadar kolesterol yang tinggi tentu merupakan hal yang tidak baik bagi tubuh. Pada dasarnya kolesterol merupakan pemicu tumbuhnya bakteri/virus yang akan menyerang metaboisme di dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya kondisi organ tubuh yang mengalami gangguan, seperti serangan jantung, stroke, darah tinggi maupun diabetes. Maka dari itu, menggunakan jenis minyak nabati merupakan pilihan yang tepat untuk kamu gunakan sebagai bahan konsumsi atau memasak. Sebab, kolesterol pada dasarnya tidak terdapat di dalam buah atau sayuran, melainkan pada bahan yang bersifat hewani. Tingkat kolesterol juga berasal dari bahan masakan daging yang biasa di gunakan, dan minyak nabati ini dapat berperan sebagai penyeimbang kondisi metabolisme di dalam tubuh.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama, mengenai manfaat minyak nabati untuk kesehatan tubuh. Kondisi tubuh yang sehat merupakan hal yang penting bagi setiap orang, dan merawatnya sejak dini adalah hal yang perlu di lakukan. minya nabati adalah pilihan yang baik untuk menggantikan minyak hewani yang biasa di gunakan sebagai bahan konsumsi. Berbagai kandungan dalam minyak nabati ini, akan  berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

Semoga tulisan ini dpaat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Orami
  • Alodokter
Beberapa Faktor Risiko Penyebab Penyakit Glaukoma

Beberapa Faktor Risiko Penyebab Penyakit Glaukoma

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mendengar istilah dari kondisi glaukoma? Ya, galukoma merupakan salah satu kondisi masalah kesehatan berupa adanya gangguan atau kelainan pada system penglihatan. Kondisi system penglihatan yang mengalami masalah kesehatan tentunya akan bedampak pada aktivitas sehari-hari yang akan terganggu dan terhambat. Selain itu, gangguan penglihatan ini juga akan menimbulkan gejala-gejala yang membuat mata menjadi tidak nyaman. Umumnya, munculnya penyakit glaukoma ini di sebabkan oleh beberapa faktor utama. Namun beberapa faktor lain memiliki risiko yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit glaukoma.

Gangguan penglihatan pada dasarnya merupakan sebuah kondisi masalah kesehatan di mana adanya gangguan atau kelainan pada jaringan atau system penglihatan. Kondisi ini akan membuat fungsi penglihatan menjadi terganggu dan tidak maksimal. Akhirnya sering kali muncul gejala-gejala yang membuat kondisi mata semakin memburuk. Sedangkan penyakit glaukoma ini umumnya masih terbilang cukup asing di kalangan orang awam di mana kebanyakan orang lebih akrab dengan kondisi katarak..

Masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan sendiri umumnya terbagi menjadi beberapa golong , yakni kondisi ringan, sedang dan berat. Penyakit glaukoma sendiri tergolong sebagai gangguan penglihatan menengah ke atas. Bahkan tidak jarang mata yang mengalami jenis panyakit ini berkakhir dengan kondisi di mana fungsi penglihatan hilang sepenuhnya. Penyakit glaukoma sendiri hingg saat ini masih menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kebutaan setelah penyakit katarak.

Umumnya mata yang mengalami penyakit glaukoma ini di sebabkan oleh adanya produktivitas cairan mata yang meningkat secara berlebhan. Kondisi ini akan menyebabkan adanya tekanan intraocular atau peningkatan tekanan pada bola mata. Meskipun demikian, terjadinya kondisi ini juga dapat di sebabkan oleh beberapa faktor lainya. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum informasi mengenai beberapa faktor risiko penyebab terjadinya penyakit glaukoma. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Kenali Kondisi Penyakit Glaukoma

Beberapa Faktor Risiko Penyebab Penyakit Glaukoma

Pada dasarnya, penyakit glaukoma merupakan salah satu jeni gangguan penglihatan yang cukup serius. Kondisi ini berupa adanya kerusakan yang di alami oleh jaringan pada system penglihatan, yakni saraf optik. Kerusakan yang di alami oleh saraf optik ini di sebabkan oleh adanya peningkatan dalam produktivitas cairan mata secara berlebihan. Produktvitas cairan mata yang berlebihan ini akan membuat terjadinya peningkatan tekanan pada bola mata dan jaringan lainya. Kondisi ini juga menyebabkan kerusakan pada sarafa ootik akibat peningkatan tekanan yang terlalu besar.

Saraf optik sendiri pada dasarnya merupakan jaringan pada system penglihatan yang berfungsi sebagai media untuk menghantarkan inforamasi visual objek ke otak. Pada proses penglihatan, cahaya dari pantulan objek akan masuk ke mata dan di tangkap oleh lensa mata. Kemudian akan di biasakan oleh kornea menuju pada retina. Retina mata ini akan mengubah cahay tersebut menjadi infomasi visual dan akan di rubah menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik inilah yanga aaka di bawa oleh saraf optik dan di kirmkan ke otak.

Informasi visual yang sudah sampai pada otak berupa sinya listrik ini akan di olah dan di interpretasikan menjadi gambaran objek yang di lihat oleh mata. Selain itu, pada dasarnya produktivitas cairan mata ini akan menghasilkan aqueous humor yang akan mengalir melalui bilik mata pada bagian depan dan keluar melalui system drainase. Cairan ini akan berfungsi untuk menjaga bentuk mata dan menyuplai nutrisi serta membuang zat sisa atau kotoran di mata.

Produktivitas aqueous humor yang tidak normal atau tidak terkendali ini akan menyebabkan cairan aqueous humor ini menumpuk di mata. Cairan yang menumpuk ini kemudian akan menggumpal dan sulit untuk di keularkan dari mata. Akibatnya, peningkatan produktivitas aqueous humor ini akan menyebabkan peningkatan tekanan pada mata yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik. Hal ini membuat informasi yang akan di kirimkan ke otak menjadi terhambat. Akibatnya focus dan ketajaman penglihatan pada objek akan menurun hingga berisiko menyebabkan terjadinya kebutaan.

Penyebab Terjadinya Penyakit Glaukoma

Di lansir dari laman Glaucoma Research Foundation, menyebutkan bahwa, pada kondisi normal tekanan pada bola mata umumnya beriksar antara 10-12 mmHg. Untuk menjaga tekanan itraokular tersebut dalam skala normal cairan aqueous humor ini harus keluar atau di buang melalui sudut drainase mata. Sudut drainase ini sendiri terletak pada titik pertemuan antara iris dan kornea mata. Ketika tekanan pada bola mata mengalami penurunan maka kondisi ini akan membuat struktur mata berubah cendeung menjadi lebih lembek.

Peningkatan produktivitas aqueous humor dengan kondisi sudut drainase yang tidak berfungsi dengan normal akan membuat cairan tersebut menumpuk serta menggumpal dan menyebabkan peningkatan tekanan. Jika tekanan pada bola mata mengalami peningkatan tekanan akan berdampak pada struktur bola mata yang menjadi mengeras. Akibatnya hal ini akan membuat kerusakan pada saraf retina yang merupakan jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata. Kemudian kondisi ini akan menyebakan kerusakan pada saraf optik dan mengakibatkan terjadinya penyakit glaukoma.

Faktor Risiko Penyebab Penyakit Glaukoma

Sebagaimana telah di bahas di atas, penyebab utama terjadinya kondisi glaukoma pada mata adalah kerusakan pada saraf optik. Kerusakan pada saraf optik ini di sebabkan oleh adanya peningkatan tekanan atau intraocular pada bola mata. Kondisi produksi cairan aqueous humor secara berlebih inilah yang membuat cairan tersbut menumpuk dan mengenda di mata. Akibatnya pengendapan cairan ini akan membuat peningkatan tekanan yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik.

Sementara itu, penyebab produktivitas dari cairan aqueous humor ini hingga kini belum di ketahui dengan pasti. Namun beberapa faktor memiliki risiko dan dapat memicu kondisi tersebut. Kondisi glaukoma ini daoat menyebabkan kerusakan pada fungsi penglihatan. Namun di lain isis, sebelum gejala-gejala muncul seseorang memiliki faktor risiko terjadinya penyakit glaukoma. Berikut adalah beberapa faktor risiko panyebab terjadinya penyakit glaukoma.

  1. Faktor Genetik

Faktor genetik pada dasarnya memiliki peran dalam terjadinya kondisi glaukoma primer. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit glaukoma ini berisiko menyebabkan penyakit glaukoma ini terjadi pada anggota keluarga lainya. Menurut staf pengajar divisi pelayanan glaukoma di fakultas kedokteran universitas Indonesia departemen ilmu kesehatan mata rumah sakit cipto mangunkusumo kirana yakni dr Astrianda suryono. Beliau mengungkapkan bahwa “keturunan atau anak dari seorang penderita glaukoma perlu untuk berhati-hati akan risiko penyakit glaukoma.

  1. Usia

Kondisi galukoma primer ini juga dapat di sebabkan oleh faktor usia. Dr astrianda suryono menyarankan masyarakat untuk melakukan skrining atau pemeriksaan glaukoma secara teratur. Hal ini perlu untuk di lakukan terutama ketika memasuki usia 60 tahun ke atas. Beliau mengatakan bahwa “literature terbaru mengatakan bahwa sebaiknya dari usia 40 sudah di skrining apabila keluarganya ada yang terkena glaukoma. Karenanya, pada usia tersebut sangat rentan akan kondisi ini, amaka penting untuk waspada dan mejaga kondisi kesehatan mata dengan baik.

  1. Pemakaian Kaca Mata

Kaca mata umumnya merupakan salah satu alat bantu penglihatan sebagai solusi untuk seseorang yang mengalami gangguan penglihatan atau penyakit mata. Namun penggunaan kaca mata yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya kondisi penyakti glaukoma. Dr astrianda mengatakan bahwa “mereka yang memiliki kondisi mata miopi atau hipermetropi di sarankan untuk lrbih berhati-hati. Sebab penderita miopi atau hipermetropi tinggi rentan mengalami glaukoma.

  1. Penyakit Gula Dan Yekanan Darah Tinggi

Selain beberapa faktor di atas , riwayat penyakit gula juga dapat meningkatkan dan memicu risiko terjadinya penyakit glaukoma. Menurut dr tria jenis penyakit-penyakit gula seperti diabetes dan lain-lainya pada dasarnya bukan bagian dari faktor risiko. Namun penyakit tersebut cenderung merupakan faktor pemberat. “kalau dia punya diabetes bersama dengan faktor lainya yang lain, risikonya menjadi lebih tinggi”, Jelas dr tria.

  1. Pengunaan Obat-Obatan

Umumnya, obat-oabatan sudah menjadi kebutuhan umum untuk membantu mengobati dan memulihkan kondisi tubuh yang mengalami masalah kesehatan. Namun penggunaan obat-obatan tertentu bisa meningkatkan risiko penyakti glaukoma sekunder. Untuk itu, penggunaan obat-obat sebaiknya di gunakan dengan baik sesuai dengan aturan pakai atau yang di resepkan oleh dokter sesuai dengan kebutuhannya.

  1. Riwayat Operasi Mata

Riwayat operasi mata merupakan salah satu faktor yang menyebabkan risiko terjadinya penyakit glaukoma. Sebab apabila operasi mata yang di lakukan menyebabkan terjadinya peradangan, maka kondisi ini akan manyababkan terjadinya penyakit glaukoma. Sebab kondisi mata yang mengalami peradangan ini dapat mempengaruhi drainase mata yang memicu terjadinya penyakiy glaukoma.

Penyakit glaukoma pada dasarnya merupakan kondisi masalah kesehatan yang cukup parah. Sebab panyakit glaukoma ini dapat menyebabkan terjadinya fungsi pengliatan yang hilang sepenuhnya. Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan yang di alami oleh saraf optik. Ketika saraf optik ini mengalami kerusakan, maka hal ini akan berdampak pada kondisi dan kinerja dari system penglihatan. Akibatya, penglihatan tidak akan dapat berfungsi dengan normal dan akan mengalami penurunan pada focus dan ketajaman penglihatan.

Demkian penjelasan dari Kawan Mama mengenai bebraa faktor risiko penyebab terjadinya penyakit glaukoma. Umumnya, belum di ketahui dengan pasti penyebab spesifik terjadinya penyakit glaukoma. Namun beberapa faktor di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit glaukoma. Untuk itu, kehati-hatian akan kondisi dan faktor-faktor tersebut perlu untuk di lakukan untuk menegah penyakit glaukoma.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Liputan6
  • Plus.kapanlagi
Beberapa Jenis Penyakit Konjungtivitis

Beberapa Jenis Penyakit Konjungtivitis

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mengalami kondisi di mana mata kamu berubah memerah dan berair atau bahkan mengeluarkan banyak cairan? Sebaiknya waspadai kondisi tersebut. Sebab fenomena tersebut umumnya merupakan beberaoa gejala atau indikasi adanya gangguan penglihatan. Salah satu kondisi gangguan penglihatan dengan gejala-gejala tersebut adalah penyakit konjungtivitis. Jenis gangguan penglihatan yang satu ini umumnya tergolong sebagai gangguan penglihatan ringan, namun dapat berkembang lebih serius. Selain itu, kondisi ini sendiri umumnya terbagi menjadi beberapa jenis penyakit konjungtivitis.

Kondisi mata yang tidak normal tentunya akan mempengaruhi terhadap system penglihatan dan gambaran yang terlihat. Dalam kondisi normal, tentu mata dapat menengkap gambaran objek di sekitarnya dengan jelas. Namun ketika ada sebuah gangguan pada mata atau jaringan di dalamnya, tentu hal ini akan berdampak pada kualitas dari fungsi penglihatan itu sendiri. Penyakit konjungtivitis adalah salah satu jenis gangguan penglihatan yang umumnya terjadi yang akan mempengaruhi dari kualitas dan fungsi penglihatan itu sendiri.

Pada dasarnya, gangguan penglihatan dengan jenis penyakit konjungtivitis ini merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi. Kondisi ini sediri terbilang sebagai masalah kesehatan ringan di mana semua orang pernah atau memiliki risiko untuk mengalaminya. Dalam kondisi normal, umumnya mata yang mengalami penyakit konjungtivitis ini akan sembuh dengan sendirinya tanpa menggunakan penanganan medis. Tentunya hal ini akan lebih cepat dengan melakukan beberapa langkah pengobatan. Namun, tetap saja kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih serius tanpa adanya langkah pengoreksian.

Sementara itu, penyakit konjungtivitis ini umumnya dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yang cukup beragam. Selain itu, penyakit konjungtivitis ini juga sering kali menimbulkan gejala-gejala yang cukup beragam yang hampir sama dengan jenis gangguan penglihatan lainya. Namun pada dasarnya penyakit konjungtivitis sendiri secara umum telah di bagi menjadi beberaoa jenis berdasarkan fakto-faktor yang menyertainya. Berikut ini Kawan Mama akan menyajikan informasu seputar jenis penyakit konjungtivitis. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Kondisi Penyakit Konjungtivitis

Beberapa Jenis Penyakit Konjungtivitis

Sebagaimana telah di singgung di atas, bahwa penyakit konjungtiviti ini merupakan kondisi di mana mata mengalami gangguan jaringan di dalamnya. Kondisi ini terbilang sebagai masalah kesehatan yang cukup ringan. Penyakit konjungtivitis di kalangan masyarakat sendiri lebih di kenal dengan sebutan mata merah. Sebab gejala yang paling sering muncul akibat kondisi ini adalah kondisi mata yang berubah memerah. Selain itu, kondisi ini juga seringkali menimbulkan gejala-gejala lainya, seperti pembengkakan dan kondisi mata yang berair.

Secara medis, penyakit konjungtiva merupakan kondisi di mana adanya gangguan pada konjungtiva. Gangguan tersebut umumnya berupa peradangan konjungtiva yang akan mempengaruhi kondisi kesehatan mata dan kualitas dari fungsi penglihatan. Konjungtiva sendiri merupakan jaringan yang ada di dalam mata yang berupa sebuah membrane atau lapisan transparan yang terletak pada bagian putih bola mata (sklera) yang melapisi bagian dalam pada kelopak mata. Peradangan pada konjungtiva ini seringkali menyebabkan terjadinya inflamasi pada jaringan system penglihatan.

Inflamasi pada konjungtiva mata ini akan menganggun fungsi dan kinerja dari system penglihatan. Sebab gejala-gejala akibat konjungtiva yang mengalami inflamasi ini akan membuat kinerja dari fungsi penglihatan terhambat. Selain itu, gajala-gejala seperti mata merah,pembengkakan, mata berair, gatal dan perih akan membuat penderita konjungtivitis menjadi tidak nyaman pada matanya.

Penyakit konjungtiva ini umumnya dapat di alami oleh semua kalangan usia. Namun, pada usia anak-anak penykit konjungiva lebih sering dan mudah terjadi. Meski demikian kondisi ini juga dapat terjadi dengan mudah pada usai dewasa dan orang tua. Dalam kondisi normal, umumnya penyakit konjungtiva ini akan sembuh dengan sendirinya. Namun meski jarang terjadi, kondisi ini dapa berkembang menjadi lebih buruk yang berisiko dapat menyebabkan kondisi gangguan penglihatan yang lebih parah.

Jenis Penyakit Konjungtivitis

Pada dasarnya, terjadinya penyakit konjungtiva ini dapat di sebabkan oleh beberapa faktpr yang cukup beragam. Namun menurut informasi yang di muat dalam laman American Optometric Association, menyebutkan bahwa secara umum, terdapat 3 faktor yang menjadi penyebab konjungtivitis. Yakni, konjungtivitis akibat alergi, infeksi dan paparan zat kimia yang masuk ke mata. Selain itu, kondisi ini umumnya juga hanya terjadi pada satu mata saja. Namun penanganan yang lambat seringkali menyebabkan konjungtivitas menyebar pada mata yang satunya lagi.

Secara umum, peradangan pada konjungtiva ini terjadi akibat beberapa faktor di mana faktor alergi, infeksi dan paparan zat kimia yang mendominasinya. Namun penyakit konjungtiva sendiri ternyata terbagi menjadi beberapa jenis. Hal ini di kelompokkan beradasarkan faktor-faktor penyebabnya. Berikut adalah beberapa jenis penyakit konjungtivitis.

  1. Konjungtivitis Bakteri

Konjungtivitis bakteri ini merupakan salah satu jenis konjungtivitis yang pelling sering terjadi. Kondisi ini ini biasanya di sebabkan oleh bakteri yang masuk ke mata dan meginfeksi. Selain itu, bakteri ini juga daoat masuk ke mata melalui otak yang terinfeksi, paparan ke permukaan kotor atau bahkan melelui infeksi sinus ataupun mata. Jenis konjungtivitis bakteri ini biasanya akan menghasilkan kotoran mata yang cukup tebal dan di sertai dengan keluarnya nanah.

Umumnya, beberapa jenis bakteri seringkali menyebabkan terjadinya kondisi ini. Seperti bakteri staphylococcus aureus, haemophilus influenza, streptococcus pneumonia dan pseudomonas aeruginosa. Untuk menanganai kondisi ini umumnya di butuhkan obat antibiotic baik dalam bentuk tetes mata, antibiotic topical atau salep mata. Selain itu, umumnya dalam proses pengobatannya sendiri membutuhkan waktu hingga 2 minggu dan tergantung dengan kondisi penyakit yang di alami.

  1. Konjungtivitis Virus

Konjungtivitis virus merupakan salah satu kondisi peradangan pada konjungtiva yang di sebabkan oleh virus. Virus tersebut biasanya masuk ke mata melaui udara yang di sebarkan melalui bersin dan bantuk. Jenis konjungtivitis ini juga sering kali di sertai dengan infeksi pernapasan atas yang di sebabkan oleh virus seperti campak, flu atau selesma. Konjungtivitis virus juga akan menghasilkan kondisi di mana keluarnya kotoran mata yang cenderung berair.

Umumnya, kondisi ini muncul pada satu mata dan akan menyebar dengan cepat pada mata lainya. Dalam upaya untuk mengobati kondisi ini, antibotik tidak dapat di gunakan untuk mengatasinya. Selain itu, konjungtivitis sendiri belum di temukanobat untuk mengobatinya. Namun umumnya kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya tanpa di ketahui kapan waktunya akan sembuh. Selain itu, beberapa metode terapi dapat mengurangi gejala kondisi ini.

  1. Konjungtivitis Gonokokal Dan Klamidial

Selain kedua faktor di atas, konjungtivitis juga dapat di sebabkan oleh infeksi dari penyakit menular seksual, termasuk gonore dan klamidia. Kondisi ini sering kali di alami oleh bayi yang baru lahir. Sebab bayi yang baru lahir dapat terpapar saat mereka melewati jalan lahir dari seorang ibu yang terinfeksi. Infeksi kalmidia ini dapat menimbulkan jaringan parut pada permukaan mata yang di sebut trachoma.

Trakhima ini pada dasarnya merupakan penyebab utama di dunia untuk masalah kebutaan yang dapat di cegah. Untuk seseorang ibu hamil apabila merasa atau memilii riwayat penyakit seksual, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter terlebih dahulu. Sebab hal tersebut perlu untuk segera di atasi terlebih dahulu. Beberapa metode terapi juga di yakni dapat mengatasi kondisi tersebut.

  1. Konjungtivitis Alergi

Jenis konjungtivitis yang satu ini merupakan konjungtivitis yang paling umum terjadi. Kondisi allergen di mata ii dapat terjadi akibat allergen, serbuk sari, bulu, hingga debu. Umumnya, kondisi ini akan menyebabkan gejala di mana mata menjadi gatal. Namun obata tetes mata dengan kandungan antihistamin dapat mengurangi dan mengendalikan reaksi alergi. Untuk itu, mengindari pemicu alergi sanag pentinga agar dapat mencegah penyakit konjungtivitis.

  1. Konjungtivitis Papiler Raksasa

Umumnya, konjungtivitis ini di alami oleh kedua mata di mana pengguna lensa kontak yang paling sering mengalami kondisi ini. Sebab kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya intoleransi lensa kontak, katarak, kotoran mata yang banyak, sobekan dan benjolan merah di sisi bawah kelopak mata. Dalam proses pemulihan kondisi ini, dokter akan meminta pasa pasien untuk menghindari menggunakan lensa kontak sampai proses pemulihan berakhir.

  1. Konjungtivitis Tidak Menular

Konjungtivitis tidak menular umumnya berasa dari mata yang mengalami iritasi. Iritasi mata ini akan menimbulkan gejala mata merah yang bisa berasal dari banyak sumber penyebabnya. Seperti asap rokok, polusi, parfum dan bahan kimia tertentu. Selain itu, sebagian kasus konjungtivitis juga berasal dari kepekaan terhadap zat tertentu yang tertelan, seperti eyebrith dan kunyit.

Pada dasarnya, konjungtivitis merupakan kondisi di mana adany gangguan berupa peradangan yang di alami oleh konjungtiva. Hal ini akan membuat kinerja dari sisem penglihatan menjadi terganggu. Akibatnya kualitas penglihatan sendiri akan mengalami penurunan. umumnya, kondisi ini masih terbilang sebagai gangguan penglihatan ringan yang umum terjadi. Dalam kebanyakan kasus konjunugtiva, usia anak-anaka adalah usia yang pasli sering mengalami kondisi ini. Meskipun terbilang ringan, kondisi ini juga perlu untuk di tangani agar tidak terjadi adanya risiko komplikasi.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa jenis penyakit konjungtivitis. Dengan berbagai faktor penyebabnya, membuat penyakit konjugtivitis ini dapat dengan mudah terjadi dan menyerang mata. Untuk itu, pencegahan perlu di lakukan dengan cara mengatasi faktor-faktor penyebabnya.

Semoha tulisan ini dapat memabntu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Alodokter
  • Allaboutvision
Jenis Makanan Sehat Untuk Mengatasi Konjungtivitis

Jenis Makanan Sehat Untuk Mengatasi Konjungtivitis

Hallo Kawan Mama, Masalah kesehatan merupakan fenomena yang terjadi secara terus menerus dan tidak ada habisnya untuk di bahas. Sebab kondisi ini memamng merupakan fenomena yang umum di mana hampir semua orang pernah atau akan mengalaminya. Salah satu jenis masalah kesehatan yang umum terjadi adalah gangguan penglihatan. Sementara itu, gangguann penglihatan sendiri terdiri dari beragam jenis dengan kondisi yang berbed-beda. Konjungtivitis adalah salah satu jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Dalam hal ini, beberapa jenis makanan sehat di yakini mampu untuk mengatasi kondisi konungtivitis ygang di alami oleh mata.

Gangguan penglihatan adalah salah satu fenomena masalah kesehatan yang sering kali muncul dan di alami oleh banyak orang. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa hampir separuh populasi orang di dunia mengalami gangguan penglihatan. Selain itu, dalam hal ini, penderita gangguan penglihatan akan terus bertambah setiap harinya. Hal ini menjadikan gangguan penglihatan sebagai salah satu fenomena masalah kesehatan yangvbanyak di alami da di keluhkan oleh penderitanya.

Gangguan penglihatan sendiri terbilang sebagai masalah kesehatan dengan jenis yang beragam berdasarkan kondisi dan penyebab serta risikonya. Di antara banyaknya jenis gangguan penglihatan, mata merah atau konjungtivitis ini merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Pada dasarnya, penyakit konjungtivitis ini termasuk ke dalam golongan gangguan penglihatan yang ringan. Mata yang mengalami kondisi inipun biasanya akan mengalami gejala-gejala yang cukup umum dan bisa terjadi pada kondisi gangguan penglihatan lainya.

Umumnya dalam kondisi normal, mata yang mengalami penyakit konjungtivitis ini akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun dlam kasus tertentu, tidak jarang terjadi keadaan di mana penyakit konjungtivitis ini mengalami perkembangan hingga berakhir dengan kondisi yang lebih parah. Namun, untuk mengatasi kondisi ini sendiri pada dasarnya dapat di lakukan dengan cara yang mudah. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai jenis makanan sehat untuk mengatasi penyakit konjungtivitis. Simak penjelasannnya sebagai berikut.

Gangguan Penglihatan Konjungtivitis

Jenis Makanan Sehat Untuk Mengatasi Konjungtivitis

Sebelum membahas lebih jauh mengenai penyakit konjungtivitis, baiknya kita perlu untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu konjungtivitis? Konjugtivitis pada dasarnya merupakan sebuh kondisi gangguan penglihatan di mana kondisi ini lebih akrab dengan sebutan mata merah. Karena memang kondisi ini identic menimbulkan gejala yang membuat mata memerah. Kondisi ini sendiri merupaka gangguan penglihatan yang cukup umum di alami kebanyakan orang di mana anak-anak lebih sering mengalaminya di bandingkan dengan orang dewasa.

Fenomena penyakit konjungtivitis sendiri umumnya berupa adanya gangguan yang terjadi dan di alami oleh jaringan yang ada pada system penglihatan, yakni konjungtiva. Konjungtiva sendiri pada dasarnya merupakan jaringan yang ada pada system penglihatan yang membentuk sebuah membaran atau laipasa transparan. Konjungtiva ini terletak di anatara kelopak mata dan bagian putih pada bola mata (sklera). Penyakit konjungtivitis adalah sebuah peradangan yang terjadi pada bagian konjungtiva yang membuat kinerja dari system penglihatan akan terganggu.

Penyakit konjungtivitis yang di alami mata ini juga akan menyebabkan munculnya berbagai gejala-gejala yang menganggu pengihatan. Seperti kondisi mata yang memerah, pembengkakan pada mata, mata berair serta rasa gatal, perih dan gejala-gejala lainya. Kualitas serta fokus dan ketajaman penglihatan juga akan mengagalami penurunan akibat kondisi ini. Tentunya hal ini akan membuat penderitanya merada tidak nyaman akan kondisi matanya.

Terjadinya penyakit konjungtivitis yang di alami oleh mata ini, umumnya dapat di sebabkan oleh berbagai faktor yang cukup beragam. Di lansir dari laman American Optometric Association, menyebutkan bahwa penyebab utama terjadinya penyakit konjungtivitis ini secara umum di bagi menjadi 3 jenis. Yakni konjungtivitis yang di sebabkan oleh alergi, konjungtivitis yang di sebabkan oleh infeksi dan konjungtivitis yang di sebabkan oleh paparan zat kimia yang masuk ke mata. Meski demikian, terdapat berbagai faktor lainya yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit konjungtivitis tersebut.

Pengobatan Konjungtivitis

Pada dasarnay, penyakit konjungtivitis ini sendiri merupakan salab satu jenis gangguan penglihatan cukup rigan. Bahkan dalam kondisi mata yang mengalami kondisi konjungtivitis ini akan sembuh dengan sendirinya, tanpa menggunakan pengobatan medis. Meski demikian, tidak jarang terjadi di mana penyakit konjungtivitis ini dapat menggalami pertumbuhan dan perkembangan menjadi semakin buruk. Hal ini sering kali memicu terjadinya berbagai gejal, termasuk kompilkasi akibat kondisi tersebut.

Penyakit konjungtiva yang mengalami perkembangan, tentunya memerlukan langkah penanganan untuk membantu memulihkan kondisi kesehatan mata. Dalam prosedur medis sendiri, umumnya dokter akan melakukan langkah pemeriksaan untuk mendiagnosis kondisi kesehatan mata. Setelah di lakukan langkah pemeriksaan kondisi kesehatan mata, umumnya dokter akan menyarankan pasien untuk menggunakan beberapa jenis obat tetes mata yang akan di sesuaikan dengan kondisi mata pasien. Apabila kondisi mata tidak juga membaik, maka dokter akan melakukan prosedur penanganan lebih lanjut.

Jenis Makanan Sehat Untuk Mengatasi Penyakit Konjungtivitis

Pada dasarnya, setiap bahan makanan yang do konsumsi dan masuk kedalam tubuh akan menentukan tingkat kesehatan dari tubuh itu sendiri. Kandungan di dalam bahan makanan seperti nutrisi dan protein ini akan di olah oleh organ tubuh menjadi vitamin dan sumber energy agar tubuh tetap dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Bahan makanan sehat yang masuk ke tubuh juga akan membantu mengatasi adanya masalah kesehatan yang di alami oleh tubuh, termasuk kondisi gangguan penglihatan.

Berbagai jenis bahan makanan alami pada dasarnya memiliki kandungan yang baik yang akan menjaga dan meningkatkan kualitas dari fungsi penglihatan. Jadi, selain dengan meminum obat yang di resepkan oleh dokter, beberapa jenis makanan sehat dapat di konsumsi untuk membantu mengatasi kondisi gangguan pengilhatan. Berikut adalah beberapa jenis bahan makanan sehat yang dapat membantu mengatasi penyakit konjungtivitis.

  1. Wortel

Sudah bukan rahasia lagi bahwa wortel merupakan salah satu jenis bahan makanan sehat yang baik untuk kesehatan mata. Sebab di dalam wortel sendiri tinggi akan kandungan omega-3, dan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Menurut laman medicalnewstoday.com, menyebutkan bahwa sayur wortel ini memiliki peran penting dalam terjaganya fungsi dan kuailtas penglihatan. Kandungan-kandungan dalam wortel ini akan memabntu memulihkan kondisi mata yang mengalami gangguan atau kelainan. Untuk itu, sangat di sarankan untuk mengkonsumsi wortel dengan rutin terutama bagi penderita konjungtivitis.

  1. Sayuran Hijau

Siapa sih yang tak tahu bahwa sayuran hijau adalah jenis bahan makanan yang tinggi akan protein, vitamin dan kandungan baik lainya yang sagat cocok untuk kesehatan tubuh. Pada dasarnya, di dalam sayuran hijau ini tinggi akan kandungan protein, seperti lutein, ziaxanthin dan kaya akan vitamin C. Kandungan-kandungan tersebut merupakan senyawa yang di butuhkan oleh mata agar fungsi dan kualitasnya tetap terjaga. Selain itu, kandungan antioksidan tersbut akan membantu menjaga dan memulihkan kondisi mata yang mengalami gangguan.

  1. Ubi Jalar

Sudah bukan hal yang asing lagi bahwa bahan makanan dengan kandunan Vitamin A dapat menjaga kualitas penglhiatan dan kondisi kesehatannya. Meski demkian, selain vitamin A ada juga vitamin E yang baik untuk mata. Ubi jalar adalah salah satu jenis bahan makanan dengan kandungan vitamin yang cukup tinggi. Selain adanya vitamin E, ubi jalar juga mengandung betakaroten dan berbagai jenis antioksidan yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan ibu jalar sebagai bahan makanan yang perlu untuk di konsumsi pada kondisi ini.

  1. Kacang-Kacangan

Selain sayuran, kacang-kacangan menjadi salah satu pilihan tept untuk mengatasi masalah kesehatan mata. Jenis bahan makanan kacang-kacangan ini pada dasarnya kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan dan fungsi oragan tubuh dan penglihatan. Selain itu, di dalam kacang-kacangan ini juga terdapat kandungan vitamin E yang dapat melindungi dan merawat fungsi penglihatan

  1. Biji Rami

Selain kacang-kacangan, biji-bijian adalah salah satu di antara banyaknya bahan makanan yang baik untuk kesehatan mata. Biji rami adalah salah satu jenis biji-bijian yang dapat membantu mengetasi konjungtivitis. Kandungan di dalam biji rami ini umumnya di percaya dapat memenuhi kebutuhan omega-3 yang di butuhkan oleh mata. Kandungan di dalam biji rami ini akan membantu mengurangi gejala peradangan dan memulihkan proses pemulihan kondisi konjungtivitis.

  1. Jeruk

Mungkin kita lebih mengenal dengan akrab bahwa buah jeruk merupakan bahan makanan yang sering kali di gunakan untuk mengatasi sariawan. Namun pada dasarnya, tingginya kandungan vitamin dalam buah jeruk ini membuatnya sangat cocok untuk menjaga kesehatan mata. Tingginya kandungan Vitamin C dan E akan berfungsi sebagai antioksidan yang akan mengurangi peradangan dan membantu memulihkan kondisi mata yang mengalami konjungtivitis.

  1. Salmon

Umumnya, berbagai jenis ikan laut termasuk salmon ini lebih di kenal sebagai bahan makanan yang baik untuk fungsi dan konerja otak. Meskipun hal tersebut benar adanya, namun di sisi lain ikan salmon juga memiliki manfaat baik untuk kesehatah mata. Kandugan asan lemak omega-3 pada salmon ini akan membantu mengurangi kondisi peradangan yang di alami oleh konjungtiva. Kandungan tersebut juga akan membantu meredakan gejala-gejala seperti mata merah.

  1. Telur

Di dalam jenis bahan makanan yang satu ini pada dasarnya terdapat kandungan yang cukup lengkap yang baik untuk kesehatan tubuh. Adanya kandungan lutein dan ziaxanthin pada telur sebagai bagian dari antioksidan ini akan memabntu menjaga dan memulihkan kesehatan mata. Selain itu, di dalam telur ini juga terdapat kandungan vitamin C dan E dan juga seng yang sangat tepat untuk terjaganya kesehatan dan fungsi penglihatan.

  1. Air Putih

Mungkin bagi kalian masih banyak yang bingung dan bertanya-tanya kenapa air m=outih menjadi bagian dari makanan untuk mengatasi konungtivitis. Pada dasarnya, kebanyakan kasus gangguan penglihatan ini juga di pengaruhi oleh kondisi mata yang kekurangan air. Kondisi ini seringkali memicu terjadinya gangguan penglihatan. Dengan mengkonsumsi air putih (8 gelas sehari) maka mata akan terhidarasi dan akan terjaga keseimbangannya.

Pada dasarnya, setiap bahan makanan yang masuk kedalam tubuh akan mempengaruhi kondisi dan fungi serta kinerja dan kesehatan dari organ tubuh itu sendiri. Apabila bahan makanan yang masuk ke tubuh tidaklaj sehat, maka hal ini tentu akan mempengaruhi kesehatan dan kinerja organ tubuh. Meskipun konjungtivitis bukan merupakan penyakit mata di mana bahan makanan sebagai penyebab utamanya, namun bahan makanan yang tidak tepat dapat memicu dan meningkatkan risiko terjadinya konjungtivitis. Untuk itu, pemilihan bahan makanan yang sehat dan tepat sangat di perlukan, karena akan membantu mengurangi gejala dan memulihkan kondisi penglihatan.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa jenis bahan makanan sehat untuk mengatasi konjungtivitis. Meskipun umumnya akan sembuh dengan sendirinya, namun beberapa jenis bahan makanan di atas perlu untuk di konsumsi agar proses pemulihan berjalan dengan lebih cepat dan maksimal. Selain itu, kandungan-kandungan dalam bahan makanan tersebut akan menjaga dan meningkatkan kinerja dan kualitas dari fungsi penglihatan itu sendiri.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Briliofood
Jenis Minyak Nabati Untuk Memasak

Jenis Minyak Nabati Untuk Memasak

Jenis Minyak Nabati Untuk Memasak

Jenis Minyak Nabati Untuk Memasak

 

Hallo Kawan Mama,

Memasak merupakan sebuah kegiatan yang menjadi kebutuhan bagi setiap manusia, terutama dalam rumah tangga. Karena memasak merupakan salah satcara mengolah makanan agar makanan tersebut menjadi enak dan sedap untuk di santap. Karena bahan makanan yang telah di olah dan di masak dapat di santap entah sebagai lauk maupun lalapan. Umumnya, dalam kegiatan masak-memasak, seorang pemasak atau biasa di sebit koki memerlukan minyak untuk mengolah bahan makanan.

Pada umumnya, minyak merupakan salah satu bahan utama untuk mengolah bahan makanan yan akan di masak. Secara garis besar, minyak yang biasa di gunakan untuk mengolah bahan makanan untuk di masak terbagi menjadi dua jenis, yaitu minyak hewani dan minyak nabati. Minyak hewani umumnya lebih sering di gunakan untuk kegiatan memasak. Sebab minyak jenis hewani di anggap lebih memiliki rasa yang sedap dan cocok untuk mengolah bahan makanan. Namun pada dasarnya minyak nabati juga merupakan pilihan yang baik untuk mengolah bahan makanan.

Minyak nabati adalah minyak yang di pakai untuk memasak menggantikan minyak hewani. Sebab kandungan dalam minyak nabati di anggap lebih menyehatkan di bandingkan dengan minyak hewani. Pada umumnya, minyak nabati yang sering di pakai untuk mengolah bahan makanan yaitu, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak zaitun. Namun sebenarnya banyak minyak nabati dengan jenis lain yang dapat di gunakan untuk mengolah bahan makanan. Tentunya minyak-minyak nabati tersebut memiliki kandungan untuk menyedapkan dan menyehatkan daripada minyak hewani. Lalu apa saja jenis minyak nabati yang menyehatkan dan dapat di gunakan untuk mengolah bahan makanan?

Pada kesempatan kali ini, Kawan Mama akan membahas mengenai jenis minyak nabati yang dapat di gunakan untuk mengolah bahan makanan. Menyantap makanan yang sedap tentu harus di iringi oleh terjaganya kesehatan. Jangan sampai menyantap makanan yang sedap namun dapat membahayakan kesehatan tubuh. Berikut ini kami paparkan jenis minyak nabati pengganti minyak hewani.

Jenis Minyak Nabati Untuk Mengganti Minyak Hewani

Pada zaman sekarang ini, banyak dari tukanng masak/koki atau bahkan ibu rimah tangga yang mulai berpindah haluan dari minyak hewani ke minyak nabati untuk memasak. Sebab minyak nabati ini memiliki kandungan yang baik dan menyehatkan bagi tubuh. Oleh sebab itu, minyak nabati menjadi ramai di gunakan oleh kalangan ibu rumah tangga. Sebab bagaimanapun tanggung jawab makanan yang sehat bagi keluarga ada pada sang pemasak yang umumnya merupakan ibu rumah tangga. Berikut ini merupakan daftar jenis minyak nabati beserta penjelasannya.

  1. Minyak Zaitun

Pengganti minyak hewani yang pertama adalah minyak zaitun. Minyak zaitun juga lebih sering di kenal sebagai olive oil yang biasa di gunakan untuk menumis, menggoreng dan juga di gunakan sebgai dressing salad. Tidak hanya itu, minyak zaitun juga sering di sebut sebagai minyak serba guna. Karena selain di gunankan untuk memasak, juga dapat di gunakan untuk perawan kulit dan rambut, dan bahkan bisa langsung di konsumsi. Minyak zaitun ini akan membuat aroma masakan menjadi harum dan kuat, serta rasanya yang bertambah sedap.

Minyak zaitun ini sudah banyak yang menggunakan untuk memasak karena memiliki kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan tubuh. Lemak tak jenuh ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan kalori pada tubuh dan juga sebagai penyeimbang. Kandungan lemak tak jenuh dan anti-oksidan di dalamnya akan menjaga kesehatan jantung sebagai pengontrol tekanan dan peredaran pada pembuluh darah. Kandungan tersbut juga akan memerangi sel-sel penyebab kanker dan stroke, juga akan merawat fungsi otak dengan baik. Oleh karena itu, minyak zaitun merupakan salah satu pilihan yang baik sebagai pengganti minyak hewani.

  1. Minyak Kelapa

Jenis minyak nabati inti juga di kenal sebagai minyak Coconut Oil yang terbuat dari buah kelapa murni. Umumnya minyak kelapa di gunakan untu mengolah makanan dengan cara memanggang atau menumis bahan makanan tersebut. Tidak seperti minyak zaitun yang lebih cocok di gunakan untuk memasak dengan suhu yang rendah, minyak kelapa lebih cocok di gunakan memasak pada suhu yang tinggi. Pada dasarnya minyak kelapa memiliki memiliki rasa yang sedap, namun kandungan lemak jenuh di dalamnya yang cukup tinggi. Sehingga tidak baik untuk di gunakan bagi kamu yang menerapkan pola hidup sehat. Karena lemak tak jenuh ini akan membuat kadar kolesterol pada tubuh menjadi meningkat.

  1. Minyak Kelapa Sawit

Minyak kelapa sawit pada umunya dapat di temukan pada negara-negara yang memiliki iklim tropis. Dan negara-negara tersebut juga sudah menggunkan minyak kelapa sawit sebaga bahan untuk mengolah makanan. Minyak ini merupakan minyak yang di olah dari kelapa sawit murni. Dan di dalamnya mengandung beta karoten yang cukuo tinggi sehingga membuatnya menjadi minyak yang sehat dan dan dapat mencegah serta mengobati kerusakan pada sel-sel tubuh.

Selain itu, dalam minyak kelapa sawit ini juga mengandung lemak tak jenuhm, vitamin A dan E yang berfunsgsi sebagai anti-oksidan bagi tubuh. Kandungan vitamin E tersebut dapat mencegah terjadinya sel-sel pembentuk kolesterol. Oleh sebab itu mengkonsusmi minyak ini merupakan langkah bagus untuk menurunkan kadar kolesterol pada tubuh.

  1. Minyak Sayur

Dalam Bahasa yang lebih popular, minyak sayur lebih di kenal dengan sebutan vegetable oil. Sesuai dengan namanya, minyak sayur pada dasarnya terbuat dari sumber nabati seperti campuran minyak kanola, jagung, kedelai, kelapa sawit dan bunga matahari. Minyak sayur ini umumnya lebih sering di gunakan untuk mengolah bahan makanan dengan cara menggoreng menumis. Atau dengan semua cara memasak yang mengharuskan mencelupkan bahan makanan pada minyak mendidih.

  1. Minyak Jagung

Terbuat dari jagung asli dengan pilihan baha terbaik membuat minyak jagung dapat di gunakan untuk membuat dressing salad ataupun saus salad. Dalam minyak jangung terdapat kandungan lemak jenuh yang cukup rendah dan omega 3 yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan dalam minyak ini juga berfungsi untuk menyehatkan mata dan juga membantu tubuh menyerap vitamin dengan baik.

  1. Minyak Alpukat

Minyak alpukat atau dalam Bahasa populernya Avocado Oil merupakan minyak nabati yang berasal dari buah alpukat. Jenis minyak nabati ini merupakan jenis minyak yang jarang di gunakan untuk mebgolah bahan makanan dan memasak. Namun, sebenarnya minyak ini merupakan salah satu minyak yang cocok di gunakan untuk memanggang. Selain itu, minyak ini juga sangat cocok di gunakan untuk memasak dengan suhu super tinggi, seperti menggoreng telur atau menumis bahan makanan.

  1. Minyak Kakao

Minyak kakao ini terbuat dari biji kakao yang telah melalui proses pengekstrasian yang kemudian di ambil minyaknya dan di oleh untu bahan mengolah makanan. Janis minyak yang satu ini lebih sering dan menjadi bahan utama dalam proses membuat makanan coklat.

  1. Minyak Bunga Matahari

Sesuai dengan namanya, minyak bunga matahri merupakan minyak nabati yang terbuat dari biji Bungan matahari yang di press dan di ambil minyaknya. Minyak ini juga sering di gunakan untuk mengganti minyak sayur karena minyak Bunga matahari ini memiliki tekstur yang sama seperti minyak sayur dan minyak jagung dan minyak kanola. Minyak bunga matahari merupakan minyak yang baik untuk kesehatan karena kandungan lemak jenuh (jahat) di dalamnya yang hanya sedikit. Jenis minyak yang satu ini juga lebih cocok di gunakan untuk menggoreng atau menumis bahan mkanan.

  1. Minyak Kacang Tanah

Minyak nabati yang satu ini di olah dari biji kacang tanah asli yang telah melalui proses penyulingan dari biji kacang tanah sehingga menghasilkan minyak. Jika kamu masih asing dengan minyak ini, maka kamu dapat menemukannya pada masakan-masakan gaya cina. Sebab minyak yang satu ini sudah menjadi bagian dari budaya memasak orang cina.

  1. Minyak Kanola

Minyak ini lebih sering di kenal dengan Canola Oil yang terbuat dari rapessed, tanaman berbunga yang di dalamnya mengandung lemak tak jenuh tunggal. Sehingga membuat minyak ini menjadi salah satu minyak yang menyehatkan bagi tubuh. Sebab, dari segala jenis minyak nabati, minyak kanola merupakan satu-satunya minyak yang mengandung kadar lemak jenuh yang paling sedikit sehingga membuatnya menjadi minyak yang menyehatkan.

Senyawa vitamin E dan zat lainya dalam minyak ini di percaya dapat melindungi kesehatan jantung. Dan juga dapat menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Jadi, minyak ini merupakan minyak yang cocok bagi kamu yang menerapkan pola hidup sehat.

  1. Minyak Wijen

Minyak wijen ini lebih di kenal dengan sebutan Sesame Oil. Jenis minyak nabati ini juga di kenal dengan minyak nabati dengan rasanya yang kuat dan sedap. Sehingga apabila di gunkan untuk mengolah bahan makanan sedikit saja, maka rasanya sudah sangat berasa dan sedap. Di dalam minyak wijen ini mengandung zat asam dan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Sehingga membuatnya baik untuk kesehatan tubuh meskipun memiliki kadar nutrisi yang tidak terlalu tinggi. minyak wijen ini dapat di gunakan untuk mengolah bahan makanan dengan memasak pada suhu yang tinggi.

Secara garis besar, minyak nabati adalah minyak yang terbuat dari bahan bahan nabati, seperti buah, sayur maupun biji-bijian. Minyak nabati dengan jenis-jenis di atas merupakan penggganti dari minyak hewani yang lebih cenderung mengandung kalori dan dapat meningkatkan kolesterol tinggi. minyak nabati ini lebih memiliki kandungan zat-zat yang baik dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tentunya asupan-asupan kebutuhan tubuh seperti kalori dan lainya juga dapat terpenuhi dengan menggunakan minyak jenis nabati. Sehingga memilih minyak nabati untuk mengolah bahan makanan merupakan slah satu pilihan yang bagus. Terutama bagi kamu yang menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan yang sehat tanpa harus menghilangkan rasa yang sedap dari makanan yang di olah.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai jenis minyak nabat yang baik untuk pengganti minyak hewani yang biasa di gunakan mengolah bahan makanan. Dengan menggunakan minyak nabati sebagai pengganti minyak hewani, dengan kandungan dan manfaatnya yang baik untuk tubuh. Maka akan membuat pola hidup dan pola makan kamu menjadi lebih sehat.

Semoga tulisan ini Dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

Sumber :

  • Sajiansedap
  • Parapuan
Cara Alami Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Cara Alami Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Hallo Kawan Mama, Penglihatan yang baik tentu akan membuat segala aktivitas yang akan di lakukan juga menjadi lebih baik. Apa bila penglihatan tidak berfungsi dengan baik, maka tentunya hal ini akan berdampak pada berbagai hal dan aktivitas serta pekerjaan menjadi terganggu dan terhambat. Namun seperti yang telah kita ketahui, bahwa mata pada dasarnya memiliki karakter yang cenderung dan mudah mengalami gangguan. Salah satu kondisi gangguan penglihatan yang umum terjadi adalah penyakit konjungtivitis. Namun pada kondisi ini, beberapa cara alami di yakni dapat membantu memulihkan dan mengobati penyakit konjungtivitis.

Masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan pada dsaarnya merupakan salah satu bahasan masalah kesehatan yang tidak ada habisnya. Sebab, gangguan penglihatan sendiri merupakan salah satu jenis masalah kesehatan di mana setiap waktunya jumlah penderitanya kian meningkat. Gangguan penglihatan sendiri dapat di alami oleh siapa saja. Namun, umumnya gangguan penglihatan sering kali dan lebih rentan di alami oleh usia anak-anak dan orang tua, di bandingkan dengan usia dewasa.

Konjungtivitis atau lebih di kenal dengan istilah mata merah merupakan salah satu jenis gangguan pengihatan yang cukup umhm terjadi dan di alami oleh kebanyakan orang. Jenis gangguan penglihatan yang satu ini umumnya tergolong sebagai salah satu jenis gangguan penglihatan ringan yang bisa terjadi pada siapa saja. gejala-gejala yang muncul akibat kondisi juga terbilang ringan. Bahkan kebanyakan gejala yang muncuk akibat kondisi ini cenderung mirip atau bahkan sama dengan gejala akibat adanya kondisi gagguan penglihatan lainya.

Dalam kondisi normal, penyakit konjungtivitis yang menyerang mata ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun tidak jarang kasus menyebutkan bahwa penyakit konjungtivitis ini akan berkembang dan memburuk. Bahkah beberapa kondisi komplikasi dapat terjadi akibat kondisi ini. Untuk itu, langkah pengobatan perlu untuk di lakukan agar dapat mengatasi kondisi ini. Berikut ini Kawan Mama telah merengkum beberapa informasi mengenai cara alami untuk mengobati penyakit konjungtivitis. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa Itu Konjungtivitis?

Cara Alami Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Apa itu konjungtivitis? Pernahkah kamu mendengar istilah dari kondisi ini? Pada dasarnya, konjungtivitis merupakan istilah dari kondisi mata yang mengalami penyakit mata merah. Kondisi ini sendiri merupakan masalah kesehatan yang cukup umum terjadi di mana hampir dari semua orang pernah mengalaminya. Selain itu, konjungtivitis sendiri termasuk ke dalam golongan gjenis gangguan penglihatan ringan dengan gejala-gejala yang umum di jumpai. Meskipun terbilang sebagai gangguan penglihatan ringan, namun kondisi ini tetap perlu untuk di waspadai.

Pada dasarnya, terjadinya kondisi konjungtivitis yang di alami oleh mata ini berupa adanya gangguan yang di alami oleh jaringan pada system penglihatan, yakni konjungtiva. Konjungtiva yang ada di area mata dlam kondisi ini mengalami peradangan yang mengakibatkan fungsi dari konjungtiva itu sendiri menjadi terganggu. Pada dasarnya, konjungtiva yang ada di dalam mata ini memrupakan jaringan yang berupa membrane atau lapisan transparan yang terletak di antara kelopak mata dan bagian putih pada bola mata atau yang di sebut dengan istilah sklera.

Peradangan yang di alami oeh konjungtiva ini umumnya akan menyebar hingga mencapai area mata lainya, seperti bagian pada kelopak mata dan sklera mata. Kondisi konjungtiva yang mengalami peradangan ini biasanya akan menyebabkan gangguan pada system penglihatan. Seperti kondisi inflamasi dan pembengkakan pada pembuluh darah yang ada di area mata. Akibatnya, berbagai gejala-gejala yang menganggu akan muncul, sepeti kondisi mata yang memerah, mata bengkak, mata berair dan rasa gatal dan perih pada mata.

Untuk penyebabnya sendiri, terjadinya kondisi konjungtivitis ini umumnya dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yang cukup beragam. Menurut informasi yang termuat dari laman American Optometric Association, menyebutkan bahwa secara garis besar terdapat 3 faktor penyebab terjadinya kondisi konjungtivitis. Yakni, konjungtivitis akibat alergi, konjungtivitis akibat infeksi dan konjungtivitis yang di sebabkan oleh adanya paparan zat kimia yang masuk ke mata. Meski telah di golongkan menjadi 3 jenis, namun ternyata, terdapat berbagai faktor lainya yang dapat memicu terjadinya konjungtivitis.

Pengobatan Penyakit Konjungtivitis

Sebagaimana telah di jelaskan di atas, bahwa penyakit konjungtivitis ini merupakan gangguan penglihatan kelas ringan. Hal ini di buktikan dengan gejala-gejala ringan yang muncul akibat kondisi ini. Bahkan dalam penanganannya sendiri, penyakit konjungtivitis ini sering kali akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun tetap saja, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi konjungtivtis pada mata ini dapat mengalamii perkembangan dan memasuki tahapan dengan kondisi yang lebih serius.

Dalam upaya untuk mengobati penyakit konjungtivitis ini, umumnya akan di lakukan langkah pengobatan yang akan di sesuaikan dengan jenis konjungtivitis itu sendiri. Sebab secara garis besar, penyakit konjungtivitis ini di bagi menjadi 3 jenis berdasarkan penyebabnya. Yakni konjungtivitis alergi, konjungtivitis infeksi dan konjungtivitis akibat zat kimia. Dengan begitu, penanganan konjungtivitis ini umumnya juga akan di sesuaikan dengan jenis dan faktor penyebabnya.

Umumnya, dalam menangani kondisi ini, biasanya pengobatan yang akan di lakukan adalah menggunakan obat tetes mata. Untuk mengatasi konjungtivitis alergi, umumnya akan di lakukan langkah untuk mengurangi iritan. Sedangkan konjungtivitis zat kimia ini umumnya akan menggunakan larutan garam untuk membilas mata, serta tri=opical atau steroid oles yang dapat menyingkirkan zat kimia. Namun dalam masa-masa pengbatan ini, beberaopa cara alami dapat di lakukan untuk membantu mengobati penyakit konjungtivitis. Betikut adalah beberapa cara alami untuk mengobati konjungtivtis.

  1. Obat Tetes Mata

Sebagaimana pengobatan pada umumnya, pengobatan  dengan menggunakan obat tetets mata merupakan salah satu langkah awal dalam menangani berbagai jenis gangguan penglihatan. Penggunaan obat tetes mata terbilan sebagai salah satu cara yang ampuh untuk mengobati penyakit konjungtivitis. Sebab obat tetes mata yang di gunakan pun di buat untuk meredakan gejala iritasi akibat infeksi, alregi dan paparan zat kimia yang masuk ke mata. untuk itu, obat tetes mata merupakan salah satu jenis gangguan pengihatan yang umum terjadi.

  1. Mengompres Mata

Selain menggunakan obat tetes mata, pengobatan penyakit konjungtivitis ini juga dapat dI lakukan dengan cara sederhana, yakni dengan mengompresnya. Sebab dengan mengompres mata yang mengalami konjungtivitis dapat meredakan peradangan yang di alami oleh konjungtiva. Kamu dapat mengompresnya menggunakan air dingin beberapa kali sehari. Selain air dingin, kamu juga bisa menggunakan air hangat untuk membuat mata menjadi lebih nyaman.

  1. Menjaga Kebersihan Mata

Kebersihan yang baik pada tubuh dan mata merupakan hal yang wajib di lakukan. Sebab kebersihan yang buruk akan membuat tubuh dan mata mudah mengalami masalah kesehatan. Karena bagaimana pun, kebersihan ini akan membantu menjaga kesehatan tubuh. kamu dpat memulainya dengan rajin mencuci tangan. Selain itu, kebersihan lingkungan juga perlu untuk di perhatikan. Hindari memegang dan menggosok mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

  1. Hindari Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk merupakan salah satu faktor penyebab mudahnya tubuh mengalami kesehatan. Seperti halnya kebiaasaan merokok atau mengkonsumsi minuman beralkohol. Sebab kebiasaan buruk tersebut sangat berisiko menyebabkan mata mengalami gangguan penglihatan, termasuk konjungtivitis. Untuk itu, penting untuk selalu menghinadri kebiasaan buruk dan merubahnya dengan gaya hidup yang lebih sehat.

Pada dasarnya penyakit konjungtivitis merupakan keadaan di mana adanya peradangan yang di alami oleh konjungtiva. Kondisi ini umumnya akan mengakibatkan gejala-gejala seperti mata merah, mata bengkak, mata berair dan munculnya rasa gatal dan perih. Secara garis besar, konjungtivitis ini di sebabkan oleh adanya faktor alergi, infeksi dan zat kimia yang masuk ke mata. Namun bergam faktor lainya juga dapat menyebabkan terjadinya konjungtivitis. Umumnya, dalam kondisi normal, penyakit konjungtivitis ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa cara alami untuk mengobati penyakit konjungtivitis. Secara umum, penyakit konjungtivitis memang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga dapat berkembang ketahap yang lebih serius. Beberapa pengoabatan alami di atas dapat di lakukan sebagai upaya untuk mencegah dan mengatasi penyakit konjugtivitis. Namun, bila kondisi ini kian memburuk, pastikan untuk segera memeriksakannya ke dokter sesegera mungkin.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Allaboutvision
  • Ciputrahospital
Cara Menyimpan Minyak Zaitun Agar Awet Dan Tahan Lama

Cara Menyimpan Minyak Zaitun Agar Awet Dan Tahan Lama

Cara Menyimpan Minyak Zaitun Dengan Benar

Cara Menyimpan Minyak Zaitun Agar Awet Dan Tahan Lama

 

Hallo Kawan Mama,

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak yang sudah terkenal dan di gunankan oleh masyarakat sedari dulu. Hal ini di sebabkan karena minyak zaitun tersebut kaya akan manfaat dan dapat di gunakan dalam berbagai keperluan. Minyak zaitun memiliki ciri khas pada aromanya yang harum dan sedap. Seringkali di gunakan untuk pewangi alami, maupun di olah sebagai bahan campuran parfum. Selain itu, minyak zaitun juga seringkali di gunakan sebagai bahan mengolah makanan. Hal ini di sebabkan oleh rasa dari minyak ini dapat membuat makanan menjadi lebih sedap dan beraroma harum dan kuat. Di kalangan wanita, minyak zaitun ini juga seringkali di gunakan sebagai krim rambut, perawatan wajah maupun krim untuk melindungi kulit tubuh.

Sebagai sesorang yang baru mengenal dan pertama kali menggunakan minyak zaitun ini. Pastinya masih kebingungan tentang bagaimana cara menyimpan minyak zaitun dengan benar. Sebab dengan meletakkan minyak zaitun sembarangan tentu akan berdampak pada kondisi minyak zaitun itu sendiri. Meletakkan atau menyimpan minyak sembarangan dapat menjadikan minyak zaitun tidak awet dan lebih cepat basi. Karena pada dasarnya, tidak semua dari jenis minyak yang di hasilkan dapat bertahan dalam kondisi apapun. Dengan menyimpannya dengan baik dan benar maka manfaatnya akan di dapatkan dengan maksimal dengan rentan waktu yang lama.

Cara menyimpan minyak minyak zaitun dengan benar tentu memiliki cara tersendiri agar minyak zaitun yang di simpan dapat bertahan lama. Dengan begitu, penyimpanan akan tetap mempertahankan aroma dan rasanya yang khas. Pada dasarnya, menyimpan minyak zaitun ini terbilang gampang-gampang susah. Namun untuk yang belum mengetahuinya tentu merupakan PR tersendiri. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, Kawan Mama akan membahas mengenai cara yang baik dalam manyimpan minyak zaitun. Dengan mengetahui cara tersebut dapat memudahkan kamu dalam menyimpan minyak zaitun agar sewaktu-waktu ketika akan di gunakan, aroma dan rasa serta khasiatnya masih tetap terjaga. Berikut adalah penjelasannya.

Tips Menyimpan Minyak Zaitun Dengan Baik

Pada kalangan orang yang telah mengenal dan menggunakannya sejak lama, tentu sudah mengetahui bagaimana cara menyimpan minyak zaitun dengan benar. Tidak sedikit pula yang belum mengetahui cara yang baik menyimpan minyak zaitun agar aroma dan rasanya tidak pudar dan hilang. Tidak sedikit orang yang menyimpan minyak zaitun sebagai persediaan untuk mempermudah menggunakannya. Lalu bagaimana cara menyimpan minyak zaitun yang baik agar aroma dan rasanya tidak hilang?, Berikut ini akan kami paparkan penjelasannya.

  1. Simpan Minyak Zaitun Ke Dalam Botol Kaca

Pada umunya, minyak zaitun ini di jual oleh sang penjual dengan kemasan botol plastik dan juga kemasan botol kaca. Apabila kamu hendak membelinya, sebaiknya pilih minyak zaitu dengan kemasan kaca, karena itu akan menghemat waktu dan uang kamu sehingga tidak harus membeli wadah kaca yang baru. Pada kemasan botol kaca, kamu dapat menutupnya dengan rapat ketika telah selesai menggunakannya. Tujuannya agar udara yang ada di dalam tidak dapat keluar, dan udara yang ada di luar tidak dapat masuk kedalam botol tersebut. Sehingga kemurnian minyak di dalam botol akan terjaga dan tidak akan terbwa keluar melalui angina.

Menaruh minyak zaitun pada botol plastik dapat di khawatirkan dapat memicu terjadinya proses degradasi akibat kondisi plastik yang tidak tahan lama dalam kondisi panas. Hal ini akan menyebabkan kualitas minyak zaitun akan menurun dan pudar. Apalagi bila dengan keadaan tutup yang tidak rapat atau bahkan terbuka, maka sirkulasi udara tersebut dapat menyebabkan udara keluar masuk dan menganggu kemurnian dari minyak tersebut. Minyak zaitun yang telah di simpan sebaiknya gunakan sebelum 2 bulan atau lebih. Tujuannya adalah menghindari minyak zaitun agar tidak tengik atau kehilangan kemurniannya.

Sebaiknya simpan minyak zaitu pada botol kaca yang berwarna hitam atau gelap agar terlindungi dari paparan sinar matahari. Hindari menyimpan minyak zaitu dengan menggunakan wadah berbahan plastik agar zat kimia yang ada pada bahan plastik tidak menyerap dan mencampuri minyak zaitun.

  1. Simpan Di Tempat Yang Baik

Pada dasarnya, secara garis besar minyak zaitun tergolong menjadi dua bagian, yaitu minyak zaitun extra virgin olive oil dan minyak zaitun virgin olive oil atau minyak zaitun biasa. Untuk minyak zaitun yang biasa, kamu dapat menyimpannya dalam botol kaca dengan tuang model cerat dan meletakkannya di samping kompor. Hal ini agar memudahkan kamu dalam menggunakannya. Namun untuk menjaga kualitas dan kemurniannya, kami sarankan untuk menyimpannya dalam lemari dapur agar terhindar dari suhu panas.

Untuk minyak zaitun dengan jenis extra virgin olive oil, sebaiknya simpan pada botol kaca berwarna gela[p dan letakkan pada lemari penyimpanan atau lemari dapur. Hal ini di maksudakan agar minyak zaitun extra virgin ini tetap aman di simpan dalam kondisi yang jauh dari suhu yang panas. Dengan begitu, kemurnian dan keulitasnya akan tetap terjaga dengan baik. Karena bagaimanapun kemurnian dan kuaitas extra virgin oil adalah yang terbaik dari jenis lainya, tentunya dengan harga yang lebih mahal dari jenis lainya.

  1. Simpan Pada Wadah Yang Tahan Dengan Suhu Dan Udara

Selain menyimpan pada botol kaca, akan lebih baik lagi apabila minyak zaitun ini di simpan dalam wadah yang menggunakan bahan keramik, seperti botol keramik. Karena pada dasarnya, botol keramik merupakan salah satu tempat penyimpana yang bagus dan akan tahan dengan suhu panas, serta terlilndungi dari cahaya matahari dan udara. Dengan begitu kamu tidak akan khawatir lagi dengan kemurnian dan kualitas minyak yang tersimpan pada wadah keramik tersebut.

  1. Tempatkan Minyak Zaitu Pada Suhu Yang Baik Bersahabat

Dalam menyimpan minyak zaitun, tidak bisa dengan semena-mena meletakannya pada tempat semabarangan. Sebab poin inilah yang akan menjadi penentu terjaganya kualitas dan kemurnian dari minyak zaitun yang di simpan tersebut. Dalam menyimpan minyak zaitun ini, sebaiknya letakkan pada tempat atau lemari dengan suasana yang sejuk, kering, gelap atau terhindar dari sinar matahari secara langsung. Pastikan tutu wadah/botol tertutup dengan rapat agar udara tidak dapat keluar dan masuk.

Tempat yang baik untuk di gunakan menyimpan adalah tempat dengan rasta-rata bersuhu 13 drajat celcius. Namun kamu juga dapat menyimpanya pada tempat dengan suhu 20-25 drajat celcius. Tingkat suhu tersebut masih tergolong baik untuk mrnyimpan minyak zaitun agar kualitas dan kemurniannya tetap terjaga. Dan sebaiknya, jangan simpan minyak zaitu pada suhu lebih dari 25 drajat celcius. Seba pada suhu lebih dari itu, minyak zaitu yang terimpan dalam botol rawan mengalami penguapan karena suhu yang panas dan di khawatirkan dapat mangubah kemurnian dan kualitas minyak yang tersimpan dalam botol tersebut.

Dari penjelasan di atas dapat di ketahui bahwa, dalam menyimpan minyak zaitun meskipun terkesan sepele namun memilik dampak terhadap kemurnian dan kualitas dari minyak zaitun itu sendiri. Apabila memyimpan minyak zaitun sembarangan maka bukan tidak mungkin minyak zaitu tidak akan awet dan cepat menghasilkan bau yang tengik dan tidak dapat di gunakan lagi. Baiknya simpan minyak zaitu pada botol kaca/keramik dengan tertutup rapat sehingga terhindar dari sinar matahari dan udara yang keluar masuk. Sehingga kemurnian dan kualitas minyak zaitun akan tetap awet dan dapat di gunakan kapanpun dengan kemurnian dan kualitasnya yang masih baik.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai cara yang benar menyimpan minyak zaitun. Sebaiknya ketika membeli minyak zaitun perhatikan dengan baik tanggal kadaluarsanya. Hal ini bertujuan agar kamu dapat membeli persediaan dan menyimpannya dengan waktu yag lebih lama.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Bobo.grid
  • kompas
Cara Sederhana Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Cara Sederhana Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Halo Kawan Mama, Kondisi mata yang sehat tentu akan membuat setiap dari aktivitas yang akan di lakukan dapat bekerja dengan lebih baik. Namun ketika mata mengalami gangguan maka hal kondisi ini juga akan berdampak pada aktivitas sehari-hari yang akan menjadi terhambar. Berbagai kondisi gangguan atau kelainan pada mata umumnya akan menimbulkan gejala di mana mata menjadi memerah. Namun, kondisi mata yang memerah juga merupakan salah satu indikasi adanya penyakit konjungtivitiis. Dalam hal ini, beberapa cara sederhana sering kali di lakukan untuk mengobati penyakit konjungtivitis yang di alami oleh mata.

Masalah kesehatan memang merupakan salah satu pembahasan dan fenomena yang tidak ada habisnya. Semantara itu, gangguan penglihatan pada dasarnya merupakan masalah kesehatan pada system penglihatan. Kondisi ini memang merupakan keadaan yang cukup umum dan seringkali terjadi. Dan di antara banyaknya jenis dari kondisi gangguan penglihatan, mata merah merupakan salah satu gangguan penglihatan sering kali muncul.

Dalam dunia medis sendiri, kondisi ini lebih akrab dengan istilah konjungtivitis. Kondisi ganguan penglihatan yang satu ini terbilang sebagai salah satu gangguan penglihatan yang cukup ringan. Sebab jenis gangguan penglihatan yang satu ini umumnya hanya akan menmbulkan gejala-gejala ringan pada penderitanya. Meskipun demikain, tetap saja gejala-gejala yang muncuk akibat kondisi ini akan menganggu penderitanya dan akan menghambat aktivitas yang akan di lakukan. Karenanya, kondisi konjungtivitis yang di alami oleh mata ini perlu untuk segera di atasi.

Umumnya, kondisi mata yang mengalami penyakit konjungtivitis ini akan menimbulkan gejala-gejala ringan sebagaimana gejala pada kondisi gangguan penglihatan lainya. Bahkan dalam kondisi normal, penyakit konjungtivitis ini cenderung akan pulih dan sembuh dengan sendirinya. Namun tidak jarang juga di mana konjungtivitis ini berkembang kian parah. Meski demikian, beberapa cara sederhana di yakini dapat di lakukan untuk mengobati konjungtivitis. Berikut ini Kawan Mama akan menyajikan informasi seputar cara sederhana mengobati penyakit konjungtivitis. Berikut adalah penjelasannya.

Mata Merah Atau Konjungtivitis

Cara Sederhana Mengobati Penyakit Konjungtivitis

Mata merah atau dalam dunia medis di kenal dengan sebutan konungtivitis pada dasarnya merupakan salah satu gangguan penglihatan yang cukup umum di temukan. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan yang cenderung ringan. Sebab kebanyakan kasus konjungtivitis ini terjadi hanya sementara dan akan sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun tentunya kondisi ini tidak boleh di sepelkan begitu saja. Sebab konjungtivitis ini juga dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih buruk.

Kondisi konjungtivitis yang di alami oleh mata umumnya berupa gangguan di mana terjadi peradangan pada bagian konjungtiva. Konjungtiva sendiri merupakan jaringan yang ada di mata berupa sebuah membrane atau lapisan transparan di dalam mata. Konjungtiva ini terletak di antara bagian kelopak mata dengan bagian putih pada bola mata (sklera) mata. Kondisi dari konjungtiva yang mengalami peradangan ini umumnya akan menyebar pada area lain dan berdampak pada sklera dan juga bagian dalam pada kelopak mata.

Peradangan yang terjadi pada bagian konjungtiva ini akan membuat terjadinya inflamasi Selain itu, peradangan tersebut juga akan mengakibatkan pembuluh darah mengalami pembengkakan. Hal inilah yang membuat munculnya berbagai gejala-gejala penyakit konjungtivitis, seperti mata memerah, pembengkaka, mata berair hingga rasa perih pada mata dan gejala-gejala lainya. Semantara di lain sisi, penyait ko jungtiva ini umumnya banyak di alami oleh usia anak-anak di bandingkan dengan usia dewasa. Meski demikian, orang dewasa dan orang tua juga bisa mengalami kondisi ini.

Pada umumnya, terjadinya penyakit konjungtivitis ini dapat terjadi akibat beberapa faktor yang cukup beragam. Namun. Menurut laman American Optometric Association, menyebutkan bahwa terjadinya penyakit konjungtivitis ini secara garis besar di sebabkan oleh 3 faktor utama. Yakni, konjungtivitis akibat alergi, konjungtivitis akibat infeksi dan konjungtivitis akibat paparan zat kimia. Meskipun demikian, selain ketiga faktor tersebut, terdapat beberapa faktor lainya yang dapat menyebabkan penyakit konjungtivitis.

Cara Sederhana Mengobati Konjungtivitis

Kondisi mata yang mengalami konjungtivitis ini umumnya merupaka gangguan penglihatan ringan yang umum terjadi. Dalam kondisi normal, konjungtivitas pada mata ini akasn sembuh dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kasus menyebutkan bahwa kondisi ini juga dapat berkembang menjadi lebih buruk. Bahkan beberapa komplikasi dapar terjadi akaibat penyakit konjungtivitis yang tidak segera di koreksi dengan tepat.

Pada dasanya, setiap dari kebiasaan gaya hidup yang baik pada umumnya merupakan cara paling ampuh untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan penglihatan jenis konjungtivitis ini. Sebab gaya hidup sehat tentunya akan menjaga kondisi oragn dan fungsi tubuh untuk tetap terjaga dan bekerja dengan baik. Namun apabila gaya hidup yang di lakukan tidak baik, maka tentunya hal itu juga akan berdampak pada kesehatan tubuh dan memberi kesempatan untuk penyakit menyerang tubuh, termasuk kondisi konjungtivitis ini.

Meskipun kebanyakan kasus konjungtivitis dapat sembuh dengan sendirinaya, namun ada beberapa cara sederhana yang dapat di lakukan untuk membantu mengatasi kondisi ini. Berikut adalah beberap cara sederhana yang dapat kamu lakukan sebagai upaya untuk membantu mengobati kondisi konjungtivitis.

  1. Hindari Kontak Langsung

Pada dasarnya, penyakit konjungtivitis merupakan salah satu jenis penyakit ringan yang cenderung mudah menular. Untuk itu, cara untuk menjaga dan mengobati penyakit konjungtivitis ini adalah dengan menhindari kontak laung dengan penderita penyakit ini. Sebaliknya jika kamu seorang penderita konjungtivitis, maka sebaiknya lakukan hal yang sama untuk memutus rantai penyebarannya.

  1. Rajin Mencuci Tangan

Sudah sedari dulu di serukan bahwa mencuci tangan merupakan hal yang wajib untuk di lakukan, baik sebelum memulai akitivitas atau menyentuh sesuatu, hingga setelah melakukannya. Karena ketika henda memulai aktivitas, kita tidak pernah tahu ada apa saja di dalam benda yang telah kita sentuh, entah bakteri virus dan sejenisnya. Karenanya, mencuci tangan penting untuk mencegah dan mejaga tubuh terjindari dari berbagai jenis penyakit termasuk konungtivitis ini.

  1. Gunakan Barang Pribadi

Meminjambarang orang lain memang bukanlah hal yang salah. Namun kamu tidak tahu apa yang ada di dalam barangyang kamu pinjam tersebt. Menggunakan barang orang lain, pada dasarnya merupakan salah satu cara penularan konjungtivitis yang sering terjadi. Untuk itu, sebisa mungkin hindari menggunakan barang milik orang lain ketika dalam kondisi tersebut.

  1. Gunakan Make Up Seseuai Dengan Aturan Pakai

Penggunaan make up yag tidak seuai dengan aturan pakai sering kali menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang muncuk, sepertihalnya dengan kondisi konjungtivtis. Perhatikan dengan baik ketika henda menggunakan make up, karena memang hal ini sering menjadi lalai. Selalu patuhi aturan pakai dan buang make up yang sudah kadaluarsa.

  1. Hindari Menyentuh Mata

Mata adalah organ tubuh yang cenderung sensitive terhadap sesuatu baik barang maupun cuaca. Konjungtivitis seringkali membuat mata terasa perih dan gatal hingg secara otomastis maya akan memegang atau menggaruknya. Pada dasarnya, hal tersebut merupakan langka yang tidak baik karena dapat menyebabkan kuman atau virus pada mata beroindah ke tampat lainya. Selain itu, mata yang di garuk dalam kondisi tersebut juga berisiko dapat menyebabkan terjadinya infeksi dan penyakit mata lainya.

  1. Hindari Menggunakan Lensa Kontak

Ketika kamu tengah mengalami kondisi konjungtivitis, maka sebaiknya hindari menggunakan lensa kontak terlebih dahulu. Sebab dalam kondisi di mana mata tengah mengalami konjungtivitis, apabila di pakas untuk menggunakan lensa kontak, maka berisiko akan menyebabkan terjadinya infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggunakan lensa kontak dan kamu dapat menggunakannya lagi setelah mata membaik atau sembuh.

Pada dasarnya, konjungtivitis merupakan salah satu kondisi gangguan penglihatan yang terbilang cukup ringan. Kondisi ini sendiri umumnya seringkali di alami oleh usia anak-anak. Namun kondisi ini juga dapt di alami oleh orang dewasa atau bahkan orang tua sekalipun. Dalam kondisi normal, konjungtivitiis ini umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun beberapa faktor tertentu dapat memicu perkembangan konjungtivitis menjadi lebih parah. Bahkan beberapa komplikasi dapat terjadi akibat kondisi ini. Karenanya, langkah cepat untuk menangani kondjungtivitias perlu di lakukan sesegera mungkin.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai cara sederhana untuk mengobati penyakit konjungtivitis. Sebagaimana telah di jelaskan di atas, bahwa konjungtivitis merupakan gangguan penglihatan yang cukup ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun perubahan gaya hidup yang lebih sehat dapat membantu memulihkan kondisi mata dan mecegeh perkembangan konjungtivitisi. Selain itu, haya hidup sehat tentu juga akan membantu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai jenis masalah kesehatan lainya.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber ;

  • Alodokter
  • Hellosehat
Cara Mendiagnosis Kondisi Penyakit Konjungtivitis

Cara Mendiagnosis Kondisi Penyakit Konjungtivitis

Hallo Kawan Mama, Pernahkam kamu mendengar kata atau istilah dari kondisi konjungtivitis? Pada dasarnya, konjungtivitis adalah sebuah kondisi di mana mata mengalami gangguan atau kelainan. Selain itu, penyakit konjungtivitis adalah salah satu jenis penyakit atau kelainan pada system penglihatan yang cukup umum terjadi. Umumnya, kondisi ini dapat di ketahui dengan adanya gejala-gejala yang munul. Namun pada beberapa kasus, mata yang mengalami penyakit konjuntivitis tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Untuk itu, beberapa cara perlu di lakukan untuk dapat mendiagnosis kondisi penyakit konjungtivitis.

Masalah kesehatan memang merupakan salah satu bahasan yang tidak ada habisnya. Sebab kondisi medis ini merupakan hal umum di mana hampir semua orang pernah atau sedang mengalaminya. Gangguan penglihatan adalah salah satu jenis masalah kesehatan yang cukup umum terjadi. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa hampir setengah dari populasi orang di dunia mengalami adanya gangguan penglihatan atau kelainan pada system penglihatannya.

Penyakit konjungtivitis sendiri merupakan salah satu masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan yang cukup umum terjadi dan di alami oleh banyak orang. Umumnya, kondisi ini lebih sering dan banyak di alami oleh orang dengan usia anak-anak. Sebab penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit yang mudah menular, bahkan tanpa adanya kontak secara langsung. Sementera itu, usia anak-anak adalah usia yang belum mengerti dengan benar tentang bagaiman kebersihan tubuh. Meskipun demikian, penyakit konjungtivitis ini juga dapat di alami oleh orang dewasa hingga orang tua.

Penderita penyakit konjjngtivitis umumnya akan mengalami berbagai gejala-gejala yang membuat mata tidak nyaman. Selain itu penyakit konjungtivitis juga akan berdampak pada kualitas dari fungsi dan ketajaman penglihatan itu sendiri. Mata yang mengalami kondisi tersebut umumnya akan sulit melihat dengan jelas pada objek. Beberapa gejala yang muncul pada dasarnya merupakan indikasi penyakit tersebut. Namun untuk lebih jelas akan kondisi tersebut, Kawan Mama telah merangkum informasi mengenai beberapa cara lain dapat di lakukan untuk mendiagnosis kondisi penyakit konjungtivitis.

Mengenal Konjungtivitis

Cara Mendiagnosis Kondisi Penyakit Konjuntivitis

Kondisi mata yang mengalami konjuntivitis umumnya berupa kondisi di mana adanya gangguan yang di lamai oleh jaringan pada system penglihatan, yakni konjungtiva. Kelainan pada konjungtiva tersebut umumnya berupa kondisi peradangan yang akan menyebar hingga pada selaput bening yang menutupi bagian putih pada bola mata (sklera) dan bagian dalam pada kelopak mata. Peradangan yang terjadi pada konjungtiva ini akan berdampak pada pembbuluh dara yang akan  mengalami pembengkakan akibat kondisi peradangan tersebut,

Pada dasarnya, konjungtiva merupakan jaringan pada system penglihatan yang berupa sebuah membrane atau lapisan transparan yang terletak di antara kelopak mata dan bagian sklera. Peradangan pada bagian konjungtiva ini umumnya akan mengakibatkan terjadinya kondisi inflamasi pada konjungtiva yang membuat fungsi dari konjungtiva menjadi terganggu. Kondisi ini akan menyebabkan munculnya berbagai gejala akibat kondisi peradangan pada konjungtiva tersebut.

Umumnya, kondisi mata yang mengalami penyakit konjungtivitis ini akan mendapati gejal-gajala yang membuat rasa tidak nyaman pada mata. Seperti halnya kondisi mata yang berubah memerah, terjadinya pembengkakan pada mata, mata berair dan rasa perih pada mata. Kondisi konjungtivitis ini sering kali terjadi hanya pada satu mata saja. Tidak jarang terjadi di mana penyakit konjungtivitis ini juga terajdi pada kedua bola mata secara bersamaan.

Penyakit konjungtivitis sendiri pada umumnya dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yang cukup beragam. Namun di lansir dari laman American Optometric Association, menyebutkan bahwa secara garis besar penyebab terjainya konjungtivitis di bagi menjadi 3 jenis. Yakni, faktor alergi, faktor infeksi dan dan faktor paparan zat kimia. Meskipun demikian, faktanya ada beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab dan memicu terjadinya kondisi penyakit konjungtivitis tersebut.

Gejala Konjungtivitis

Pada dasarnya, kemuncula penyakit konjuntivitis ini hanya akan terjadi pada satumata saja. Namun karena jenis penyakit ini sangat mudah menular, maka akan menyebar dan terjadi pada kedua mata. Umumnya, kondisi ini akan menimbulkan berbagai gejala yang hampir mirip dengan gejala-gejela gangguan penglihatan pada umumnya. Berikut adalah beberapa gejala yang muncul pada mata yang mengalami penyakit konjungtivitis.

  • Mata merah
  • Pembengkakan pada matta
  • Produktivitas cairan meningkat
  • Keluarnya cairan dalam jumlah yang banyak
  • Mata berair
  • Belekan
  • Sensasi mengganjal di mata
  • Rasa gatal
  • Rasa perih
  • Kesulitan membuka mata ketika bangun tidur

Cara Mendiagnosis Penyakit Konnjuntivitis

Umumnya, dalam upaya untuk mengetahui kondisi mata yang mengalami konjungtivitis dapat dengan melihat gejala-gejala yang muncul. Namun, gejala-gejal yang muncul akibat kondisi ini masih terbilang sangat umum dan mirip dengan gejala-gejala gangguan penglihatan lainya. Untuk itu, perlu di lakukan lengkah pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah kondisi mata sedang mengalami gejala dari penyakit konjungtivitis.

Untuk mendiagnosis adanya gejala penyakit konjungtivitis sendiri, biasanya akan di tegakkan dengan metode wawancara terlebih dahulu. Pasien akan di minta untuk menjelaskan apakah terdapat adanya riwayat penyakit yang di miliki serta gejala-gejala yang menjadi keluhan pasien. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kondisi mata pasien. Pemeriksaan penunjang biasanya juga akan di lakukan agar dapat mengetahui dengan lebih pasti kondisi keseluruhan mata. berikut adalah cara atau metode yang biasa di lakukan untuk mendiagnosis penyakit konjungtivitis.

  1. Metode Wawancara

Sebagaimana telah di singgung di atas, dalam upaya untuk mendiagnosis penyakit konjungtivitis, dokter akan melakukan metode wawancara sebagai tahap awal. Dalam metode ini, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang muncul dan di keluhkan oleh pasien. Selain itu, waktu kapan munculnya gejala-gejala tersebut, serta kemungkinan riwayat kondisi kesehatan atau jenis penyakit lainya juga akan di tanyakan pada pasien. Dengan begitu, dokter akan mendapat informasi seputar penyakit tersebut dan dapat menentukan tindakan selanjutnya.

  1. Pemeriksaan Fisik

Dalam upaya untuk mengetahui kondisi kesehatah mata pasien, pemeriksaa fisik merupakan metode yang perlu untuk di laksanakan. Dalam metode ini sendiri, umumnya terdapat beberapa tahapan pemeriksaan sesuai dengan bagian-bagaian mata yang akan di periksa oleh dokter. Berikut adalah beberapa tahapan dalam metode pemeriksaan fisik.

    • Pemeriksaan Ketajaman Penglihatan

Untuk mengetahui aakan adanya gangguan penglihatan, pemeriksaan ketajaman penglihatan perlu untuk di lakukan. sebab sebagian besar dari gangguan penglihatan yang di alami oleh mata, termasuk konjungtivitis seringkali menganggu ketajaman penglihatan. Hal ini juga akan menunjukkan seberapa parah kondisi mata yang mengalami gengguan

    • Penggunaan Menggunakan Alat Khusus

Untuk membantu melihat kondisi mata dengan lebih jelas, biasa dokter akan menggunakan alat bantu khusus yang di gunakan dalam metode tersebut. Dalam hal ini, penilaian akan di lakukan terhadap kondisi konjungtiva dan juga pada bagian luar mata. Dengan begitu, adanya kelainan pada oknjungtiva dapat terdeteksi dengan pemeriksaan yang di lakukan.

    • Pemeriksaan Mata Bagian Dalam

Pemerikaan pada mata akan di lakukan secara keseluruhan pada setia sudut atau bagian mata. Sebab bukan tidak mungkin terdapat gejala dari kondisi gangguan penglihatan lainya yang sedang di alami oleh mata. pemeriksaan dan penilaian pada bagian terdalam mata pada dasarnya di lakukan untuk memastikan tidak ada jaringan mata yang mengalami masalah.

  1. Pemeriksaan Penunjang

Dalam metode pemeriksaan penunjang, umumnya berupa kultur atau apusan pada bagian konjungtiva. Meskipun sebagai langkah pemeriksaan penunjang, namun metode ini tidak bolah di lewatkan, terutama bagi kondisi konjungtivitiskronis. Sebab ketika mata mengalami kondisi konjungtivitis kronus, maka kondisi mata umumnya tidak akan mersepon terhadap terapi awal yang di berikan oleh dokter.

Pada dasarnya, konjungtivitis merupakan kondisi masalah kesehatan di mana adanya gangguan kelainan yang di alami oleh mata. Kelainan  tersebut umumnya berupa adanya peradangan yang di alami oleh bagian konjungtiva. Kondisi tersebut seringkali menyebabkan mata menjadi memerah, pembengkakan pada mata, mata berair dan munculnya rasa perih. Gejala-gejala akibat mata yang mengalami penyakit konjungtivitis ini akan menganggu fungsi dan ketajaman penglihatan, serta membuat rasa tidak nyaman, terutama ketika di gunakan untuk melihat dan melakukan pekerjaan yang berat. Pemeriksaan secara mendalam perlu untuk di lakukan agar kondisi kesehatan mata dan gejala akibat kelainan pada mata dapat di ketahui dengan lebih jelas.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa cara untuk mendiagnosis kondisi penyakit konjungtivitis. Selain beberapa metode pemeriksaan di atas, umumnya dokter juga bisa menambahkan metode pemerikssan lainya. Seperti mengambil sampel carian mata untuk di analisis lebih mendalam. Pemeriksaan terhadap riwayat alergi juga akan di lakukan untuk menghindari agar konjungtivitis tidak terpicu oleh kondisi tersebut.

 

 

 

 

Sumber :

  • Sehatq
  • Alodokter
Daftar Minyak Zaitun Untuk Makanan Menyehatkan

Daftar Minyak Zaitun Untuk Makanan Menyehatkan

Daftar Minyak Zaitun Untuk Makanan Menyehatkan

Daftar Minyak Zaitun Untuk Makanan Menyehatkan

 

Hallo Kawan Mama,

Masihkah asing bagi kamu ketika mendengar kata minyak zaitun ? tentunya tidak bukan. Sebagaimana yang kita telah ketahui, minyak zaitun ini merupakan slah satu jenis minyak yang kaya akan manfaat dan dapat di oleh dalam berbagai kebutuhan sehari-hari. Selain di gunakan untuk perawatan kecantikan, minyak zaitun ini juga dapat di gunakan untuk mengolah banyak jenis masakan. Dengan kandungan kelembapan yang tinggi serta kandungan lemak yang menyehatkan dan tentunya dapat mempertahankan kadar kolesterol yang baik jika di gunakan.

Oleh sebab itu, minyak zaitun ini banyak juga yang menggunakannya untuk kegiatan di dapur. Seperti mengolah masakan yang enak dan meyehatkan. Kamu dapat menggunakannya untuk memasak, menumis, menggoreng dan juga dapat kamu gunakan untuk memanggang. Sangat serba guna sekali bukan. Tidak hanya serba guna, orang-orang yang sedang diet atau menjalankan ola hidup yang sehat juga banyak yang menggunakan minyak ini untuk membantu memnuhi kebutuhan mereka. Minyak zaitun ini juga dapat menggantikan minyak goreng yang biasa di gunakan atau mentega untuk kebutuhan mengolah makanan. Sebab, minyak zaitun ini memiliki kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi dan tentunya baik untuk tubuh karena tidak akan menyebabkan kolesterol.

Di negara-negara barat, minyak zaitun ini sudah sangat terkenal dan telah banyak di gunakan untuk mengolah bahan masakan. Di negara Yunani, minyak zaitun atau yang biasa di kenal sebagai olive oil sudah menjadi salah satu asupan utama. Jika kamu hendak menerapkan pola hidup sehat, maka minyak zaitun ini adalah salah satu hal yang dapat kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhanmu. Dengan mengganti minyak goreng atau mentega, maka kamu dapat mengindari kolesterol dan menggantikannya dengan lemak tak jenuh yang ada di dalam minyak zaitun. Karena pada dasarnya menerapkan pola hidup sehat sama saja seperti kamu tengah berinvestasi pada tubuh agar ketika masa tua datang tubuhmu tidak mudah terserang penyakit.

Bagaimana? Sudah tertarik untuk menerapkan pola hidup sehat?masih bingung memilih minyak zaitun yang bagus dan baik? Kali ini, Kawan Mama akan membahas daftar minyak zaitun yang baik untuk di gunakan sebagai bahan mengolah makanan yang menyehatkan. Berikut ini adalah pejelasannya.

Daftar Minyak Zaitun Untuk Mengolah Makanan Yang Menyehatkan

Sudah tertarik menggunakan minyak zaitun untuk mengolah makanan yang menyehatkan? Bingung memilih minyak zaitun yang cocok dan baik untuk mengoleh makanan? Tidak perlu bingung dan risau, karena Kawan Mama akan membahas hal tersebut. Pada dasarnya semua jenis minyak zaitun dapat di gunakan untuk mengolah makanan. Namun pada jenis tertentu, minyak zaitun memiliki kualitas yang kurang baik apabila di gunakan untuk mengolah makanan. Minyak zaitun tersebut lebih cocok di gunakan untuk hal lain seperti minyak rambuta atau body lotion. Berikut ini adalah daftar minyak zaitun yang telah Kawan Mama rangkum dalam tulisan kali ini.

  1. Borges Extra Virgin Olive Oil

Selain di gunakan utuk memasak atau mengolah bahan makanan yang menyehatkan, minyak zaitun ternyata juga dapat di gunakan sebagai salad dressing. Borges extra virgin olive oil merupakan salah satu rekomendasi dari kami bagi kamu yang ingin menggunakan minyak zaitun untuk memasak atau sebagai salad dressing. Minyak Borges ini di proses dengan tahap pemerasan yang cermat hingga menghasilkan kadar keasaman yang terbilang cukup rendah yaitu 0,5 drajat. Aroma yang di hasilkan dari minyak Borges ini cenderung pekat dan menyengat. Karena memang minyak borges ini merupakan bahan original yang mempertahakan kemuarinan dari zaitun tanpa menambahkan perasa apapun. Kamu bisa mendapatkan minyak Borges extra olive oil ini supermarket atau took-toko online yang sudah banyak menyediakannya, dengan kisaran harga Rp. 75.000 (500 ml)

  1. Bertoli Extra Light

Minyak zaitun dengan merk Bertoli ini merupakan salah satu produk minyak zaitun yang sudah sangat terkenal di beberapa negara terutama di Indonesia sendiri. Minyak produk Bertoli ini memiliki kandungan zaitun dengan kualitas yang premium, dengan aromanya yang kental dan menyengat. Tidak hanya menyediakan minyak zaitun untuk memasak saja, Bertoli juga hadir dengan jenis minyak zaitun yang dapat di gunakan untuk kebutuhan lainya, seperti krim rambut maupun kulit.

Bartoli extra light olive oil ini akan sangat cocok dan bagus apabila kamu ingin mengganti minyak goreng yang biasa di gunakan atau mentega untuk mengolah bahan makanan. Produk ini dapat di gunakan dalam cara yang beragam, seperti menggoreng, menumis atau bahkan untuk memanggang. Selain itu, merk Bertoli juga mengeluarkan produk lain seperti Bertoli Calassico Olive Oil yang dapat di gunakan untuk mengolah atau memanggang sayuran, terutama bagi kamu yang sedang mmelakukan diet. Tidak hanya itu, merk Bartoli ini juga mengeluarkan prodak Bertoi Original Olive Oil yang dapat di gunakan untuk salad dressing, atau saus pasta. Kamu dapat membelinya pada took-toko online dengan kisaran harga Rp. 153 (1 Liter)

  1. RS Olive Oil Pomace

Merk RS Olive Oil Pomace ini merupakan produk minyak zaitun yang terbuat dan di oleh dari berbagai bahan zaitun pilihan dengan kualitas yang tinggi. dalam prosesnya, produk ini di olah secara professional agar aroma dan rasa alami dari zaitun tidak pudar dan menghilang. Pada umunya produk ini lebih sering di gunakan untuk salad dressing. Namun apabila kamu penggemar pasta, maka produk ini sangatlah cocok untuk masakanmu. Dengan menambahkan sedikit minyak ini pada air rebusan pasta dan saus pasta, maka rasanya akan menambah kenikmayan pasta itu sendiri. Untuk membeli produk ini kamu cukup mencarinya di took-toko online, dengan kisaran harga Rp. 53.000 (250 ml)

  1. Meuloliva Extra Virgin Olive Oil

Merk Meuloliva adalah salah satu merk yang mengeluarkan produk minyak zaitun dengan kulitas premium. Merk ini merupakan merk perusahaan minyak asal spanyol yang produknya telah di kenal di berbagai negara. Dan Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya banyak yang ntelah memakainya. Produk dari merk ini sengaja mengeluarkan produk minyak zaitun yang di khususkan untuk keperluan memasak.

Merk ini mengeluarkan minyak dengan rasa yang tidak terlalu pekat, sehingga penggunanya dapat menggunakanya pada berbagai cara mengolah bahan makanan sesuai dengan keingnannya. Seperti mencamurkannya pada air rebusan, untuk menggoreng atau di gunakan sebagai salad dressing. Dan banyak dari took-toko online yang telah meyediakan dan menjualnya dengan kisaran harga Rp. 113.000 (1 Liter)

  1. Filippo Berio Extra Light Olive Oil

Merk ini mengeluarkan produk minyak zaitun dengan ciri khas warnanya yang lebi pucat jika di bandingkan dengan minyak zaitun lainya yang berwarna kuning. Hal ini di sebabkan oleh kemurnian dari pengolahan zaitun yang tidak di campuri dengan pewarna. Namun agar tetap awet, merk ini menambahkan pengawet pada produk tersebut. Sama halnya dengan produk lainya, produk ini juga dapat kamu gunakan untuk merebus, menumis, menggoreng, memanggang dan membakar bahan makanan. Resiko kolesterol dan kanker dapat di cegah dengan menggunakan minyak zaitun ini. Sudah di jual di toko-toko online dengan kisaran harga Rp. 50.000 (250 ml)

  1. Gallo Classico Extra Virgin Olive Oil

Merk yang satu ini sebenarnya agak kurang cocok di gunakan untuk menggoreng bahan makanan. Namun kamu bisa menggunakan merk ini untuk di tambahkan pada rebusan bahan makanan atau setidaknya kamu bisa menggunakanya untuk salad dressing. Karena pada dasarnya tingkat keasaman merk ini hanya sekitar 0,5% dengan aroma dan rasanya yang cenderung lebih lembut di bandingkan merk lain. Sebaiknya gunakan miyak zaitun dengan merk ini sebagai bahan campuran pada makanan. Kamu dapat membelinya pada took-toko online karena merk ini sudah tersebar luas di Indonesia, dengan kisaran harga Rp. 118.000 (750 ml)

  1. Merula Extra Virgin Olive Oil

Minyak zaitun dengan Merk Merula Extra Virgin Olive Oil ini adalah salah satu minyak zaitun terbaik yang dapat kamu gunakan untuk mengolah bahan makanan. Tidak hanya dalam keadaan panas, kamu dapat mencampurkan minyak ini pada makanan yang dingin sekalipun. Uniknya dari merk ini adalah aromanya yang begitu lembut dengan nuansa floral yang berasal dari beberapa ekstrak tumbuhan di dalamnya. Rasa yang di hasilkan cenderung lebih halus dan terasa seperti rasa mentega. Merk ini dapat kamu temukan pada situs took-toko online yang sudah menyediakannya, dengan kisaran harag yang cukup mahal, yaitu Rp. 520 (500 ml)

  1. Briani White Truffle California Extra Virgin Olive Oil

Sesuai dengan namanya yang istimewa, rasa dan aroma yang di tawarkan pada produk ini pun sangat istimewa. Sebab produk ini hadir dengan aroma White Truffle yang menggugah selera makan. Dan tentunya ketika di gunakan untuk mengolah bahan makanan akan menghasilkan aroma yang harum dan menggoda rasa laparmu. Aroma tersebut berasal dari ekstrak White Truffle yang di campur dengan minyak zaitun dan akan sangat cocok bila di campurkan dengan makanan pasta. Temukan merk ini pada took-toko online dengan kisaran harga Rp. 275.000 (250 ml)

  1. La Tourangelle 100% Organic Extra Virgin Olive Oil

Minyak zaitun dengan La Tourangelle 100% Organic Extra Virgin Olive Oil ini menawarkan aroma dan rasa yang murni tanpa adany bahan campuran lain yang membuatnya pekat. Dan rasanya yang kuat tersebut akan cocok apabila kamu menggunakanya dengan cara menumis dan menggoreng bahan makananmu, sehingga membuat rasa dan aroma yang sedap dan kuat. Selain itu, kamu juga daoat menambahkan cuka khusus untuk membuat salad dressing sebagai pengganti mayones agar lebih sehat. Merk ini sudah dapat kamu beli di tko-toko online dengan kisaran harga Rp. 339.000 (500ml)

  1. Pompeian Extra Virgin Olive Oil

Minyak dengan merk Pompeian Extra Virgin Olive Oil ini merupakan salah satu kunci lezatnya sayuran atau daging yang di tumis. Merk ini juga merupakan salah satu merk minyak zaitun dengan kualitas yang tidak perlu di ragukan lagi. Dengan zaitun pilihan terbaik dengan proses pengolahan yang alami dengan mempertahankan kemurinan dari rasa dan aroma buah zaitun. Merk ini akan cocok di terapkan dalam berbagai bahan makanan yang akan kamu olah. Karena kemurnianya yang menjadikannya menjadi favorit di kalangan kaum wanita. Namun minyak yag satu ini masih sulit di temukan di Indonesia. Bila ingin membelinya kamu harus membeli pada took online di luar negeri.

Pada dasarnya, semua jenis atau merk yang menghasilkan minyak zaitun daoat di gunakan untuk mengolah bahan makan yang akan kamu hidangkan. Namun dari sekian merk tersebut, pasti memiliki karakter dan kelebihan masing-masing yang membuat kamu dapat memilih sesuai selera dan kecocokan kamu dalam mengolah bahan makanan. Dengan kualitas yang baik dan manfaatnya yang lebih baik dari mentega atau minyak goreng yang biasa kamu gunakan, minyak zaitun merupakan pengganti yang sangat tepat. Kandungan vitamin dan anti-okidan serta lemak tak jenuh dalam minyak zaitun, selain akan membuat makannan kamu menjadi sehat dan ber aroma enak, tentu akan membuat kamu menjadi lebih sehat.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai daftar minyak zaitun yang dapat kamu gunakan untuk mengolah bahan makanan. Hidup sehat di mulai dengan makanan yang sehat. Dan minyak zaitun adalah solusi makanan kamumenjadi sedap dan sehat.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Bacaterus