Jenis Minyak Nabati Untuk Perawatan Kecantikan

Jenis Minyak Nabati Untuk Perawatan Kecantikan

Jenis Minyak Nabati Untuk Kecantikan

Jenis Minyak Nabati Untuk Kecantikan

 

Hallo Kawan Mama,

Sebagai kaum wanita, kecantikan merupakan hal yang sangat perlu di perhatikan. Sebab kecantikan merupakan identitas dan kebanggan diri dari wanita itu sendiri. Dalam mendapatkan kecantikan yang di inginkan, banyaj sekali dari kaum wanita yang rela melakukan apa saja, bahkan berani mengeluarkan biaya yang mahal dan menguras isi dompet. Hal ini yang menjadi indikasi bahwa kecantikan memanglah hal yang penting bagi setiap wanita.

Di dalam hal kecanitkan, selain adanya upaya untuk mendapatkannya, harus ada pula upaya untuk merawatnya. Karena memang sebuah kecantikan juga perlu di rawat agar tidak memudar dan hilang. dalam segi merawat kecantikan, banyak sekali produk dan bahan kosmetik yang di gunakan agar kecantikan tersebtu dapat terawatt dengan baik. Namun pada dasarnya, dalam merawat kecantikan tidak harus bagi kamu menggunakan alat atau bahan perawatan yang mahal. Karena bahan perawatan yang mahal tidak selalu menjamin akan berdampak baik bagi kulit atau setidaknya cocok dengan kulit. Perawatan dengan bahan alami lebih di anjurkan oleh pada dokter agar kulit dapat terawat cantic dengan alami dan tanpa efek samping yang membahayakan apalgi ramah dengan dompet.

Minyak nabati merupakan salah satu bahan alami yang telah banyak di gunakan untuk merawat kecantikan secara alami. Bahkan pada zaman dulu, ratu kleopatra menggunakan minyak nabati untuk merawat kecantikannya hingga ia sampai mendapat julukan ratu dengan kecantikan yang abadi. Pada hasil penelitian-penelitian yang telah di lakukan menyebutkan bahwa minyak nabati memiliki kandungan yang baik bila di gunakan untuk merawat kecantikan. Pada dasarnya, minyak nabati memiliki bahan dasar yang beragam dengan kandungan-kandungan yang berbeda. Namun minyak nabati merupakan pilihan yang baik untuk merawat kecantikan. lalu apa saja jenis minyak nabati untuk merawat kecantikan? berikut adalah penjelasannya.

Jenis Minyak Nabati Untuk Perawatan Kecantikan

Umumnya, miyak nabati di kalangan masyarakat lebi di kenal sebagai minyak goreng dan di gunakan untuk mengolah bahan masakan. Namun, selain memiliki kegunaan untuk mengolah bahan masakan, minyak nabati juga memiliki manfaat untuk yang baik untuk di gunakan sebagai bahan/alat perawatan kecantikan. berikut adalah jenis minyak nabati yang dapat di gunakan untuk merawat kecantikan.

  1. Minyak Jarak

Minyak jarak merupakan salah satu minyak nabati yang bisa di katakana serba guna. Sebab minyak ini juga di kenal sebagai minyak yang dapatdi gunakan untuk obat yang dapat memperbaiki sel-sel metabolisme tubuh yang mengalami gangguan atau serangan virus. Selain itu, minyak ini juga di kenal sebagai minyak nabati dengan bahan alami yang dapat di gunakan untuk menumbuhkan dan memamnjangkan bulu mata dan alis.

Tidak hanya itu, di dalam minyak jarak juga memiliki kandungan vitamin E, mineral, protein dan anti-bakterial. Kandugan tersebut berfungsi untuk melindungi metabolisme dan kesehatan tubuh serta memerangi bakteri dan virus jahat yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Kandungan trigliserida varian asam lemak di dalam minyak jarak juga berfungsi sebagai anti-bodi yang akan menyembuhkan luka. Kamu juga bisa gunakan minyak jarak ini untuk merawat rambut agar terkindungi dari sinar matahari yang membuat rambut kering dan kusut.

  1. Minyak Nabati Dari Bunga Sepatu

Bungan atau kembang sepatu adalah merupakan kemabng yang popular dan sering di gunakan untuk hiasan atau pajangan halaman rumah. Sebenarnya, bunga sepatu ini juga sudah banyak loh yang menggunakannya sebagai minyak untuk perawatan kecantikan. minyak bunga sepatu memiliki kandungan vitmin C yang baik untuk kamu gunakan pada rambutmu agar terlihat hitam segar bercahaya dan sehat. Kandungan dalam minyak sepatu dapat meningkatkan jumlah produksi kolagen pada rambut dan kandungan asam aminonya yang dapat menguatkan akar rambut.

Bahkan saat ini banyak sekali produk shampoo yang menggunakan bunga sepatu sebagai bahan campuran sampo untu rambut. kamu juga dapat menggunakan minyak bunga sepatu dan di campur minyak lain seperti kelapad dan perasan lemon sebagai masker rambut. dengan begitu kandungan dan manfaat yang ada pada minyak-minyak tersbut akan melindungi dan merawat rambut agar labih hitam tebal berkilau dan kuat.

  1. Minyak Wijen

Di dalam buah wijen mengandung unsur asam dan polyvitamin yang sangat bermanfaat untuk memutihkan gigi. Ini bisa menjadi solusi yang bagus bagi kamu yang memiliki maslaah gigi kuning dan berkarang. Kamu dapat menggunakan minyak wijen ini untuk merawat gigi kamu agar putih cuku dengan satu sendok makan untuk berkumur. Mikroba dan karang pada gigi akan terangkat oleh minyak wijen ini, sehingga gigi bersih dan putih.

Minyak wijen akan mengangkat karang dan bekteri yang tersangkut pada sela-sela gigi yang sulit terjangkau oleh sikat gigi. Gigi yang berkarang dan berlubang juga akan cepat mengalami regenerasi terutama pada gusi dan lidah yang kering dan akan membersihkan sela-sela pada bagian rongga mulut. Manfaat dalam minyak wijen tersebut tentu akan menjaga dan merawat penampilan pada gigi dan mulutmu sehingga membuatmu percaya diri untuk menampilkan senyummu.

  1. Tea Tree Oil

Minyak tea tree oil atau minyak the ini berasal dari bahan dasar the yang telah di olah dan di proses sehingga menghasilkan minyak the yang dapat di ambil manfaatnya sebagai bahan perawatan kecantikan. Di dalam minyak ini mengandung anti-radang yang akan menajag kulit dari perdangan akibat hidrasi atau kekeringan. Minyak yang satu ini merupakan minyak yang baik di gunakan bagi kamu yang mamiliki masalah jerawat dan komedo serta wajah yang berminyak.

Sebagai catatan, manfaat dari minyak ini hanya baik dan bagus di gunakan untuk merawat kulit dan waah atau anggota tubuh bagian luar saja. Minyak ini bukanlah minyak yang baik untuk di konsumsi. Sebab apabila minyak ini di konsumsi akan berdampak buruk pada tubuh, karena bisa jadi kandungan di dalam minyak ini akan menjadi racun yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Gunakan minyak ini pada bagian luar anggota tubuh seperti kulit dan wajah merupakan langkah yang baik dalam menggunakan minyak ini.

  1. Minyak Almond

Minyak almond adalah minyak yang berasal dari biji almond yang telah megalami proses pengekstraksian yang kemudian menghasilkan minyak. Kandungan di dalam minyak almond ini dapat memelihara keshatan kulit dan membentu regenerasi kulit yang tidak sehat atau mengalami kerusakan. Minyak ini juga sering di gunakan untuk perawatan pada kuku-kuku jari. Kuku-kuku yang di olesi minyak ini akan lebih sehat dan dan kuat serta lebih bersih mengkilap. Gunakan minyak almond ini sebagai lotion atau krim kulit dan kuku agar jesehatannya tetap terjaga dengan baik.

  1. Minyak Biji Rami

Jenis minyak biji rami merupakan minyak yang berbahan dasar biji rami yang telah mengalamai proses pengektraksian yang menghasilkan minyak. minyak biji rami ini, merupakan minyak yag sejak dulu sudah di gunakan dan di percaya sebagai obat yang dapat menyembuhkan segala penyakit. Khasiat dari minyak ini juga dapat di gunakan sebagai pendetoks tubuh. Kandungan asam lemak dan vitamin serta potassium membuat minyak biji rami ini baik untuk tubuh sebagai bahan konsumsi.

Kandungan yang ada di dalam minyal tersebut akan menjaga dan mengembalikan metabolisme tubuh yang tidak bekerja dengan optimal. Minyak bijij rame juga biasa di gunakan untuk orang yang tengah melakukan pola hidup diet. Kandungan asam lemak dalam minyak ini  bukanlah lemak yang berkalori tinggi atau dapat menimbulka kolesterol. Lemak yang terkandung dalam minyak ini merupakan minyak sehat yang baik untuk kesehatan tubuh dan tidak berdamapak kolesterol.

  1. Minya Zaitun

Minyak zaitun merupakan minyak yang sangat akrab oleh telinga kita dan di anggap sebagai minyak yang serbaguna. Julukan tersebut memanglah pas di tujukan pada minyak nabati yang satu ini. Masyarakat mesir kuno telah memanfaatkan pohon zaitu dan menjadikannya beragam manfaat. Seperti bahan pangan, bahan kesehatan, dan juga perawatan kecantikan. kandungan anti-oksidan pada minyak ini akan menjaga kesehatan tubuh, terutama pada hati dan lambung. Selain itu, kandungan lemak tak jenuh pada minyak ini akan dapat menurunkan tingkat kolesterol pada tubuh sehingga kesehata tubuh menajdi lebih baik dana man.

Minyak ini juga bisa di gunakan sebagai perawatn kulit dan wajah. Karena minyak zaitunkaya akan kandungan vitamin E yang dapat memberi asupan nutrisi pada kulit, rambut dan juga kuku. Ia juga akanmenjadikan kulit menjadi halus dan lembut karena sifatnya yang dapat melembapkan. Kamu dapat mengoleskan minyak ini pada kulit, wajah atau rambut dan menutupnya dengan kain atau handuk yang hangat sebelum tidur dan mambukanya ketika telah bangun. Di jamin kulitmu akan menjadi lebih halus dan lembut.

  1. Minyak Biji Bunga Matahari

Minyak ini barasal dari biji bunga matahari yang di ekstrak dan mengahsilkan minyak. Kandungan di dalam minyak ini berupa vitamin A, D dan E dapat melembapkan kulit dan meredakan gangguan kulit ekstrim serta dermatitis.  Dengan begitu kulit tidak akan mengalami dehidrasi yang mengakibatkan kekeringan akibat serangan radikal bebas. Selain itu, minyak ini juga dapat menjaga kesehatan dan dapat menyembuhkan kolesterol, kardiovaskular, memar, lecet, batuk dan penyakit asma.

  1. Minyak Castro

Minyak ini berasal dari tumbuhan ricinus communis yang tumbuh di daratan india. Bagi pengguna bahan perawatan pastinya tidak asing mendengar minyak yang satu ini. Minyak ini seringkali di gunakan untuk untuk merawat rambut serta alis dan bulu mata agar tebal dan kuat. Kandungan asam lemak dan fitokimia di dalam minyak ini akan membuat sirkulasi darah lancar dan merangsang system limfatik. Selain ini kandungan vitamin A, B, D dan Epada minyak ini dapat membantu merangsang produksi kolagen dan elastin pada wajah. Sehingga kulit wajah akan halus dan tidak mengalami dehidrasi.

  1. Minyak Biji Mawar

Minyak biji mawar berasa dari bahan biji mawar dengan jenis Rosa Canina yang tumbuh pada daratan chili. Jenis minyak ini memiliki kandungan asam lemak, asam linolea, asam linonelat dan juga vitamin A dan E yang baik untuk perawatan kulit. Manfaat dari minyak ini dapat mengurangi dan membantu regenerasi luka pada kulit. Selain itu, minyak ini juga di gunakan untuk menghaluskan garis-garis dan keriput di wajah sehingga tidak cepat mengalami penuaan. Sifatnya yag melembapkan juga dapat menjaga kulit agar tidak mengalami hidrasi dan kekeringan.

  1. Minyak Avokad

Minyak ini berasal dari buah alpukat yang telah di ektrak dan di ambil minyakya. Jenis minyak ini juga terkenal akan kandungan nutrisinya yang tinggi dengan emolien lecithin, asam lemak, vitamin A, B1, B2, dan D. dengan menggunakan minyak ini amaka elastisitas pada kulit akan lembut dan menjaga kulit ahar tidak kering dan tidak pecah-pecah. Minyak ini juga dapat di gunakan untuk untuk pijat yang akan membuat kulit menjadi lembut dan tenang dan menghindari residu kulit berminyak. Selain itu, minyak ini juga akan menenangkan peradangan kulit dan mencegah penuaan dini serta merangsang pertumbuhan rambut.

  1. Minyak Macamedia

Macademia adalah sejenis biji-bijian kacang yang memiliki manfaat untu kecantikan yang berfungsi untuk aging untuk mencegah terjadinya menopause. Kandungan asam lemak dan asam palmitoleat sangat baik untuk melembapkan dan membantu restrukturisasi kulit. Minyak ini akan bagus di gunakan bagi kamu yang hidup di tempat denga udara yang dingin atau sering melakukan aktivitas di luar ruangan yang rawan terkena polusi udara yang akan mengakibatkan pelapukan pada kulit. Kandungan anti-inflamasi pada minyak ini akan mencegah terjadinya hal-hal tersebut dan membuat kulit halus dan sehat. Ia juga memilik manfaat yang baik untuk rambut, seperti mencegah rambut rontok, membuat halus dan lemas sehingga rambut mudah di atur.

Minyak nabati merupakan salah satu jeni minyak yang cenderung multifungsi tau serba guna. Jadi minyak ini dapat kamu aplikasikan pada setaiap aktivitas yang kamu lakukan. meskipun terkenal sebagai minyak yang di gunakan untuk mengolah bahan makanan, namun ada juga manfaat dan fungsi lain yang dapat di gunakan dari minyak nabati. Di antaranya adlah menjaga kesehatan, dan perawatan kecantikan, baik kulit, wajah atau bahkan rambut. minyak nabati juga tergolong minyak dengan harga yang bersahabat dan tidak sulit untuk di dapatkan. Kamu dapat membelinya di took-toko kecantikan atau took-toko online pun sudah banyak yang menyediakannya. Dengan menggunakan minyak nabati maka tidak hanya perawatan kecantikan yang akan kamu dapatkan, namun juga kesehatn anggota tubuh baik luar maupun dalam. Bagaimana? Sangat bermanfaat sekali bukan? Kamu bisa mencobanya mulai sekarang.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai jenis minyak nabat yang bermanfaat untuk perawatan kecantikan. Minyak nabati adalah minyak yang di olah dari tumuhan, buah, dan biji-bijian alami yang tentunya baik untuk kulit dan wajah serta rambut kamu. Dengan menggunakan minyak nabati sebagai bahan merawat kecantikan maka kamu juga akan mendapatkan kecantikan secara alami.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

Sumber :

  • Femina
  • Wolipop.detik
Risiko Komplikasi Akibat Penyakit Glaukoma

Risiko Komplikasi Akibat Penyakit Glaukoma

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mendengar istilah pencuri penglihatan? Pada dasarnya, pencuri penglihatan bukanlah sesorang yang mencuri penglihatan. Hal ini melainkan sebuah kondisi di mana fungsi penglihatan yang hilang baik secara tiba-tiba ataupun dengan gejala-gejala yang muncul. Dalam dunia medis sendiiri, kondisi berupa pencuri pengihatan ini di kenal dengan istilah penyakit glaukoma. Penyakit glaukoma memang di kenal sebagai sebuah kondisi medis yang dapat menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan. Namun beberapa komplikasi lain dapat terjadi akibat penyakit glaukoma.

Pada dasarnya, mata merupakan salah satu bagian dari organ tubuh yang termasuk salah satu dari panca indra. Artinya, mata ini memiliki fungsi den peran penting dalam setiap mekanisme organisasi angota tubuh. Sebagai alat penglihatan, kondisi kesehatan mata sangat menentukan kualitas hidup yang akan di jalani. Sebab kondisi kesehatan mata akan sangat mempengaruhi terhadap kualitas hidup dan segala aktivitas yang akan di lakukan. Kondisi mata yang sehat akan membuat aktvitas yang di lakukan menajdi lebih mudah. Sedangkan kondisi mata yang buruk tentu akan menyebabkan aktivitas menjadi terhambat.

Umumnya, penyakit glaukoma sendiri dapat terjadi pada siapa saja dengan berbagai kalangan usia. Namun seseorang yang memasuki usia lanjut memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini. Sebuah penelitian yang telah di lakukan oleh Universitas tiongkok di hongkong dan tiga rumah sakit pada tahun 2005 hingga 2009. Dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa 67% dari pasien glaukoma tidak bisa melihat rute bis, 65% kesulitan  menaiki tangga, 53% menjadi temperament. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO) meyebutkan bahwa di tahun 2020 pasien penderita glaukoma bahkan sudah mencapai angka 23 juta orang.

Kondisi mata mata yang mengalami penyakit glaukoma, umumnya akan mengalami beberbagai gejala-gejala yang muncul akibat kondisi tersebut. Namun tidak jarang terjadi di mana mata yang mengalami penyakit glaukoma ini tidak menimbulkan gejala-gejala signifikan. Akibatnya, sering kali tidak di sadari bahwa kondisi mata telah terserang penyakit glaukoma. Selain menyebabkan penurunan kualitas penglihatan, glaukoma juga dapat menyebabkan gejal lainya. berikut Kawan Mama telah merangkum beberaoa informasi mengenai risiko komplikasi akibat penyakit glaukoma. Berikut adalah penjelasanya.

Mengenal Kondisi Penyakit Glaukoma

Risiko Komplikasi Akibat Penyakit Glaukoma

Umumnya penyakit glaukoma merupakan salah satu kondisi yang cenderung cukup asing di kalangan masayarakat pada umumnya. Namun perlu di ketahui bahwa penyakit glaukoma ini akan menyebabkan penurunan pada fungsi dan kualitas penglihatan. Selain itu,  penyakit ini dapat menyebabkan terjadinya fungsi penglihatan yang hilang secara permanen. Bahkan penyakit glaukoma ini merupakan penyebab kebutaan nomer 2 terbesar di dunia setelah penyakit katarak.

Penyakit glaukoma yang menyerang mata ini pada dasarnya merupakan kondisi di mana adanya kerusakan pada jaringan penglihatan. Kerusakan ini pada dasarnya di alami oleh saraf optik yang mengalami peradangan. Berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya kondisi ini. Namun umumnya kondisi ini sering kali di sebabkan oleh adanya peningkatan tekanan yang di alami oleh saraf optik. Saraf optik ini memiliki fungsi penting dalam berlangsungnya proses penglihatan.

Dalam proses penglihatan sendiri, umumnya berupa adanya cahaya objek yang masuk ke mata. Cahaya objek tersebut akan di tangkap oleh lensa mata dan masuk pada kornea mata. Kornea mata ini akan membiaskan cahaya objek tersebut menjadi informasi visual pada retina mata. Kemudian, informasi visual tersebut akan di rubah menjadi sinyal listrik yang akan di kirimkan menuju ke otak. Dan di sinilah peran saraf optik untuk menghantarkan sinyal listrik tersbut menuju otak. Setelah sampai ke otak, sinyal listrik ini akan di olah dan di interpretasikan menjadi gambar yeng dapat di lihat dengan jelas.

Ketika saraf optik ini mengalami gangguan atau kerusakan, maka tentunya hal ini akan mempengaruhi fungsi dari system penglihatan itu sendiri. Kerusakan yang di alami oleh saraf optik ini umumnya di sebabkan oleh adanya peningkatan tekanan yang berlebihan. Kondisi ini tidak serta merta terjadi begitu saja, melainkan ada beberapa faktor yang menyebabkannya. Pada kondisi ini umumnya di sebabkan oleh adanya penumpukan cairan mata (aqueous humor) di mata.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Glaukoma

Menurut laman Glaucoma Research Foundation, umumnya dalam kondisi normal, mata akan mengalami tekanan dengan kisaran antara 10-12 mmHg. Tekanan pada mata tersebut dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah tergantung dengan kondisi kesehatan tubuh dan faktor lainya. Ketika tekana  pada mata ini mengalami penurunan hingga lebih rendah dari tekanan biasa, maka akan membuat struktur mata menjadi lebih lembek. Sebaliknya, jika tekanan pada bola mata ini mengalami peningkatan hingga lebih dari ukuran normal, maka akan struktur mata menjadi lebih keras.

Peningkatan tekanan pada mata yang berlebihan inilah yeng menyebabkan terjadinya kerusakan pada sara optik. Hal ini di biasanya di pengaruhi oleh adanya penumpukkan cairan mata. Setiap mata pada dasarnya akan memproduksi cairan mata atau aqueous humor sebagai nutrisi untuk mata. Namun peningkatanb produktivitas ini akan menyebabkan cairan tidak dapat di serap dengan baik. Hal ini membuat cairan tersebut akan menumpuk dan bisa bercampur dengan zat sisa pada mata dan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada mata.

Umumnya, kondisi ini hanya di alami oleh satu mata saja di mana mata yang satunya masih berfungsi normal. Di tahap awal sendiri, umumnya akan terjadi kondisi di mana penglihatan tepi atau peripheral ini akan menjadi buram dan bahkan hilang. Setelah itu, penglihatan sentral dan fikus mata akan mengalami penurunan hingga terjadi kondisi di mana hilangnya fungsi penglihatan secara permanen. Hal ini membuat penyakit glaukoma merupakan salah satu kondisi kesehatan yang perlu di waspadai.

Komplikasi Akibat Penyakit Glaukoma

Penyakit glaukoma pada dasarnya seringkali hadir tanpa adanya gejala signifikan. Hal ini seringkali menyebabkan kondisi di mana penyakit glaukoma di sadari atau di ketahui ketika sudah memasuki tahap yang lebih serius. Meski demikian, beberapa kondisi di ketahui merupakan beberapa gejala akibat kondisi ini. Seperti mata memerah, nyeri, sakit kepala, adanya bayangan seperti lingkaran pada sekeliling cahaya objek, mual, pengihatan berkabut dan menyempit.

Gejala-gejala tersebut tentunya akan menganggu fungsi dan kinerja dari system penglihatan, serta membuat rasa tidak nyaman pada panderitanya. Selain itu, penyakit glaukoma sendiri ternyata juga dapat berkembang dan menyebabkan beberapa kondisi komplikasi pada penderitanya. Berikut adalah beberapa jenis komplikasi akibat penyakit glaukoma.

  1. Kebutaan

Jenis komplikasi yang satu ini pada dasarnya merupakan jenis komplikasi yang p[aling di tajutkan oleh penderita penyakit glaukoma. Kondisi mata yang mengalami kebutaan sendiri cenderung sering terjadi akibat penyakit glaukoma. Kebutaan dapat terjadi akibat adanya kondisi glaukoma yang menyerang sel-sel ganglion retina yang memiliki peran penting dalam proses penglihatan. Kerusakan pada sel ganglion inilah yang akan mempengaruhi penglihatan tepi berkembang secara perlahan atau lebih cepat.

Komplikasi berupa kebutaan sendiri pada dasarnya dapat terjadi tergantung dengan kondisi sel yang terkena penyakit glaukoma. Pada tahap awal, saraf optik yang mengalami kerusakan, serta penurunan pada kemampuan penglihatan masih dapat di atasi dengan menggunakan obat-obatan atau terapi tertentu. Namun apabila kondisi ini di temukan dalam tahap yang parah, maka risiko akan kebutaan semakin besar. Bahkan di katakana bahwa kebutaan akibat glaukoma tidak dapat di sembuhkan dengan obat atau metode terapi apapun.

  1. Hipotoni

Hipotoni pada dasarnya merupaka kondisi di mana tekanan mata yang menajdi terlalu rendah. Biasanya kondisi ini merupakan risiko komplikasi akibat operasu glaukoma yang tidak sempurna. Kondisi tekanan mata yang berubah terlalu rendah ini umumnya di sebabkan oleh adanya pembuangan cairan mata yang berlebihan, atau adanya luka operasi yang tidak di sadari atau tidak di atasi dengan baik. Hipotoni pada mata perlu segera di koreksi, sebab kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya penumpukkan cairan pada kornea, katarak, pendarahan hingg kebutaan.

  1. Hifema

Hifema sendiri pada dasarnya meruapakan kondisi komplikasi yang juga di sebabkan akibat penganan operasi glaukoma. Kondisi ini berupa adanya darah yang menumpuk pada bagian depan mata. Lebih tepatnya ia terletak di antara iris dan kornea mata di mana kondisi ini akan terjadi 2-3 hari pasca operasi glaukoma. Umumnya, hifema terjadi akibat trauma saat operasi yang membuat luka atau robekan pada iris mata. Apabila darah yang menumpuk tersebut banyak, maka dokter akan melakukan ooperasi untuk mengeluarkan tumpukkan darah tersebut.

  1. Pendarahan Suprakoroid

Pendarahan suprakoroid pada dasarnya merupakan jenis komplikasi yang cenderung langka terjadi. Namun kondisi ini sendiri berpotensi dapat terjadi akibat prosedur operasi glaukoma. Kondisi ini pada dasarnya terjadi ketika pembuluh darah pada mata mengisi bilik atau celah yang ada di dekat bagian putih mata (sklera). Umumnya, pendarahan tersebut dapat di tangani dengan pengobatan steroid atau operasi pembedahan sklera mata. Namun kondisi ini juga dapat berkembang hingga menyebabkan terjadinya kondisi kebutaan permanen.

Pada dasarnya, penyakit glaukoma merupakan kondisi di mana adanya peningkatan yang menyebabkan kerukan pada saraf optik mata. Peningkatan tekanan ini pada dasarnya terjadi akibat adanya peningkatan produkstivitas cairan mata atau aqueous humor yang berlebihan. Produktivitas cairan aqueous humor yang berlebihan ini akan menyebabkan cairan tersebut menumpuk dan menyebabkan peningkatan tekanan yang menyebabakan kerusakan pada saraf optik. Umumnya, kondisi ini muncul tanpa menimbulkan gejala-gejala isgnifiakn. Hal ini membuat kondisi ini seringklai tidak di sadari oleh penderitanya.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai jenis komplikasi akibat penyakit glaukoma. Gejala-gejala penyakit glaukoma perlu untuk di sadari lebih cepat untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih parah. Sebab penanganan yang terlambat seringkali menyebabkan kondisi ini menjadi lebih parah. Selain itu, penyakit glaukoma ini juga memiliki risiko dpat menyebabkan terjadinya beberapa kondisi komplikasi. Bahkan penyakit glaukoma yang lebih parah dapat menyebabkan terjadinya kebutaan secara permanen.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Hellosehat