Pantangan Bagi Penderita Rabun Jauh

Pantangan Bagi Penderita Rabun Jauh

Hallo Kawan Mama, Kondisi mata yang normal dan sehat tentunya akan sangat membantu kita dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun sudah bukan rahasia lagi bahwa mata memang salah satu bagian dari organ tubuh yang rentan mengalami masalah kesehatan. Rabun jauh adalah salah satu kondisi masalah kesehatan yang umum terjadi di mana banyak orang yang mengalaminya. Kondisi akan membuat penglihatan penderitanya menjadi terganggu dan kesulitan melihat objek yang letaknya jauh. Namun tahukah kamu bahwa beberapa hal ternyata menjadi sebuah pantangan bagi penderita rabun jauh.

Pada dasarnya, mata merupakan bagian dari organ tubuh yang memiliki peran penting sebagai alat penglihatan. Hal ini tentunya akan membantu dan mempermudah pemiliknya untuk mengenali suatu objek di sekitarnya dan akan mempermudah melakukan berbagai aktivitas. Selain itu, mata sendiri pada umumnya merupakan salah satu bagian tubuh yang bekerja keras di sepanjang harinya. Hal ini menjadikan mata rentan mengalami masalah kesehatan termasuk kondisi rabun jauh.

Rabun jauh sendiri adalah masalah kesehatan yang umum terjadi damn dapat di alami semua orang. Namun kondisi ini lebih sering dan rentan terjadi pada usia anak-anak dan dewasa. Menurut liputan6, menyebutkan bahwa kasus penderita rabun jauh dari waktu ke waktu kian bertambah. Sampai saat ini sudah tercatat 200 juta orang yang telah menderita rabun jauh dan akan semakin bertambah. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa pada tahun 2050 nanti, angka penderita rabun jauh kian meningkat hingga mencapai angka 500 juta pasien

Kondisi tersebut tentunya merupakan fenomena yang sangat menghawatirkan yang juga akan membuat kualitas dan produktivitas hidup penderitanya menurun. Sama halnya dengan beberapa masalah kesehatan lainya, kondisi rabun jauh juga memiliki beberapa hal yang menjadi pantangan untuk di lakukan. Karena beberapa hal tersebut dapat memperburuk kondisi kesehatan mata, hingga memicu masalah kesehatan lainya. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai beberapa pantangan bagi penderita rabun jauh. Simak penjelasnnya sebagai berikut.

Pengertian Rabun Jauh

Pantangan Bagi Penderita Rabun Jauh

Kondisi mata yang mengalami rabun jauh atau juga lebih akrab dengan sebutan mata minus dalam dunia medis sendiri di kenal dengan istilah miopi. Sudah bukan hal yang mengagetkan lagi jika seseorang mengalami kondisi mata minus. Sebab hal ini memang sudah umum terjadi dan di alami oleh siapa saja dan di mana saja. Kondisi ini akan membuat penderitanya akan kesulitan untuk melihat objek yang letaknya jauh.

Jika pada umumnya mata yang mengalami rabun dekat atau presbiopi akan kesulitan melihat objek yang letaknya dekat, maka kondisi mata minus adalah kebalikannya. Pada objek yang leaknya dekat, penderita mata minus masih dapat melihatnya dengan jelas. Namun ketika melihat objek yang letaknya jauh, maka penglihatan akan tidak normal di mana objek terlihat buram atau kabur. Mata minus sendiri umumnya merupakan kondisi di mana fungsi penglihatan, yakni pada kornea atau retina mata mengalami gangguan.

Pada dasarnya, proses penglihatan sendiri terjadi di mana cahaya akan memantulkan bayangan objek yang kemudiana akan di tangkap dan masuk ke mata. Bayangan objek yang masuk ke mata akan melewati lensa dan kornea mata untuk kemudian sampai pada retina. Retina ini akan berfungsi untuk mengubah bayangan objek tersebut menjadi sebuah informasi visual yang kemudiana akan di rubah manjadi sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut kemudian akan di kirimkan oleh saraf optik menuju ke otak.

Otak yang telah menerima sinyal listrik tersebut kemudian akan merubah dan menginterpetasikan menjadi sebuah gambaran objek. Rabun jauh adalah kondisi di mana kornea mata atau bola mata yang memiliki bentuk terlalu panjang atau terlalu melengkung. Kondisi ini akan mengakibatkan bayangan objek yang masuk ke mata tidak akan jatuh tepat pada retina. Artinya, bayangan objek tidak akan sampai pada retina dengan sepenuhnya. Akibatnya, otak akan kekurangan informasi sehingga membuat objek yang terlihat menjadi nampak buram atau kabur.

Pantangan Bagi Penderita Rabun Jauh

Umumnya, kondisi mata yang mengalami rabun jauh atau miopi ini di sebabkan oleh adanya riwayat genetik atau keturunan. Sebagaimana di lansir dari laman Mayoclinic, menyebutkan bahwa beberapa faktor dapat menyebabkan seseorang mengalami kondisi mata minus. Seperti faktor keturunan, mata yang kekurangan nitrisi dan vitamin, pertambahan usia, lingkungan dan gaya hidup yang buruk, serta pemakaian lensa atau kaca mata yang tidak sesuai. Beberapa faktor tersebut di anggap sebagai hal yang sering menyebabkan terjadinya kondisi mata minus.

Kasus rabun jauh ini sendiri dari waktu ke waktu setiap tahunnya kian bertambah di seluruh dunia. Bahkan Brian holden institute, memperkirakan bawha hampir setengah dari populasi di dunia akan mengalami kondisi mata minus pada tahun 2050 nanti. Hal ini tidak terllepas dari era digital yang membuat mata semakin banyak berinteraksin dengan alat-alat elektronik seperti layar hp atau computer dan sejenisnya. Hal ini membuat kinerja mata semakin bertambah dan kurangnya aktivitas di luar ruangan.

Sama halnya dengan kondisi masalah kesehatan lainya, penderita mata minus atau rabun jauh pada dasarnya memiliki beberapa hal yang menjadi pantangan untuk di lakukan. Sebab beberapa hal cenderung dapat menyebabkan kondisi rabun jauh menjadi labih parah. Bahkan kondisi rabun jauh yang serius dapat menyebabkan terjadinya komplikasi akibat melanggar atau melakukan patangan yang tidak boleh di lakukan. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi pantangan bagi penderita rabun jauh.

  1. Melahirkan Normal

Pada dasarnya, orang yang memiiki riwayat atau kondisi mata minus boleh saja melahirkan dengan prosedur normal seperti pada umumnya. Namun bagi seseorang yang memiliki kondisi rabun jauh dengan tingkat keparahan di atas lima di anjurkan untuk tidak melahirkan dengan prosedur normal. Sebab hal ini akan membahayakan kondisi sang ibu yang dapat mengalami komplikasi akibat persalinan normal dalam kondisi rabun jauh yang parah.

Oleh karena itu, seorang wanita yang memiliki riwayat atau kondisi rabun jauh yang parah hingga di atas angka lima di anjurkan untuk tidak melakukan persalinan normal. Karenanya, pastikan untuk mulai merencanakan proses persalinan sematang mungkin dengan menggunakan prosedur operasi atau bedah sesar. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi akibat persalinan normal.

  1. Mengejan Ketika Buang Air Besar

Masalah gangguan pencernaan juga meruakan kondisi kesehatan yang umum terjadi di mana semua orang pernah mengalaminya. Namun sesorang penderita mata minus yang cenderung tinggi baiknya tidak melakukan mengejan atau menekan terlalu keras. Selain itu, hal ini juga berlaku bagi seseroang yang mengalami konstipasi juga tidak di sarankan untuk menekan terlalu keras ketika sedang buang air besar.

Sebab dengan mengejan atau menekan tenaga terlalu keras dapat meyebabkan komplikasi pada mata. Tekanan yang terlalu keras tersebut juga akan berdampak pada saraf dan otot mata di mana kondisi itu dapat merusak atau bahkan merobek retina. Untuk itu, perlu untuk segera di atasi apabila terjadi gangguan pencernaan yang membuat sulitnya buang air besar. Hal ini akan membuat aktivitas bbuang air besar menjadi lebih nyaman dan aman dari komplikasi.

  1. Batuk Dan Bersin Dengan Keras

Flu pada dasarnya juga merupakan kondisi masalah kesehatan yang umum terjadi di man kondisi ini akan membuat tubuh seringkai batuk ataupun bersin. Selain ketika mengejan saat buang air besar, batuk dan bersin adalah salah satu aktivitas yang membutuhkan tenaga dan tekanan yang cukup besar. Pada kondisi ini, bagi pederita mata minus atau rabun jauh untuk berhati-hati dan tidak menekan ketika hendak batuk ataupun bersin.

Sama halnya dengan buang air besar, batuk dan bersin tentunya membutuhkan tenaga ekstra yang cukup besar. Ketika ini terjadi otot di seluruh tubuh akan mengelurakan tenaga yang besar di mana otot mata juga akan mengejan dan tegang sehingga dapat menekan saraf dan juga bola mata. Kondisi ini berisiko menyebabkan jaringan mata hingga kornea atau retina mengalami perobekan. Ablasi retina adalah salah satu kondisi yang dapat terjadi akibat tekanan kuat pada retina mata akibat tekanan besar pada otot mata.

Pada dasarnya rabun jauh atau mataminus yang di alami semua orang memiliki risiko komplikasi yang bisa saja terjadi. Tentunya hal ini dapat di sebabkan oleh beberapa faktor seperti beberaoa hal di atas. Beberapa hal di atas menjadi pantangan yang sebaiknya di hindari, karena dapat menyebabkan terjadinya komplikasi dan jenis gangguan penglihatan lainya yang lebih parah. Sebab tekanan tenaga yang terlalu keras tersebut dapat menyebabkan retina terlalu tertekan hingga akihirnya mengalami perobekan. Oleh karane itu, seorang penderita mata minus tidak di anjurkan untuk melakukan aktivitas yang cenderung mengeluarkan tenaga ekstra hingga mengakibatkan tekanan berlebih pada bola mata.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa panatangan yang di larang bagi penderita rabun jauh. Pada dasrnya, mata merupakan bagian oragan tubuh yang memiliki karakter yang sensitive dan rentan akan risiko masalah kesehatan. Kondisi mata yang mengalami rabun jauh cenderung lebih sensitive dan memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi akan adanya masalah kesehatan hingga terjadinya komplikasi.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Halodoc
  • Halosehat
Daftar Makanan Pencegah Rabun Jauh

Daftar Makanan Pencegah Rabun Jauh

Hallo Kawan Mama, Di era yang serba digital dan modern ini sebagian besar dari aktivitas yang kita lakukan mengharuskan kita untuk mengggunakan barang eletronik seperti gadget ataupun computer. Tanpa di sadari, hal tersebut membuat kita beriteraksi dengan alat-alat tersebut semaiki banyak. Alhasil hal kondisi tersebut banyak menyebabkan seseorang mengalami gangguan penglihatan. Salah satu gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kondisi tersebut. Namun tahukah kamu bahwa beberapa jenis makanan ternyata mampu menjadi pencegah terjadinya kondisi rabun jauh.

Pada dasarnya rabun jauh adalah sebuah gangguan penglihatan yang sudah umum terjadi dan di alami oleh kabanyakan orang di dunia. Kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan melihat dengan baik, terutama pada objek yang letaknya jauh. Namun di sisi lain, mata masih melihat dengan baik pada objek yang letaknya dekat. Meskipun demikian, tentunya mata yang mengalami kondisi rabun jauh tentunya akan sangat menganggu terutama ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

Mata pada dasarnya merupakan salah satu bagian dari anggota tubuh yang memiliki peran dan fungsi yang tidak tergantikan. Sebagai alat penglihatan tentunya kondisi kesehatan mata perlu di jaga dengan sebaik-baiknya. Namun mata sendiri pada dasarnya memiliki karakter yang cenderung sangat sensitive dan rentan akan masalah kesehatan. Rabun jauh adalah salah satu kondisi gangguan penglihatan yang umum terjadi. Untuk faktor penyebabnya sendiri di ketahui adalah faktor genetik atau keturunan yang menajdi pemicu utamanya.

Meskipun demikian, kondisi tersebut juga dapat di sebabkan oleh mata uang kekurangan akan nutrisi. Nutrisi memang merupakan hal yang penting dalam metabolisme serta kondisi dan kinerja dari oragn tubuh termasuk mata. Ketika tubuh keurangan akan nutrisi maka tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan dan kinerja dari organ tubuh yang menjadi rentan mengalami masalah kesehatan.kondisi mata yang keurangan akan nutrisi juga dapat memicu terjadinya rabun jauh. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai daftar makanan pencegah rabun jauh. Berikut adalah penjelasannya.

Kondisi Rabun Jauh

Daftar Makanan Pencegah Rabun Jauh

Rabun jauh atau juga lebih sering di kenal mata minus atau juga dalam dunia medis sendiri di kenal dengan istilah miopi. Kondisi ini merupakan keadaan di mana mata tidak mampu bekerja dengan baik ketika melihat pada objek yang letaknya jauh. Berbeda dengan kondisi rabun dekat (hipermetropi) dan rabun senja (presbiopi) yang membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan baik pada objek yang letaknya delat, mak rabun jauh adalah kondisi sebaliknya. Penderita rabun jauh akan mengalami kondisi di mana penglihatannya menajdi tidak jelas atau kabur  ketika melihat objek yang letaknya jauh atau yang memiliki ukuran kecil.

Kondisi mata yang mengalami rabun jauh atau mata minus umumnya berupa keadaa retina yang tidak menerima bayangan objek dengan sepenuhnya. Proses terjadinya penglihatan sendiri di mana adanya bayangan objek yang berasal dari pantulan cahaya yang kemudian masuk ke mata. bayangan objek tersebut akan melewati lensa dan kornea mata untuk kemudian samapai pada retina. Retina ini akan bertugas untuk mengubah bayangan objek tersebut menjadi sebuah gambaran visual yang nantinya akan dikirim ke otak. Sebelum di kirim ke otak, infomasi visual tersebut akan melalui macula dan kemudian di rubah menjadi sinyal listrik dan di teruskan ke otak oleh saraf optik. Setelah samapai di otak sinyal listrik tersebut akan di olah dan di interpretasikan menjadi gambaran objek yang terlihat. Rabun jauh atau mata minus berupa kondisi di mana kornea atau bola mata yang mengalami gangguan (biasanya akibat struktur bola mata yang terlalu panjang) yang membuat bayangan objek tidak jatuh tepat pada retina.

Bayangan objek yang tidak jatuh tepat pada retina akan mengakibatkan kondisi di mana mata tidak mampu melihat objek yang letaknya dekat. Ketika melihat objek yang letaknya jauh maka penglihatan pada objek akan menjadi buram atau kabur. Menurut mayoclinic, faktor genetik atau keturunan, kekurangan nutrisi dan vitamin hingga pertabahan suaia dan lingkungan atau kebiasaan yang buruk dapat memicu terjadinya kondisi rabun jauh.

Jenis Makanan Pencegah Rabun Jauh

Pada dasarnya setiap bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan menentukan kondisi kesehatan pada stiap oragn tubuh kita baik luar dan dalam termsuk juga mata. Sebab kandungan di dalam bahan makanan yang kita konsumsi akan di oleh sebagai sumber energy dan nutrisi agar dapat melakukan tugasnya. Jenis bahan makanan yang mengandung nutrisi baik tentunya akan membuat kondisi kesehatan tubuh menjadi baik, termasuk fungsi penglihatan.

Dalam menangani kondisi rabun jauh sendiri, umumnya dapat di lakukan dengan berbagai metode, seperti halnya dengan prosedur operasi atau bedah reraksi. Namun beberapa bahan makanan di yakni memiliki kandungan baik yang dapat di gunakan sebagai pencegah rabun jauh. Sebab di dalam makanan tersebut terdapat kandungan baik yang di butuhkan oleh mata. berikut adalah beberapa jenis bahan makanan yang memiliki manfaat sebagai pencegah rabun jauh.

  1. Wortel

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa wortel merupakan jenis bahan makanan yeng memiliki manfaat baik bagi kesehatan mata. Sebab di dalam wortel terdapat tinggi kandungan nutrisi berupa vitamin A yang akan mennjaga kesehatan mata. Selain itu, wortel juga akan membuat mata tetap cerah, segar dan juga kemampuan melihat yang menajdi jernih. Dengan begitu, mengkonsumsi wortel akan baik untuk mata dan mencegah terjadinya mata minus.

  1. Sayuran Hijau

Salah satu jenis makanan yang pasti menyehatkan untuk tubuh adalah sayuran hijau. Selain baik untuk menjaga kesehata tubuh sayuran hijau juga memiliki manfaat baik untuk kesehatan mata. Sebab di dalam sayuran hijau terdapat kandungan lutein dan juga ziaxanthin. Kedua kandungan tersebut sangat di butuhkan oleh mata dan memiliki peran besar untuk mencegah mata mengalami gangguan penglihatan seperti katarak dan juga rabbun jauh atau mata minus.

  1. Kacang Almond

Umumnya, kacang almond merupakan jenis bahan makanan yang sering kali di gunakan untul perawatan kulit. Namun ternyata, kacang almond ini juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mata. Tingginya kandungan vitamin E di dalam kacang almond akan membuat kesehatan mata terjaga dan mencegah gangguan pada retina. Oleh karena itu, kacang almond menjadi salah satu piliha baik untuk melindungi mata dan mencegah terjadinya rabun jauh.

  1. Tomat Dan Blewah

Tomat dan blewah pada dasarnya merupakan bahan makanan yang dpat di golongkan sebagi bagiandari buah-buahan atau juga sayur-sayuran. Sama halnya dengan wortel, tomat ataupun blewah juga memiliki kandungan vitamin  A yang dapat mecegah serta mengurangi gejala mata minus pada penderita rabun jauh. Sebab selain vitamin A, di dalam tomat dan blewah juga terdapat kandungan karotinoid dan juga karoten yang baik untuk kesehatan mata.

  1. Alpukat

Alpukat adalah salah satu bahan makanan faforit yang umumnya di gunakan sebagai bahan minuman jus karena rasanya yang khas dan nikmat. Namun tahukah kamu bahwa alpukat ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan mata. Selain terdapat kandungan lutein, buah alpukat juga dapat membantu penyerapan nutrisi alpha karoten dan beta karoten yang akan membantu pembentukan vitamin A. jadi dengan mengkonsumsi alpukat, selain rasanya yang nikmat, kesehatan mata juga akan terjaga dengan baik.

  1. Jeruk Dan Sitrus

Umumnya jeruk dan sitrus lebih di gunakan sebagai makanan yang mampu membantu menyembuhkan sariawan ataupun radang. Namun ternyata, selain manfaat tersebut jeruk juga bermanfaat bagi kesehatan mata. Sebab di dalam jeruk dan sitrus sendiri terdapat kandungan vitamin C yang akan berfungsi untuk meingkatkan kesehatan jaringan mata dan membuat kesehatan mata menjadi terjaga. Kandungan

  1. Telur

Pada dasarnya telur merupakan salah satu jenis bahan makanan yang memiliki sejuta manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya pada sayuran hijau saja. untuk mata sendiri, di daam telur juga terdapat lutein dan juga zeaxanthin yang sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan mata. Dengan adanya kandungan lutein dan zaixanthin, maka telut menjadi salah satu rekomendasi jenis makanan yang baik untuk mencegah terjadinya rabun jauh, serta jenis gangguan penglihatan lainya.

  1. Ikan Laut

Umumnya ikan laut terkenala akan kandungan omega 3 yang tinggi yang untuk kesehatan tubuh dan otak. Namun beberapa jenis ikan laut ternyata juga baik di kondusmi dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mata. Beberapa jenis ikan laut seperti salmon, makarel dan tuna pada dasarnya tinggi akan kandungan DHA di dalamnya. DHA merupakan bagian dari asam lemak yang baik bagi kesehatan reina. Dengan mengkonsums jenis makan ini maka kesehatan mata akan terjaga dengan baik dan terhindari dari rabun jauh.

  1. Daging Sapi

Bagi kamu yang merupakan penggemar daging sapi tentu akan semakin menykainya ketika tahu bahwa daging sapi memiliki manfaat baik bagi kesehatan mata. Sebab di dalam daging sapi sendiri terdapat kandungan zinc yang tinggi serta kandungan nutrisi baik lainya. Selain dapat mencegah dan membantu memulihkan mata dari rabun jauh, daging sapi juga dapat mencegah terajdinya degenerasi macula.

Pada dasarnya, rabun jauh atau mata minus merupakan salah satu gangguan yang membuat penglihatan. Penglihatan akan menjadi buram dan kabur ketik melihat objek yang letaknya jauh. Kondisi ini berupa bola mata atau kornea mata yang memiliki bentuk terlalu panjang. Akibatnya bayangan objek yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina. Meskipun faktor genetikal atau keturunan di anggap sebagai faktor penyebab utamanya. Namun kondisi mata yang kekurangan akan nutrisi juga data menyebabkan seeorang mengalami kondisi rabun senja.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa daftar makanan pencegah kondisi mata minus. Setiap bahan makanan pada dasarnya akan mempengaruhi setiap kondisi kesehatah dari organ tubuh. Beberapa jenis bahan makanan di atas memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan mata dan juga dapat mencegah terjadinya gangguan penglihatan seperti rabun jauh dan jenis lainya. Karenanya pemilihan bahan makanan yang baik tentunya akan membantu menjaga kesehatan mata kita.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Idntimes
  • Klikdokter
Kebiasaan Buruk Penyebab Terjadinya Rabun Jauh

Kebiasaan Buruk Penyebab Terjadinya Rabun Jauh

Hallo Kawan Mama, Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa mata merupakan salah satu bagian dari organ atau anggota tubuh yang memiliki fungsi dan peran yang sanagt penting. Meskipun memiliki peran yang sangat penting, namun mata juga memiliki karakter yang sangat sensiitif sehingga mudah terganggu atau mengalami masalah kesehatan. Rabun jauh adalah salah satu kondisi masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan yang umum terjadi. Bahkan di katakana bahwa beberapa kebiasaan buruk dapat menajdi penyebab terjadinya kondisi rabun jauh.

Mata sendiri juga merupakan salah satu bagian dari 5 panca indra yang di miliki oleh manusia. Artinya mata mempunyai posisi penting sebagai alat untuk membantu melihat objek yang ada di sekitar. Meski demikian, masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering kali dan umum terjadi dan di alami oleh kebanyakan orang. Salah satu jenis gangguan penglihatan yang seringkali terjadi dan di alami kebanyakan orang adalah rabun jauh. Kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan atau bahkan tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh.

Umumnya, kondisi rabun jauh ini dapat di alami oleh siapa saja tanapa mengenal usia. Namun dari beberapa penelitian yang di lakukan menyebutkan bahwa kondisi rabun jauh cenderung lebih umum dan seringkali di alami oleh usia anak-anak dan dewasa. Bahkan menurut liputan6.com, menyebutkan bahwa saat ini peningkatan rabun jauh sudah hampir mencapai angka 200 juta pasien. Bahkan di perkirakan hal ini akan terus mengalami peningakatan di mana penderita rabun jauh akan mencapai angka 500 juta pada tahun 2050 nanti.

Pada dasarnya belum di ketahui dengan pasti penyebab terjadinya kondisi rabun jauh pada mata. Namun beberapa penelitian juga mengatakan bahwa faktor genetik atau keturunan serta kurang nutrisi dan vitamin menjadi beberapa penyebab terjadinya kondisi rabun jauh. Kondisi rabun jauh yang di alami seseorang dapat terjadi akibat kebiasaan buruk. Berikut ini Kawan Mama akan membahas mengenai beberapa hal yang menajdi kebiasaan buruk dan dapat menjadi penyebab terjadinya kondisi rabun jauh. simak penjelasannya sebagai berikut.

Rabun Jauh Atau Mata Minus

Kebiasaan Buruk Penyebab Terjadinya Rabun Jauh

Pada dasarnya rabun jauh atau mata minus merupakan kondisi gangguan penglihatan atau kelainan refraksi yang sudah umum terjadi. Dalam dunia medi sendiri rabun jauh atau mata minus juga di kenal dengan istilah miopi. Penderita mata minus sendiri akan mengalami kondisi di mana fungsi penglihatan akan terganggu dan tidak berfungsi dengan normal. Ketika melihat objek yang letaknya jauh, penglihatan akan menjadi buram atau kabur. Namun ketika melihat pada objek yang letaknya dekat, penglihatan masih berfungsi dengan normal.

Kondisi ini umumnya merupakan keadaan di mana retina mata tidak berfungsi dengan normal. Pada dasarnya proses terjadinya penglihatan di mulai dari bayangan objek dari pantulan cahaya yang masuk ke mata. Bayangan objek tersebut akan masuk ke mata dan melewati lensa dan kornea mata untuk kemudian sampai pada retina. Retina ini akan berfungsi untuk mengubah bayangan objek manjadi sebuah sinyal listrik yang nantinya akan di kirimkan melalui saraf optik menuju ke otak.

Setelah sampai ke otak, saraf optik akan di olah dan di interpretasikan menjadi sebuah gambaran objek yang terlihat. Terjadinya kondisi rabun jauh adalah di mana kondisi bola mata yang berubah menjadi lebih panjang. Akibatnya bayangan objek yang masuk ke mata tidak dapat jatuh tepat pada retina. Akibatnya informasi visual yang nantinya akan di ubah menjadi sinyal listrik dan di kirmkan ke otak menjadi tidak maksimal. Kondisi tersebut membuat sinyal listrik yang di interpretasikan oleh otak menjadi gambaran yang atau tidak jelas. Hal inilah yang membuat penglihatan sekan menjadi kabur ketika melihat objek yang letakna jauh.

Di lansir dari laman Mayo clinic, menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab dan dapat memicu terjadinya kondisi rabun jauh. Mulai dari faktor genetik atau keturunan, kekurangan vitamin atau beta karoten, pertambahan usia, faktor lingkungan hingga pemakaian kaca mata atau lensa kontak yang tidak sesuai dengan kondisi mata. Selain itu, beberapa kebiasaan buruk juga dapat menjadi penyebab terjadinya kondisi rabun jauh.

Kebiasaan Buruk Penyebab Rabun Jauh

Rabun jauh atau mata minus merupakan salah satu masalah kesehatan di mana penderitanya cukup banyak dan terus mengalami peningkatan setiap tahunya. Brian holden institute memperkirakan bahwa hampir setengah dari populasi akan mengalami rabun jauh pada tahun 2050 nanti. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, namun juga terjadi di seluruh dunia menjadikan rabun jauh merupakan masalah kesehatan yang menjadi PR bagi semua negara.

Beberapa penyebabnya di duga adalag kurangnya waktu di luar ruangan dan berbagai kegiatan yang berbasis pekerjaan mata yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi. Seperti main game, membca buku, pekerjaan rumah serta aktivitas di depan layar computer dan juga penggunaan ponsel. Tanpa adanya lengkah pencegahan bukan tidak mungkin bahwa angka penderita rabun jauh akan terus meningkat setiap tahunnya.

Selain beberapa faktor di atas, aktivitas yang di lakukan sehari-hari beberapa di antaranya juga menjadi kebiasaan buruk yang dapat menjadi penyebab dan memicu terjasinya rabun jauh.  Berikut adalah beberapa aktivitas yang menjadi kebiasaan buruk penyebab terjadinya kondisi rabun jauh.

  1. Aktivitas Padat Di Depan Layar Computer Ataupun Hadget Dan Juga Televisi

Di zaman yang serba modern ini di mana hampir dari semua aktivitas dan pekerjaan sudah mengharuskan kita untuk menggunakan barang elektronik. Hal ini secara tidak langsung mengharuskan kita untuk lebih sering berinteraksi dengan alat-alat eletronik seperti computer, gadget dan juga televise. Tanpa di sadari, hal tersebut membuat pekerjaan mata menjadi bertambah dan dapat membuat mata menjadi rentan mengalami masalah kesehatan.

Pada dasarnya setiap dari alat eletronik yang kita gunakan setiap harinya dapat memancarkan radiasi yang dapat membuat terjadinya gangguan penglihatan, termsuk rabun jauh. Dengan intraksi yang lebih sering, maka hal ini membuat meningkatnya risiko rabun jauh akibat penggunaan alat-alat eletronik tersebut. Baiknya gunakan alat elektronik tersebut secukupnya atau dengan menggunakan pelindung mata seperti kaca mata hitam. Selain itu, pastikan anak menggunakan gawai dengan waktu yang tepat karena bagaimanapun risiko gangguan pengilhatan pada anak lebih besar di bandingkan orang dewasa.

  1. Aktivitas Mata Dengan Pencahayaan Yang Buruk

Pada dasarnya, tingkat pencahayaan pada setiap tempat yang kita gunakan untuk beraktivitas sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mata. Apalagi jika aktivitas tersebut membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi seperti halnya dengan membaca buku. Pencahayaan yang kurang baik akan membuat mata mengeluarkan tenaga ekstra agar dapat melihat dengan baik.

Kondisi tersebut membuat mata akan mudah tegang dan mengalami kelelahan. Hal tersebut tentunya akan membuat mata mudah mengalami gangguan serta rentan terkena berbagai gangguan penglihatan termasuk rabun jauh. Untuk itu, jika ingin melakukan aktivitas seperti membaca, baiknya perbaiki atau lakukan pada tempat dengan cahaya yang baik untuk mata agar terhindari dari berbagai jenis gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh.

  1. Menggososk Mata

Sebagaimana yang telah di jelaskan di atas, bahwa mata merupakan salah satu bagian dari anggota tubuh yang memiliki karakter sangat sensitive. Hal ini membuat mata mudah dan peka ketika benda asing yang masuk dan mengganggu atau bahkan kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ketika hal itu terjadi seringkali mata akan merasa gatal atau bahkan perih sehingga dengan ototmati tangan akan menggosoknya.

Pada dasarnya, hal tersebut merupakan salah satu akitivitas yang merupakan kebiasaan buruk. Sebab sadar atau tidak sadar, ketika tangan menggosok mata maka mata dapat mengalami iritasi ataupun infeksi akibat gosokan tangan yang bisa saja menggores struktur mata. Untuk itu, hindari menggosok mata lengsung menggunakan tangan agar mata tidak mengalami dampaknya. Kamu bisa mengakalinya dengan mebasuhkan air bersih agar kondisi mata menjadi reda.

  1. Begadang

Tanpa di sadari mata merupakan bagian dari organ tubuh yang memiliki pekerjaan berat setiap harinya. Sebab dari kondisi bangun tidur, mata sudah mulai bekerja sepanjang hari hingga waktu tidur datang lagi. Ketika mata di buat untuk begadang, maka hal ini tentu akan menambah pekerjaan mata hingga membuat mata menjadi mudah lelah. Biasanya, orang yang sering begadang dapat di lihat dari warna mata yang kemrahan karena kelelahan. Mata yang lelah sangat rentan mengalami infeksi dan iritasi serta berbagai jenis gangguan penglihatan.

  1. Merokok

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa meroko adalah salah satu aktivitas yang menjadi kebiasaan buruk. Sebab dengan merokok akan membuat kualitas dari fungsi organ tubuh, terutama paru-paru mengalami penurunan. Selain itu, asap roko juga tidak baik untuk kesehatan mata. Sebab mata menjadi mudah mengalami iritasi dan dapat menyababkan terjadinya gangguan penglihatan termasuk rabun jauh.

  1. Kekurangan Asupan Vitamin

Asupan nutrisi dan vitamin pada dasarnya merupakan kebutuhan mata untuk tetap sehat sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Mata yang kekurangan akan nutrisi dan vitamin tentunya akan berakibat pada kualitasnya yang akan menurun. Hal ini membuat mata menjadi rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Pemenuhan asupan vitamin yag di butuhkan olah mata dapat menjaga keseimbangan dan kualitas dari fungsi penglihatan tetap terjaga dengan baik.

Pada dasarnya mata merupakan bagian dari organ tubuh yang memiliki karakter cenderung sangat sensitive. Hal ini membuat seringkali terjadi di mana mata mengalami masalah kesehatan berupa kelainan refraksi, termasuk rabun jauh. Meskipun di ketahui bahwa rabun jauh banyak di sebabkan oleh faktor genetik atau kerutunan, namun beberapa aktivitas dapat menajdi kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan mata mengalami kondisi tersebut. Untuk itu, kebiasaan buruk tersebut perlu untuk di hindari atau di benahi. Sebab selain mengancam kesehatan mata, hal tersebut juga tidak baik bagi kesehatan bagian tubuh lainya.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa kebiasaan buruk penyebab terkadinya rabun jauh. perubahan gaya hidup yang labih sehat perlu di lakukan sebagai solusi pemulihan kondisi mata dan mencegah terjadinya kondisi rabun jauh. Dengan gaya hidup yang lebih sehat maka kesehatan akan terjaga dan kualitas hidup juga akan meningkat.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Idntimes
  • Halodoc
Cara Alami Mengatasi Kondisi Rabun Jauh

Cara Alami Mengatasi Kondisi Rabun Jauh

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mengalami kondisi di mana mata kamu tidak dapat melihat benda yang letaknya jauh? Penglihatan yang buram atau kabur saat melihat objek yang berukuran kecil? Sebaiknya waspadai kondisi tersebut, sebab bisa saja kamu mengalami kondisi rabun jauh. Rabun jauh memang merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Kondisi ini biasanya akan membuat penderitanya kesulitan melihat objek yang kecil atau yang letaknya jauh. Meski begitu, beberapa cara alami di ketahui dapat mengatasi kondisi rabun jauh.

Gangguan penglihatan memang merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum di alami kebanyakan orang. Sebab gangguan penglihatan sendiri menjadi masalah kesehatan dengan angka yang cukup tinggi. Kondisi ini terjadi dan di alami oleh kebanyakan orang tanpa mengenal usia, baik anak-anak, dewasa hingga orang tua. Meski demikian rabun jauh sendiri umumnya lebih sering dan rentan terjadi pada usia anak-anak dan usia dewasa.

Rabun jauh atau juga akrab di kenal dengan istilah mata minus memang menajdi salah satu jneis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Bahkan jenis gangguan yang satu ini telah banyak terjadi pada seluruh orang di dunia. Di lansir dari laman briliofood, menyebutkan bahwa telah di lakukan sebuah penelitian oleh dokter dari fakulktas kedokteran (FK) pada SMP di DIY. Dari hasil penelitian tersebut, 167 siswa dari 627 siswa secara keseluruhan mengalami gejala rabun jauh. Artinya, sebanyak 26% pasien di temukan mengidap gejala rabun jauh hanya dari lingkungan yang terbilang kecil.

Umumnya, untuk menangani mata yang mengalami kondisi rabun jauh dalam dunia medis di lakukan metode operasi atau bedah refraksi. Namun tentunya hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun beberapa cara alami di ketahui dapat mengatasi kondisi mata yang mengalami rabun jauh. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai cara alami untuk mengatasi rabun jauh. simak penjelasannya sebagai berikut.

Gangguan Penglihatan Rabun Jauh (Mata Minus)

Cara Alami Mengatasi Kondisi Rabun Jauh

Rabun jauh atau mata minus atau dalam dunia medis juga di kenal dengan istilah miopi. Kondisi ini pada dasarnya merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Hal ini terjadi di mana mata mengalami kelainan refraksi yang membuat fungsi dari system penglihatan mengalami gangguan. Akibat dari kinerja system penglihatan yang tidak normal membuat fungsi penglihatan tidak bekerja dengan maksimal.

Jika seseorang yang mengalami kondisi rabun dekat atau juga presbiopi (mata tua) tidak dapat melihat pada objek yang letaknya dekat, maka rabun jauh adalah kondisi sebaliknya. Rabun jauh merupakan kondisi di mana mata penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh. Ketika mata melihat pada objek yang letaknya jauh atau kecil, maka penglihatan akan menjadi buram atau kabur. Kondisi ini membuat penderitanya membutuhkan alat bantu penglihatan seperti kaca mata agar dapat melihat dengan baik dan jelas.

Rabun jauh sendiri secara medis merupakan kondisi di mana proses berlangsungnya fungsi penglihatan mengalami gangguan. Penglihatan mata umumnya di mulai dari bayangan objek yang berasal dari pantulan cahaya yang kemdian masuk ke mata. cahaya yang masuk ke mata tersebut akan melewati lensa mata dan juga kornea mata untuk kemudian jatuh teoat pada retina. Ketika cahaya tersebut jatuh tepat pada retina mata maka kemudian akan di kirimkan ke otak dan di ubah atau interpetasikan menjadi sebuah gambaran objek yang terlihat jelas.

Kondisi mata yang mengalami rabun senja adalah di mana bayangan objek dari pantulan cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina. Kondisi tersebut membuat bayangan objek yang di kirimkan ke otak menjadi tidak maksimal. Akibatnya gambar yang di olah oleh otak menajdi tidak jelas terutama bagi objek yang letakny jauh. Kondisi inilah yang membuat pendertia rabun jauh akan keslutan di mana penglihatab menjadi buram dan kabur ketika melihat objek yang letaknya jauh.

Cara Alami Mengatasi Rabun Jauh

Dalam penangananya sendiri, umumnya untuk mengobati mata yang mengalami kondisi rabun jauh adalah dengan menggunakan kaca mata ketika pada tahap awal. Namun penggunaan kacamata pada dasarnya tidak dapat menghilangkan kondisi rabun jauh itu sendiri. Dalam tahap yang serius maka akan di lelakukan prosedur medis. Prosedur medis yang di lakukan untuk menangani rabun jauh adalah dengan melakuka ooperasi atau bedah refraksi.

Sementara untuk langkah pencegahannya sendiri, belum di temukan dan belum di ketahui dengan pasti cara untuk mecegah terjadinya rabun senja. Hal ini tidak lepas dari faktor penyebabnya yang cenderung beragam dan belum di temukan dengan pasti. Meski demikian beberapa studi hingga penelitian menebutkan bahwa kondisi rabun jauh dapat di perlambat dan dapat di kurangi gejalanya. Berikut adalah beberapa cara alami untuk mengatasi kondisi mata yang mengalami gejala rabun dekat.

  1. Rutin Memeriksa Mata

Rutin memeriksa kondisi mata adalag salah satu langkah yang tepat untuk mangatasi berbagai jenis ganggguan penglihatanm termasuk rabun jauh. Sebab denmgan rutin memeriksakan kondisi mata, maka kamu akan mengetahui kondisi kesehatan yang sedang di alami oleh matamu. Selain itu, ketika di temukan adanya gangguan, maka dapat di lakukan penangan segera agar kondisi tersebut tidak bertambah parah.

  1. Mengontrol Dan Mengatasi Riwayat Penyakit

Meskipun belum di ketahui dengan pasti, namun beberapa kondisi medis memang di duga memiliki andil besar yang dapat memicu terjdinya kondisi rabun jauh. Penyakit diabetes dan darah tinggi atau hipertensi menjadi jenis penyakit yang memiliki risiko besar untuk memicu terjdinya rabun jauh. Untuk itu, penanganan atau mengontrol kondisi tersebut perlu di lakukan agar terhindari dari kondisi rabun jauh.

  1. Melindungi Mata

Mata pada dasarnya memiliki karakter dan sifat yang cenderung sangat sensitive terhadap benda yang ada di sekitarnya. Bila tidak berhati-hati mata dengan mudah dapat terluka oleh benda yang ada di sekitarnya, perlindungan mata baiknya perlu di lakukan untuk mengindari serangan dari darikal bebas mupun sinar UV dari paparan sinar matahari. Untuk itu, kamu dapat menggunakan kaca mata hitam agar kondisi mata tetap aman terlindungi.

  1. Konsumsi Makanan Bernutrisi Dan Kaya Vitamin

Selain sumber energy, Nutrisi dan vitamin pada dasarnya merupakan kebutuhan utama dari kesehatan organ tubuh. Sebab kesehatan tubuh ini di sebabkan oleh adanya kebutuhan berupa nutrisi dan vitamin yang masuk dan membuatnya organiasasi di dalam tubuh menjadi seimbang. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan butrisi dan vitamin kamu dapat mengkonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan segar serta kacang-kacangan untuk kesehatan mata.

  1. Berhenti Merokok

Sebagaimana kita tahu, merokok adalah kegiatan yang bmemiliki dampak buruk bagi kesehatan terutama paru-paru. Namun selain berdampak pada pernapasan, asap rokok ternyata juga dapat melukai mata dan memicu terjadinya gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh. Untuk itu, bagi kamu yang memiliki kebiasaan merokok maka sebaiknya hentikan dan hindari, terutaa ketika kondisi mata sedang tidak sehat

  1. Gunakan Lensa Korektif

Salah satu tujuan rutin memriksakan mata adalah agar dapat menentukan jenis lensa yang akan di gunakan. Sebab pengguanaan lensa yang tidak sesuai dengan kondisi mata berisiko menyebabkan keadaan mata menjadi bertambah parah. Mata yang mengalami rabun jauh atau kelainan refraksi lainya membutuhkan bantuan kaca mata yang sesuai dengan kondisinya. Sebab hal tersebut selain akan memudahkan mata untuk melihat dengan jelasm juga akan menghindari risiko akibat penggunaan lensa yang tidak tepat.

  1. Perbaiki Pencahayaan

Pencahayaan adalah salah satu faktor yang menentukan kondisi kesehatan mata. Ketika pecahayaan yang di gunakan baik, maka hal tersebut tentunya akan mendukung kinerja dari fungsi penglihatan. Namun apabila pencahayaan yang di gunakan buruk atau terlalu redup, maka itu akan menyebabkan fungsi penglihatan menjadi menurun, serta rentan mengalami kelainan refraksi seperti rabun jauh. untuk itu, pencahayaan yang baik perlu di perhatikan dengan baik, terutama ketika beraktivitas membaca.

  1. Hindari Kelelahan Mata

Salah satu kondisi yang dapat menyababkan masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan adalah kondisi mata yang kelelahan. Mata yang lelah, terutama setelah melakukan aktivitas berat akan menjadi tegang dan rentan mengalami gangguan. Pada kondisi tersebut, mata rentan mangalami infeksi ataupun iritasi dari benda-benda asing atau bahkan suhu atau cuaca di sekitarnya. Untuk itu, pengurangan aktivitas mata perlu di perhatikan dengan baik.

  1. Olah Raga Mata

Olahraga memang sangat penting bagi kesehatan tubuh, dan berlaku juga bagi kesehatan mata. Dengan melakukan olah raga mata atau senam mata dapat membuat mata menjadi lebih sehat dan segar. Dengan begitu, mata akan menjadi lebih elasti dan fleksibel sehingga tidak akan mudah mengalami kelelahan. Hal ini akan sangan membantu menjaga kesehatan mata dan menjauhkan dari gangguan penglihatan seperti rabun jauh.

Rabun jauh pada dasaranya merupakan kondisi mata yang mengalmai gangguan penglihatan. Klondisi ini merupakan kelainan refraksi yang membuat mata penderitanya kesulitan atau bahkan tidak dapat melihat dengan jelas objek yang letaknya jauh. Ketika melihat objek yang letaknya jauh atau berukuran kecil maka penglihatan akan nampak menajdi buram atau kabur. Kondisi ini mengharuskan mata bekerja dengan tenaga yang lebih besar lagi. Kesehatan mata pada dasarnya merupakan hal yang akan membuat mata terhindari dari berbgai jenis gangguan penglihatan atau kelainan refraksi.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beebrapa cara alami untuk mengatasi rabun jauh. Meskipun belum di katahui cara yang tepat dan pasti untuk mencegah terjadinya rabun jauh, Namun cara-cara di atas, mekskipun tidak sepenuhnya, namun setidaknya akan menajaga kesehatan mata dan mengurangi gejala kondisi rabun jauh.

Semoga tulisan ini dapat memabntu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Sehatq
  • Halodoc
Cara Mencegah Terjadinya Rabun Jauh (Mata Minus)

Cara Mencegah Terjadinya Rabun Jauh (Mata Minus)

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mengalami kondisi di mana mata kamu kesulitan atau pandangan yang kaburt ketika melihat objek yang yang letaknya jauh. Sebaiknya waspadai kondisi tersebut, sebab bisa jari kamu sedang mengalami kondisi di mana terjadinya mata minus. Pada dasarnya, rabun jauh atau mata minus merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi. Meski demikian, beberapa cara di ketahui dapat mencegah terjadinya kondisi rabun jauh.

Masalah kesehatan terkait gangguan penglihatan memang menjadi salah fenomena yang sering terjadi dan banyak yang mengalami kondisi tersebut. Dari sekian banyaknya gangguan pengihatan atau kelainan refraksi, rabun jauh menjadi salah satu gangguan penglihatan yang paling banyak penderitanya. Kondisi ini biasanya akan membuat penderitanya kesulitan atau bahkan tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh. Meskipun demikian, penderita rabun jauh masih dapat melihat dengan cukup baik pada objek yang letaknya cukup dekat.

Jika seseorang penderita rabun dekat akan mengalami kondisi di mana mata tidak dapat melihat pada objek yang letaknya dekat, maka rabun jauh adalah kondisi kebalikannya. Ketika melihat objek yang letaknya jauh, maka penglihatan akan menjadi buram atau menajdi kabur. Tentunya hal ini akan menganggu aktivitas yang di lakukan sehari-hari. Sementara itu, untuk dapat melihat dengan jelas, penderita rabun jauh harus menggunakan alat bantu penglihatan seperti kaca mata atau lensa kontak.

Pada dasarnya kondisi mata minus tidak akan membahayakan kesehatan tubuh atau menyebabkan kematian. Namun kondisi ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap fungsi adan akitivias penglihatan. Penggunaan alat bantu penglihatan seperti kaca mata atau lensa kontak memang mendapat membuat penglihatan lebih baik, namun apakah alat tersebut akan masalah kondisi gangguan penglihatan tersebut. beikut ini Kawan Mama akan membahas mengenai beberapa cara untuk mencegah kondisi rabun jauh atau mata minus. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Pengertian Rabun Jauh (Mata Minus)

Cara Mencegah Mengatasi Rabun Jauh (Mata Minus)

Rabun jauh atau lebih akrab di sebut mata minus dalam dunia medis sendiri di kenal dengan istilah miopi. Pada dasarnya, rabun jauh adalah salah satu jenis ganguan penglihatan di mana adanya kelainan refraksi yang membuat fungsi penglihatan menajdi tidak normal. Gangguan pada fungsi penglihatan tersebut akan membuat mata penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh. Ketika mata di gunakan untuk melihat pada objek yang letaknya jauh, maka pandangan akan menjadi buyar atau kabur.

Pada dasarnya, rabun jauh merupakan kondisi di mana cayaha dari pantulan objek yang masuk ke mata jatuh tidak tepat dan tidak focus pada retina mata. Agar penglihatan menjadi jelas, umumnya cahaya dari pantulan objek yang masuk ke mata akan melewati lensa dan kornea mata. Kemudian cahaya tersebut akan jatuh tepat pada retina mata. Cahaya atau bayangan yang jatuh tepat pada retina akan di ubah dan di interpretasikan menjadi gambaran sebuah objek oleh otak. Kondisi mata minus mambuat cahaya objek tidak jatuh tepat pada retina. Hal ini akan membuat gambaran objek yang masuk ke otak menjadi tidak jelas.

Umumnya, rabun jauh merupakan jenis kelainan refraksi di mana usia anak-anak dan dewasa yang rentan dan banyak yang mengalaminya. Meskipun demikian, di lansir dari laman briliofood menyebutakan bahwa ada hasil dari penelitian awal yang telah di lakukan oleh dokter mata dari fakultas kedokteran pada SMP di DIY pada tahun 2012. Dalam penelitian tersebut menyebutkan menghasilkan sebuah data di mana dari 627 siswa dimana sebanyak 26 % di antaranya yakni 167 siswa menderita gejala rabun jauh. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga dapat di alami oleh orang tua atau yang berusia lanjut.

Selain di sebabkan oleh kondisi di mana cahaya objek yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina, rabun jauh juga dapat di sebabkan oleh beberapa faktor lainya. Umumnya, struktur bola mata yang tidak normal seperti terlalu panjang, atau bahkan terlalu pendek menjadi penyabab terjadinya rabun jauh. Selain itu, beberapa faktpr lainya seperti genetikal atau keturunan, kekurangan vitamin, gaya hidup yang buruk serta aktivitas mata dan cara membaca yang tidak baik juga dapat menyebabkan rabun jauh.

Cara Mencegah Terjadinya Rabun Jauh

Meskipun faktot gentikal atau keturunan serta kekurangan vitamin dan gaya hidup yang buruk di duga menjadi penyabab terjadinya rabun jauh, namun sebenarnya belum di ketahui dengan pasti penyebab utama kondisi ini. Namun beberapa faktor di atas perlu untuk di waspadai karena memiliki potensi untuk memicu terjadinya rabun jauh. Sementara itu, pengobatannya kondisi rabun senja sendiri saat ini yang paling tepat adalah dengan melakukan prosedur operasi atau bedah refraksi.

Kondisi mata yang mengalami rabun jauh pada dasarnya masih bisa kembali dalam kondisi normal. Namun alat bantu penglihatan seperti kaca mata pada dasarnya hanya dapat membuat penglihatan menjadi lebih baik. Alat tersebut mungkin bisa meringankan gejala dari kondisi rabun jauh, namun tidak dapat menghilangkan kondisi rabun jauh itu sendiri. Meskipun demikian tentunya upaya pencegahan perlu di lakukan agar mata tidak mengalami kondisi rabun jauh.

Pada dasarnya, belum di temukan cara pasti untuk mencegah terjadinya kondisi rabun jauh. Langkah pencegahan biasanya tidak akan menghilangkan atau mencegah gejala rabun jauh secara sepenuhnya. Namun meskipun demikian, langkah pencegahan perlu di lakukan untuk mengurangi risiko gejala rabun jauh. Beikut ini adalah beberapa cara untuk mencagah terjadinya kondisi rabun jauh.

  1. Mengenali Gejala Rabun

Sebagai upaya langkah untuk mencegah terjadinya kondisi rabun jauh, maka langkah pertama yang harus di lakukan adalah dengan mengenali terlebih dahulu apa itu rabun jauh atau mata minus. Dengan mengenali apa itu mata minus serta gejala-gejala yang muncul dan penyebabnya, maka langkah pencegahan menjadi lebih mudah untuk di lakukan. Sebab dengan begitu, langkah pencegahan dapat di sesuaikan dengan penyabab terjadinya mata minus. Hal ini akan menghindarkan dari upaya langkah pencegahan yang tidak tepat.

  1. Menerapkan Pola Hidup Lebih Sehat

Pada dasarnya, setiap dari masalah kesehatan yang terjadi pada tubuh, termasuk gangguan penglihatan tidak lepas dari gaya hidup yang di lakukan. karena pastinya setiap dari aktivitas gaya hidup yang kita lakukan setiap harinya akan berdampak pada kesehatan tubuh kita, termasuk mata. Apabila gaya hidup yang kita lakukan tidak baik, maka hal ini tentunya akn berdampak pada kesehetan organ tubuh kita.

Hal ini juga termasuk sumber bahan makanan yang masuk ke tubuh. Sebab sumber bahan makanan yang masuk ke tubuh tentunya akan di serap dan di oleh menjadi sumber energy dan nutrisi untuk kinerja system organisasi di dalam tubuh termasuk mata. Karena pada dasarnya, agar fungsi organ tubuh serta system penglihatan dapat bekerja denga baik secara maksimal, maka pemenuhan nutrisi dan vitamin bagi tubuh perlu untuk di lakukan. Hal ini juga akan mencagah terjadinya berbgai masalah kesehatan, termasuk kelainan refraski mata minus.

  1. Mengontrol Atau Mengatasi Riwayat Penyakit Penyebab Rabun Jauh

Sebagaimana yang telah di bahas di atas, bahwa pada dasarnya belum di temukan dengan pasti penyebab terjadinya kondisi rabun jauh. Namun beberapa faktor di atas ternyata dapat menyebabkan terjadinya rabun jauh, termsuk beberapa jenis riwayat oenyakit tertentu. Riwayat penyakit seperti diabetes atau tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kondisi rabun jauh.

Untuk itu, salah satu upaya untuk mencegah terjadinya rabun jauh adalah dengan mengontrol atau mengatasi terlebih dahulu riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Dengan begitu, risiko terjadinya rabun jauh pada mata akan semakin berkurang. Maka selain pancegahan mata minus, risiko kondisi diabetes dan hipertensi yang di alami tubuh juga akan berkurang.

  1. Rutin Memeriksa Kondisi Mata

Rutin memeriksakan kondisi kesehatan mata adalah salah satu hal pokok dalam upaya untuk mencegah terjadinya kondisi rabun jauh. Sebab dengan pemeriksaan mata secara rutin, maka kita akan mengetahui dengan lebih cepat apabila terjadi adanya gejala rabuhn jauh. Selain itu, pemeriksaan mata juga dapat memberitahu kita apabila mata mengalami kondisi kelainan  refraksi jenis lainya.

  1. Melindungi Mata

Pada dasarnya, mata merupakan salah saru bagian tubuh yang memiliki karakter dan sifat yang cenderung sangat sensitive. Hal ini membuat seringkali terjadi adanya gangguan penglihatan  atau kelainan refraski. Selain faktor internal, gangguan penglihatan seperti mata minus juga dapat di sebabkan oleh faktor eksternal seperti serangan radikal bebas (debu, polusi, benda asing) dan juga paparan UV. Kamu dapat menggunakan kaca mata hitam terutama ketika beraktivitas di luar rumah untuk melindunginya.

Rabun jauh atau mata minus atau juga di kenal dengan istilah miopi pada dasarnya merupakan jenis gangguan penglihatan atau kelainan refraksi yang umum terjadi. Umumnya, kondisi ini akan menyebabkan fungsi penglihatan pada penderitanya mengalami gangguan sehingga pengihatan menjadi tidak normal. Rabun jauh membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas atau pandangan yang kabur ketika melihat objek yang letaknya jauh. Namun pada objek yang letaknya dekat, mata masih dapat melihat objek dengan baik dan jelas. Meskpun belum di ketahui penyebab utamanya, namun beberapa cara di atas dapat menajdi langkah yang dapat mencegah atau mengurangi gejala rabun dekat.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa cara untuk mencegah terjadinya rabun dekat. Meskipun belum di katahui dengan pasti cara untuk mencegah terjadinya kondisi rabun jauh. Namun beberapa cara di atas telah terbukti mampu menjaga kesehatan mata sehingga terhindar dari berbagai gangguan penglihatan.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Halodoc
  • Alodokter
Faktor Risiko Penyebab Rabun Dekat (Hipermetropi)

Faktor Risiko Penyebab Rabun Dekat (Hipermetropi)

Hallo Kawan Mama, Gangguan penglihatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang di mana kondisi ini sering kali di alami dan menjadi keluhan kebanyakan orang. sebab kondisi tersebut tentunya akan menganggu penglihatan dan menghambat aktivitas sehari-hari. Di antara banyaknya jenis gangguan penglihatan, rabun dekat menajdi salah satu kondisi yang banyak di alami. Kondisi ini umumnya di sebabkan oleh cahaya objek yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina. Namun beberapa faktor di sebutkan memiliki risiko dan menjadi penyabab terjadinya rabun dekat.

Menurut informasi dari laman sehatq menyebutkan bahwa lebih dari 285 juta orang di dunia mengalami gangguan penglihatan. Dan 42% dari mereka yang mengalami gangguan penglihatan di sebabkan oleh adanya kesalahan refraksi pada mata yang tidak di koreksi. Rabun dekat adalah salah satu jenis gangguan penglihatan di mana kondisi ini umumnya terjadi pada usia lanjut. Namun tidak jarang kasus di mana anak-anak mengalami kondisi tersesbut. Dengan begitu, rabun dekat dapat terjadi pada siapa saja baik anak-anak maupun orang tua atau dewasa.

Sesorang yang matanya mengalami kondisi rabun dekat umumnya fungsi pengihatannya tidak akan bekerja dengan normal. Jika seseorang yang mengalami rabbun jauh tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh. Maka rabun dekat adalah kondisi sebaliknya. Penderita rabun dekat umumnya tidak akan dapat melihat jelas pada objek yang letaknya dekat. Kondisi ini membuat penderitanya memerlukan alat bantu penglihatan seperti kaca mata dan alat sejenisnya.

Kondisi rabun dekat terjadi di sebabkan oleh cahaya objek yang harusnya masuk ke mat dan jatuh tepat pada retina, malah jatuh di belakang retina. inilah yang menyebabkan mata tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat. Selain itu, umumnya terjadinya kondisi tersebut juga tidak lepas dari faktor yang memiliki risiko dan menjadi penyabab terjadinya rabun dekat. Beikut ini adalah beberapa faktor risiko penyebab terjadinya rabun dekat.

Definisi rabun dekat

Faktor Risiko Penyebab Rabun Dekat (Hipermetropi)

Pada dasarnya, di dalam mata terdapat berbagai jaringan dan sel yang memiliki peran dan fungsi untuk menjalankan system penglihatan agar mata dapat melihat dengan baik. Ketika jaringan dan sel di dalam mata mengalami ganggua, tentunya hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja dan kualitas penglihatan itu sendiri. Rabun dekat adalah salah satu kondisi di mana jaringan atau sel yang ada di dalam mata mengalami gangguan atau dalam kondisi yang tidak normal.

Kondisi mata yang mengalami rabun dekat, dalam dunia medis sendiri di kenal dengan istilah hipermetropi atau hipermetropia. Pada dasarnya kondisi rabun dekat merupakan kondisi yang hampir sama dengan penyakit presbiopi. karena presbiopi juga menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat. Namun presbiopi merupakan kondisi di mana adanya otot pada lensa mata yang mengalami gagguan atau kelainan refraksi. Sedangkan rabun dekat atau hipermetropi adalah kondisi di mana kornea mata mengalami perubahan bentuk.

Perubahan pada bentuk kornea mata tentunya akan berpengaruh terhadap fungsi penglihatan menjadi tidak normal. Meskipun banyak dari usia lanjut yang mengalami kondisi ini, namun pada usia tersebut orang lebih rentan mengalami presbiopi. sedangkan pada usia anak-anak merupakan usia yang rentan mengalami kondisi rabun dekat. Selain itu  berbeda dengan rabun dekat pada orang tua, rabun dekat pada anak-anak biasanya tidak akan menimbulkan gejala yang siginifak pada tahap ringan atau sedang. Hal ini di pengaruhi oleh daya tahan tubuh yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Kondisi tersebut seringkali membuat rabun dekat yang di alami anak-anak tidak di sadari bahkan oleh orang tuanya. Rabun dekat menajdi seringkali baru di sadari pada tahap yang serius yang menimbulkan gejala yang menggangu penglihatan penderitanya. Ketika rabun dekat memasuki tahap yang serius, maka penderitanya dapat mengalami kondisi di mana matanya hanya dapat melihat jelas pada objek yang letaknya cukup jauh. Sedangkan pada objek yang letaknya dekat atau sedang, kemampuan mata sudah tidak dapat melihatnya dengan baik dan jelas.

Faktor Risiko Dan Penyabab Rabun Dekat

Rabun dekat atau hipermetropi pada dasarnya terjadi akibat proses penglihatan yang mengalami gangguan akibat kelaina refraski. Cahaya dari pantulan objek yang harusnya masuk ke mata dan melewati kornea menuju retina tidak berjalan dengan normal. Rabun dekat membuat cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina, melainkan jatuh di belakang retina. kondisi tersebut di sebabkan oleh struktur kornea atau bola mata yang tidak normal dan cenderung lebih pendek.

Struktur kornea mata yang terlalu datar atau bahkan melangkung serta lensa mata yang kurang tebal juga dapat menyababkan terjadinya kondisi rabun dekat. Rabun dekat membuat pendertitanya seringkali mengalami gejala yang menjadi keluhan di mana penglihatan menjadi kabur. Selain itu, kondisi ini seringkali menyebabkan pusing dan sakit kepala terutama setelah melihat atau membaca dengan jarak yang dekat.

Umumnya, terjadinya kondisi rabun dekat yang di alami oleh mata dapat di sebabkan oleh berbagai ragam hal yang berbeda-beda pada setiap orang yang mengalaminya. Namun secara garis besar, ada beberapa faktor yang memiliki risiko yang mendasari terjadinya kondisi rabun dekat. Yakni sebagai berikut.

  1. Faktor Genetik

Rabun dekat pada dasarnya merupakan salah satu masalah kesehatan yang sifatnya genetikal. Artinya, rabun dekat dapat terjadi dan di sebabkan oleh adannya bawaan atau riayat keturunan dari orang tua atau anggota keluarga lainya. Salah satu anggota memiliki riwayat rabun dekat maka ada kemungkinan anggota keluarga lainya juga dapat mengalami kondisi tersebut.

  1. Anatomi Mata

Kondisi dari anatamo tubuh, terutama bagian mata dapat mempengaruhi dan menyebabkan mata mengalami kondisi gangguan penglihatan atau kelainan refraksi. Pada kondisi rabun dekat umumnya juga dapat di sebabkan oleh adanya anatomi mata yang tidak normal. Seperti kondisi struktur bola mata yang cednerung terlalu pendek, lensa mata yang terlalu tipis dan kornea mata yang terlalu datar atau kurang melengkung. Kelainan pada anatomi mata tersebut memiliki risiko besar yang dapat menyababkan terjadinya rabun dekat.

  1. Akomodasi Mata

Pada dasarnya, setiap system penglihatan memiliki daya akomodasi yang aka bertugas untuk mencembungkan atau mencengkungkan lensa mata untuk menyesuaikan dengan objek yang di lihat. Apabila daya akomodasi mata mengalami gangguan atau kelainan, maka hal ini akan berdampak pada fungsi penglihatan.

Rabun dekat biasanya juga di sebabkan oleh daya akomodasi mata yang mengalami gangguan sehingga tidak dapat membiaskan cahaya dengan baik. Kondisi inilah yang akan menyebabkan penglihatan menjadi buram atau bahkan kabur ketika melihat objek.

  1. Usia/Umur

Usia menjadi salah satu penyebab utama munculnya berbagai masalah kesehatan, termasuk kelain refraksi. Kondisi tubuh yang mengalami penuaan umumnya akan menyebabkan kualitas organ tubuh termasuk mata mengalami penurunan. akibatnya, tubuh dan juga mata rentan mengalami gangguan. Umumnya, rabun dekat seringkali muncul pada usia 40 hingga 50 tahun ke atas.

  1. Riwayat Penyakit Tertentu

Tubuh yang memiliki riwayat penyakit yang cukup serius umumnya dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan lainya, termasuk rabun dekat. Beberapa jenis penyakit yang berisiko dapat menybabkan rabun dekat seperti tumor mata, diabetes mellitus, hipertensi dan oveal hypoplasia. Jenis-jenis penyakit tersebut memiliki risiko tinggi yang dapat menyebabkan mata mengalami kelainan refraksi, termasuk denagn rabun dekat.

Pada dasarnya, rabun dekat atau hipermetropi merupakan gengguan penglihatan atau kelainan refraksi yang umum terjadi. Kondisi ini akan menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas, terutama pada objek yang letaknya dekat. Usia lanjut dan usia anak-anak menjadi usia yang rentan mengalami kondisi rabun dekat. Rabun dekat yang terjadi pada usia anak-anak, biasanya akan sembu dengan sendirinya seiring beralannya waktu serta pekembangan dan pertumbuhan tubuhnya. Namun pada usia lanjut, kondisi ini umumnya akan semakin bertambah buruk, apalagi bila tidak di lakukan langkah pemeriksaan atau pengoreksian.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa faktor risiko panyebab terjadinya rabun dekat. Tentunya, mata yang mengalami kondisi rabun dekat membutuhkan perhatian dan penanganan secepatnya. Sebab kondisi ini dapat menjadi lebih buruk lagi apabila tidak di lakukan langkah penanganan. Selain itu, menghindari atau mengatasi faktor-faktor yang berisiko dapat menyebabkan terjadinya rabun dekat juga perlu untuk di lakukan.

Semoga tulisan ini dapat ,membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

Sumber :

  • Doktersehat
  • Hellosehat
Tanda-Tanda Rumah Tangga Di Ganggu Jin Dan Iblis

Tanda-Tanda Rumah Tangga Di Ganggu Jin Dan Iblis

Hallo Kawan Mama, Allah SWT memerintahkan bagi setiap hambanya pria dan wanita untuk melakukan pernikahan apabila telah memenuhi sayart dan rukunnya. Dengan begitu, pernikahan merupakan sebuah momen sakral bagi setiap pria dan wanita dalam menjalankan perintah Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya. Namun, di setiap ibadah yang di jalankan oleh setiap umat muslim, pasti tidak lepas dari yang namanya gangguan iblis maupun jin. Termasuk juga dalam menjalankan ibadah berupa pernikahan, ada saja gangguan jin yang mengusik hubungan rumah tangga pasangan suami istri. Meskipun demikian, umumnya ada tanda-tanda yang dapat diketahui ketika rumah tangga di ganggu oleh jin dan iblis.

Karena pada dasarnya, jin ataupun iblis mempunyai tugas di dunia unuk menggoda dan mengganggu manusia agar tersesat dan jauh dari Allah SWT. Mereka akan mengganggu setiap aktivitas yang memiliki unsur ibadah di dalamnya, termasuk dalam pernikahan. Karena bagaimanapun pernikahan adalah langkah mulia bagi pria dan wanita untuk membentuk sebuah keluarga dan mendapat keturunan untuk memperbanyak umat yang menyembah Allah SWT. Oleh karena itu, jin dan iblis pasti akan mengganggu setiap rumah tangga dari pasngan suami istri agar dapat tercerai berai.

Setiap dari pasangan suami istri pasti mengharap agar rumah tangganya dengan pasangannya akan bahagia dan berjalan dengan baik-baik saja. Tentunya berbagai usaha telah di lakukan agar keinginan tersebut dapat terwujud. Dan rumah tangganya dapat berjalan dengan harmonis. Namun, tidak semua dari apa yang kita harapkan akan berjalan sesuai harapan. Terkadang ada saja masalah-masalah yang datang dan mengganggu jalanya rumah tangga kita. bukan tidak mungkin masalah-masalah yang datang tersebut akibat gangguan JIn dan Iblis. Sebab jin dan iblis sangat membenci ketika ada keluarga yang berjalan dengan bahagia dan harmonis.

Pada kesempatan kali ini Kawan Mama akan membahas mengenai tanda-tanda rumah tangga di ganggu oleh jin dan iblis. Tentunya hal ini perlu di waspadai agar rumah tangga kita dapat terhindar dari gangguan jin dan iblis. Berikut ini adalah penjelasannya.

Tanda-Tanda Rumah Tangga Di Ganggu Oleh Jin Dan Iblis

Tanda-Tanda Rumah Tagga Di Ganggu Jin Dan Iblis

Selain mendapat tugas untuk menganggu orang yang sedang ibadah, pencapaian terbesar lainya adalah menganggu rumah tangga agar dapat tercerai berai. Bahkan iblis aakan di anggap sebagai golongan iblis terbaik apabila dapat membuat pasangan suami istri bercerai. Sebagaimana telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW, Beliu barsabda.

“sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian mngirim pasukannya. Dan yang paling dekat kepada ibis dari pasukannya adalah setan yang bisa membuat fitnah yang paling besar. Salah satu dari mereka datang dan berkata, ‘Aku telah berbuat ini dan ini.’ Iblis berkata, ‘kamu belum berbuat apa-apa’. Kemudian datang setan lain dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya sampai aku bisa memisahkan antara dirinya dengan istrinya’. Maka iblis mendekatkan setan tersebut kepada dirinya dan berkata, ‘sebaik-baik (pasukanku) adalah kamu’.” (H.R Muslim)

  1. Selalu Emosi Dengan Pasangan

Umumnya, suami dan istri akan selalu menampakkan cinta kasihnya kepada pasangannya. Dan akan selalu berhati-hati dalam berinteraksi satu sama lain agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menagganggu jalanya rumah tangga mereka. Namun pada keadaan tertentu iblis akan datang menganggu dan menghasut suami/istri dan membuat emosi keduanya agar terjadi pertengkaran di antara keduanya. Jika salah satu di antara suami/istri sedang emosi baiknya lakukan sesuatu agar dapat meredam emosinya atau menhindar agar tidak meperparah keadaan tersebut.

  1. Adanya Dorongan Untuk Melakukan Maksiat

Tanda-tanda lain rumah tangga di ganggu oleh jin/iblis adalah adanya niat untuk melakukan perbuatan maksiat. Orang yang tiba-tiba tanpa sebab yang jelas kemudian muncul dalam fikiranya untuk melakukan maksiat, maka  tentu ada campur tangan dari iblis. Baiknya gunakan waktu luang yang ada untuk melakuak aktiitas yang positif agar dapat terhindar dari gangguan-gangguan iblis untuk melakukan perbuatan maksiat. Dengan melakukan aktivitas positif seperti membaca buku, membaca Al-Qur’an dan melakukan ibadah, Insyaallah akan terhindar dari gangguan jin dan iblis.

  1. Selalu Meras Di Awasi

Umumnya suasan rumah akan terasa damai dan tentram karean di adanya ktivitas dari penghuni rumah. Namun dalam kasus tertentu, keadan rumah akan cenderung menjadi lebih sepi dan penghuni rumah merasa selalu di awasi. Tentunya  hal ini akan membuat penguhni rumah tidak nayaman dan tidak krasan. Bukan tidak mungkin hal ini terjadi akibat gangguan jin yang sengaja membuat kita selalu merasa di awasi oleh sesuatu. Baiknya rubahlah suasana rumah menjadi lebih hangat dengan membaca Al_qur’an atau sahalawa kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

  1. Tercium Bau Aneh Dan Busuk

Jin dan iblis juga sering menggunakan cara ini untuk mengganggu penghuni rumah agar merasa tidak betah di rumah. Jika mencium bau aneh dan busuk baiknya cari tahu dahulu, barang kali ada bangkai tikus atau bau sampah atau hal lainya. Namun bila tidak di temukan sumbernya, bukan tidak mungkin aroma busuk tersebut akibar gangguan dari jin dan iblis. Baiknya jaga selalu rumah agar selalu bersih di segala lini. Karena pada dasarnya, jin dan iblis menyukai tempat-tempat yang kotor dan gelap.

  1. Suara Aneh Di Sekitar Area Rumah

Apabila mendengarsuara-suara aneh di dalam rumah atau di sekitar rumah yang menurutmu cukup asing. Bisa jadi itu adalah bentuk dari gangguan jin dan iblis. Seperti terdengan suarang orang berdehem, batuk, langkah kaki, tangisan     dan suara-suara lainyang tidak wajar pada umumnya. Baiknya, jangan hiraukan suara-suara tersebut atau kamu bisa membaca ayat Al-Qur’an untuk mengusir hal tersebut.

  1. Seringkali Bermimpi Buruk

Rumah tentu merupakan tempat yang paling nyaman dari pada tempat lainya. Namun kadang ada gangguan-gangguan jin dan iblis berupa hal yang dapat membuat kita merasa tidak tenang. Salah satunya adalah lewat mimpi buruk. Ketika dalam posisi tidur, kita tidak dapat mengontrol kesadaran kita seperti biasa. Dan ini menjadi kesempatan bagi ibilis dan jin untuk datang dan menganggu lewat mimpi. Baiknya sebelum tidur lakukan wudzu terlebih dahulu dan baca do’a sebelu tidur. Sungguh itu adalah sebaik-baiknya orang yang hendak tidur agar terhindar dari gangguan jin dan iblis.

  1. Adanya Penampakkan

Cara lain yang di gunakan jin untuk menggangu rumah tangga kita adalah dengan menampakan sosoknya. Kadang berupa seseorang yang telah meninggall, atau orang dengan penampilan yang buruk rupa atau penampakan yang tidak lazim. Jelas ini adalah gangguan nyata dari jin dan iblis itu sendiri. Rumah yang terjaga dari gangguan jin dan iblis adalah rumah yang selalu di bacakan Ayat Al-Qur’an baik siang dan malam. Karena itu dapat menangkal segala gangguan dari jin dan iblis.

  1. Merasa Cemas Dan Was-Was Akan Sesuatu

Rasa cemas dan was-was yang menghinggapi benak kita bisa jadi merupakan ulah dari jin dan iblis untuk menganggu kita. hal ini beetujuan agar hati kita tidak tenang dan risau yang membuat kita jauh dari Allah SWt dan tidak lagi percaya pada-Nya. Perasaan ini gampang sekali di alami bagi kaum wanita, oleh sebab itu, apabila suami pergi keluar hendaklah selalu mendoakan kebaikan baginya dan tawakal pada Allah SWT. Dengan begitu istri dan suami akan selalu berad dalam lindungan Allah SWT.

  1. Susah Untuk Khusuk Dalam Beribadah

Setelah melakukan ganggungguan di atas, maka jin dan iblis juga aka menganggu kita ketika sedang beribadah kepada Allah SWT. Jin dan iblis akan menggoda dan memainkan fikiran kita agar sulit untuk beribadah dengan khusuk dan ini akan ia lakuakn berulang ulang. Baiknya mulailah perbaiaki diri kita dan tata ulang hidup dan rumah kita dengan baik dan selalu mengejarkan perintah Allah untuk beribadah agar terhindar dari godaan jin dan iblis. Atau dengan membaca do’a ta’awudz sebagaimana telah di lakukan oleh Rasulullah ketika hendak melakukan sholat, maka beliau akan membaca do’a ta’awudz. Sebagai berikut.

أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْـمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْـمِ، مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

Yang artinya, “aku berlindung kepada Allah yang maha mendengar lagi maha mengetahui dari kesombongan, kegilaan, tiupan dan bisikan setan yang terkutuk.“ (H.R Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi)

Penutup

Gangguan-gangguan dari jin dan ibli dapat membuat hubungan rumah tangga kita menjadi berantakan dan tercerai berai. Karena bagaimanapun itu merupaka tugas dan harapan jin dan iblis di dunia. Oleh sebab itu, perlu bagi kta untuk menghindari dan membentengi diri, keluarga dan rumah tangga kita agar dapat terhindar dari gangguan-gangguannya yang menyesatkan. Kita dapat melindungi diri kita dan keluarga kita dari gangguan iblis dengan cara selalu menjalankan perintah Allah untuk beribadah, melaksanakan shalat lima waktu, shalat sunnah, membaca Al-Qur’an dan membaca wirid agar selalu ingat kepada-Nya, serta bertawakal kepada Allah SWT. Sebagai mana Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 200, yang artinya.

“Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh dia maha mendengar, lagi maha mengetahui”. (Q.S AL-A’raf; 200)

Demikan pembahasan dari Kawan Mama mengneai tanda-tanda rumah tangga di ganggu jin dan iblis. Penting bagi kita untuk selalu mendekatkan diri pada Allah dan betwakal padanya. Sehingga kita akan terhindar dari gangguan jin dan iblis yang dapat membuat kita melakukan perbuatan maksiat, dan dapat mencerai beraikanrumah tangga kita.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

 

Sumber :

  • Dream
  • kalam.sindonews
Hal Yang Dapat Merusak Rumah Tangga

Hal Yang Dapat Merusak Rumah Tangga

Hal-Hal Yang Dapat Merusak Rumah Tangga

Hal Yang Dapat Merusak Rumah Tangga

 

Hallo Kawan Mama,

Dalam pandangan agama Islam, penikahan adalah sebuah ikatan suci yang melibatkan dua orang, pria dan wanita yang telah melaksanakan ijab dan Kabul yang kemudian resmi dan sah menjadi pasangan suami istri. Dengan melaksanakan pernikahan tentu mengharapkan agar pernikahannya dapat berjalan dengan bahagia pada hari-hari berikutnya. Tentunya, kebahagiaan dari sebuah rumah tangga haruslah seimbang antara kebahagiaan suami dan kebahagiaan istri. Hal ini bertujuan agar terciptanya keseimbangan dan menghindari adany ketimpangan antara pasangan suami istri.

Dalam menjalanai hubungan suami istri dalam sebuah rumah tangga, tentu tidak akan berjalan mulus begitu saja. Adakala masalah-masalah kecil atau bahkan besar datang menimpa dan mengganggu kedamian rumah tangga yang telah di bangun sedemikian rupa. Tentu datangnya masalah masalah dalam rumah tang merupakan hal yang wajar yang akan di alami oleh semua pasangan suami istri. namun, tentunya masalah-masalah yang datang tersebut perlu untuk di sikapi dengan bijak agar tidak menjadi makin melebar dan memperburuk hubungan rumah tangga. Karena pada dasarnya masalah-masalah tersebut adalah ujian bagi suami dan istri untuk di lewati dan di jadikan sebagai bumbu agar rumah tangga menjadi lebih harmonis.

Sebagai pasangan suami istri, hendaknya perlu untuk berhati-hati ketika menyikapi maslah yang datang dalam rumah tangga mereka. Sebab bisa jadi masalah tersebut terjadi akibat sikap dari salah satu di antara suami ataupun istri yang terkesan sepele namun berdampak besar pada hubungan rumah tangganya dengan sang pasangan. Jangan sampai karena masalah-masalah sepele tersebut sampai merusak hubungan rumah tangga dan pada akhirnya akan mengarahkan kita dan pasangan kita pada ranah perceraian.

Pada kesempatan kali ini, Kawan Mama akan membahas hal yang dapat merusak rumah tangga. Sebuah rumah tangga yang telah berjalan lama tentu pernah mengalami masalah atau bahkan konflik sebgai ujuan dari rumah tangga mereka. Namun jika dapat menyikapinya dengan bijak, maka rumah tangga kita dapat melewati segala ujian dan cobaan dengan selamat.

Sebab Rusaknya Rumah Tangga

  1. Komunikasi Yang Kurang Baik

Hubungan antara suami dan istri dalam sebuah rumah tangga tentu memerlukan unsur komunikasi yang baik antar keduanya. Sebab, komunikasi yang baik adalah faktor utama sebagai pondasi atas hubungan rumahtangga tersebut agar dapat terjalin dan bertahan terus menerus. Dengan komunikasi yang baik, maka visi dan misi serta tujuan dari hubungan rumah tangga pasangan suami istri dapat tercapai dengan baik.

Dalam berkomunikasi dengan pasangan, hendaknya selalu dengan cara yang transparan dan terbuka dalam hal apapun. Sebab dengan ketrbukaan di antara keduanya akan menjadikan suami dan istri saling percaya satu sama lain. Meskipun terkesan sepele, namun tidak jarang hubungan rumah tangga dapat terganggu dan berakhir dengan perceraian akibat menyepelkan hal tersebut.

  1. Tidak Terbuka Antar Individu

Menikah berarti menyatukan dua individu menjadi sebuah kesatuan dalam ikatan rumah tangga. Oleh karena itu, unsur keterbukaan antara keduanya merupakan hal yang sangat di perlukan unutk di praktikan dlam menjalani rumah tangga. Sekalipun pribadi dari salah satu merupakan orang yang cenderung berkepribadian tertutup, namun baiknya perlu untuk selalu terbuka dengan pasangan kita.

Dengan keterbukaan, maka kita akan tau keinginan satu sama lain dan dapat mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan jalannya rumah tangga kita. Dengan menikah maka segala permasalahan yang terjadi pada satu individu (suami/istri) merupakan masalah bersama dan keduanya memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya bersama. Hubungan yang terbuka antara suami dan istri akan membuat satu sama lain semakin paham dengan karakter masing-masing, keinginan masing-masing dan dapat menyelaraskan pemikiran di antar keduanya menjadi satu.

  1. Sibuk Dengan Kegiatan Masing-Masing

Rumah tangga yang harmonis tentu dapat di ciptakan dengan adanya interaksi yang baik anatar pasangan suami dan istri. setiap dari suami maupun istri pasti memiliki kegiatan atau hal pribadi yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja. Namun jika dalam sebuah rumah tangga, suami ataupun istri sibuk dengan kegiatannya sendiri tentu ini akan menjadi sebuah masalah yang membuat hubungan rumah tangganya dapat terganggu. Karena tidak adanya interaksi di antara keduanya dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi renggang.

Sepenting apapun hal atau masalah pribadi kita, pasangan adalah hal yag utama melebihi apapun. Dan akan menjadi sebuah dosa apabila kita sampai menelantarkan pasangan kita hanya karena sibuk dengan urusan pribadi kita. hal tersebut meungkin terdengar sebagai hal yang sepele, namun dampaknya tentu sangat besar bagi kelangsunga rumah tangga kita dengan pasangan kita. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk selalu berinteraksi dengan pasangan kita setiap waktu demi kelangsunagan rumah tangga kita agar terus berjalan dengan harmonis.

  1. Terlalu Banyak Menuntut

Dalam memilih pasangan hidup, pastinya kita mengharapkan agar mendapat pasangan yang sesuai dengan apa yang telah kita harap-harapkan. Tentu keinginan tersebut merupakan hal yang wajar bagi setiap masnusia. Namun pada hakikatnya, setiap manusi di ciptakan dengan kepribadian dan karakter yang berbeda-beda dan unik yang nejadi sebuah fitrah dari setiap manusia. Oleh karena itu tidak ada hak bagi kita untuk memaksa dan menuntut agar pasangan kita dapat menjadi sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Kita dapat menuntut pasangan kita hanya sebatas motivasi agar ia dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karean setiap manusia di ciptakan oleh Allah dengan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu tidak mungkin bagi kita untuk memaksa dan menuntut pasangan kita agar benar-benar sesuai dengan apa yang kita harapkan. Pasangan yang baik adalah pasangan yang dapat menerima dengan seutuhnya dan memotivasi serta berjuang bersama untuk menjadi lebih baik lagi dalam berumah tangga.

  1. Mengekang Pasangan

Pada dasarnya setelah melangsungkan pernikahan maka suami dan istri memilki hak dan kewajiban serta tanggung jawabnya masing-masing. Hal ini membuat suami dan istri tidak bisa bebas sebagaimana pada waktu ia belum menikah dulu. Karena dengan menikah, kita jadi memiliki hak dan tanggung jawab kepada pasangan kita yang harus kita tunaikan. Selain tidak di perbolehkan menuntut berlebihan pada pasangan. Kita juga tidak di perbolehkan untuk mengekang pasangan kita dengan berlebihan.

Setiap dari insan pasti memilki hak untuk bebas, tak terkecuali bagi yang telah menikah. Namun bedanya, ketika telah menikah kita tidak akan bisa sebebas seperti pada waktu sebelum menikah, sebab kita telah di hadapkan kewajiban dan tanggung jawab pada pasanagan kita. Apabila kita telah menunaikan hak dan kewajiban kita, barulah kita dapat meminta lebih kepada pasangan kita. Dan pastinya, pasangan kita memiliki keinginan akan sesuatu yang tidak bisa dan tidak akan menjadi baik apabila kita kekang begitu saja.

  1. Jarang Memuji Pasangan

Bersyukur adalah hal yang perlu di lakukan setiap orang dalam keadaan apapun, termasuk dengan pasanagan yang telah Allah berikan kepada kita. Dalam mejalani hubungan rumah tangga, tentu adanya rasa syukur dan sebuah sikap apresiasi terhadap apa yang telah di lakukan pasangan kita. Sebab, pujian-pujian kecil kadang di perlukan sebagai bumbu agar rumah tangga kita dengan pasangan kita dapat lebih harmonis dan bahagia.

Tentunya pujian tersebut lantaran perbuatan baik yang telah pasangan perbuat. Dan tujuan dari pujian-pujian tersebut adalah rasa syukur kita pada Allah dan sebagai rasa cita kasih kita kepada pasangan kita. Dari pada selalu menuntut akan sesuatu,meskipun hal yang di lakukan terkesan sepele, sebuah pujian dari kita kepada pasangan kita tentu akan membuatnya menjadi senang. Karena hal tersebut juga sebagai bentuk hormat dan rasa menghargai terhadap pasangan kita.

  1. Tidak Perhatian

Pada umumnya, sebuah rumah tangga tentu memerlukan adanya rasa perhatian di antara suami dan istri, satu sama lain. Hal ini sering terjadi pada kaum suami, suami adalah mahluk yang pada umumnya ber-ego dan ber-gengsi tinggi yang cenderung lebih cuek di bandingkan perempuan. Tentunya ketika telah menikah hal ini perlu di ubah meskipun sedikit. Sebab rasa perhhatian dari pasangan kita sangat di perlukan sebagai tanda cinta kasih yang masih tetap terjalin di antara keduanya.

Perhatian-perhatian kecil tentu juga perlu untuk di lakukan pada pasangan kita. Seperti halnya menanyakan kabar, membuatkan minum, makanan kesukaan, dan perhatian lainya yang sebaiknya perlu untuk di lakukan. Dengan adanya perhatian-perhatian tersebut, tentu akan membuat kasih sayang pasangan kepada kita menjadi bertambah.

  1. Cemburu Buta

Dalam setiap hubungan suami iatri, tentu perlu adanya rasa cinta kasih di antar keduanya. Dan dari rasa cinta kasih pasti akan muncul rasa cemburu satu sama lain, terutama ketika melihat pasngan tengah berinteraksi dengan orang lain yang berlawanan jenis. Rasa cemburu adalah wujud dari kepercayaan diri yang rendah, takut di khianati, tauma masa lalu dan krisi kepercayaan pada diri seseorang. Namun, cemburu juga bisa di artikan rasa cinta kasih kita yang besar pada pasangan kita dan tak mau khilangannya.

Tentunya cemburu merupakan tanda baik bagwa masih ada cinta kasih kita terhadap pasangan kita. Namun jika rasa cemburu kita terlalu berlabihan sampai meluap-luap, tentu itu akan menjadi masalah bagi kita sendiri dengan pasangan kita. Karena hal ini tentu akan membuat ketidaknyamana oasangan kita, yang pada akhirnya dapat menimbulkan perdebatan dan mengganggu hubungan kita dengan pasangan. Dan tidak menutup kemungkinan hal ini dapat menjadi sumber masalah rusaknya hubungan kita dengan pasangan yang dapat  mengantarkan pada perceraian.

Penutup

Menjalani sebuah hubungan rumah tangga, tentu kita berharap akan bahagia dan berjalan dengan harmonis sampai nanti maut menjemput. Namun pada kenyataanya, dalam menjalani hubungan rumah tangga, pasti akan ada masalah-masalah yang datang menimpa rumah tangga kita. Namun hal ini merupakan sebuah ujian yang jika di sikapi dengan bijak akan berbuah baik pada rumah tangga kita. Hal-hal yang di anggap sepele kadang menjadi penyebab renggannya hubungan rumah tangga kita dengan pasangan kita yang pada akhirnya rusak begitu saja. Akan sangat di sayangkan apabila hal rumah tangga berakhir dengan perceraian hanya karena keteledoran kita akan hal-hal sepele. Karena Allah SWT sendir sangan membenci keluarga yang tidak akur yang kemudian menempuh jalur perceraian.

Demikan pembahsasan dari Kawan Mama mengenai sebab rusaknya hubungan rumah tangga. Perlu di cermati bagi setiap pasangan suami dan istri. bahwa hal-hal sepele kadang dapat menjadi sebab rusaknya hubungan suami istri. Oleh karena itu, kita harus cermas dan hati-hati dalam menyikapi akan sesuatu hal dalam berumah tangga kita dengan pasngan kita, sekalipun itu hal kecil.

Semoga tuisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

Sumber :

  • Ibupedia
  • Elshinta
Komplikasi Akibat Kondisi Rabun Dekat

Komplikasi Akibat Kondisi Rabun Dekat

Hallo Kawan Mama, Pernahkah kamu mendengar atau bahkan mengalami kondisi rabun dekat? Tentunya rabun dekat merupakan sebuah kondisi yang tidak asing di mana banyak dari orang-orang yang mengalaminya. Pada umumnya, kondisi ini akan membuat penderitanya mengalami kondisi di mana mata akan kesulitan melihat pada objek yang letaknya dekat. Selain itu, beberapa komplikasi juga dapat terjadi akibat mata yang mengalami kondisi rabun dekat.

Rabun dekat merupakan salah satu jenis masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan atau kelainan refraksi. Kondisi ini memang sudah menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi di kalangan masyarakat. Umumnya kondisi ini seringkali menyerang orang yang memasuki usia lanjut. Namun tidak jarang juga kondisi ini di alami oleh orang dewasa, dan bahkan anak-anak juga merupakan usia yang rentan mengalami kondisi rabun dekat.

Menurut WHO, dari survei yang di lakukan, di perkirakan ada lebih dari 285 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan. Dari data tersebut, sebanyak 42% dari mereka adalah pasien yang mengalami kondisi di mana adanya kesalahan refraksi mata yang tidak di koreksi. Orang dengan usia lanjut mejadi pasien terbanyak di ikuti oleh usia anak-anak. Rabun dekat yang terjadi pada anak-anak biasnya di sebabkan oleh faktor genetik atau keturunan dari keluarganya.

Pada tahap awal, rabun dekat umumnya tidak menimbulkan gejala yang siginifikan. Bahkan pada anak-anak, gejala rabun dekat ringan hingga sedang cenderung tidak akan menimbulkan gejala yang menganggu penglihatan. Namun, dalam kondisi yang serius, rabun dekat akan menganggu penglihatan penderitanya. Bahkan beberapa komplikasi dapat terjadi akibat kondisi rabun dekat yang parah. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai komplikasi yang terjadi akibat kondisi rabun jauh. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa Itu Rabun Dekat?

Komplikasi Akibat Kondisi Rabun Dekat

Rabun dekat atau hipermetropi pada dasarnya merupakan kondisi di mana mata mengalami kelainan refraksi yang membuat fungsi penglihatan menjadi tidak normal. Kondisi ini akan membuat penderitanya tidak dapat melihat pada objek yang letaknya dekat. Bahkan dalam kondisi yang serius, rabun dekat dapat membuat penderitanya hanya dapat melihat pada objek yang letaknya cukup jauh. Selain itu, beberapa kondisi komplikasi juga dapat terjadi akibat kondisi rabun dekat yang tidak di tangani.

Umumnya, kondisi ini hampir mirip dengan kelainan refraksi atau penyakit presbiopi. Mata yang mengalami kondisi presbiopi juga tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat. Namun penyakit presbiopi merupakan kelainan mata yang umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan. selain itu, presbiopi merupakan penyakit mata yang di sebabkan oleh adanya otot mata yang mengalami pengerasan. Pengerasan tersebut di sebabkan oleh faktor penuaan yang membuat lensa mata tidak berfungsi dengan normal.

Sedangkan rabun dekat adalah kondisi di mana kornea mata mengalami perubahan bentuk. Umumnya, perubahan bentuk tersebut dapat di sebabkan oleh berbagai hal, seperti halya dengan faktor genetikal atau keturunan. Perubahan bentuk pada kornea mata tersebut akan membuat cahaya dari pentulan objek yang masuk ke mata tidak dapat jatuh tepat pada retina. Namun cahaya objek tersebut akan masuk ke mata dan jatuh pada bagian belakang retina. Hal inilah yang membuat mata tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat.

Sama halnya dengan penyakit presbiopi, usia 40 tahun merupakan usia yang cukup rentan akan risiko rabun dekat. Sebab dalam usia tersebut, tubuh dan juga system penglihatan sudah mengalami penurunan kualitas akibat faktor penuaan. Namun pada kondisi rabun dekat, selain usia lanjut, yakni 40 ke atas, rabun dekat juga seringkali di alami oleh usia dewasa dan meningkat pada usia anak-anak. biila di biarkan terlalu lama, kondisi ini akan menyebabkan terjadinya komplikasi pada fungsi penglihatan.

Jenis Komplikasi Akibat Kondisi Rabun Dekat

Rabun dekat yang tidak segera di tangani umumnya akan mengakibatkan mata berisiko mengalami jenis gangguan atau penyakit mata lainya. Meskipun hal tersebut biasanya tidak akan berbahaya dan menyerang kesehatan tubuh atau menyebabkan kematian, namun beberapa konisi komplikasi bisa saja terjadi. Sebab penglihatan yang tidak normal dan buruk dapat menyebabkan penderitanya mengalami cedera, terutama ketika sedang melakukan aktivitas.

Rabun jauh dapat menyebabkan penderitanya mengalami berbagai jenis kondisi komplikasi. Yakni antar lain sebagai berikut.

  1. Mata Juling

Beberapa kasus menyebutkan bahwa usia anak-anak yang sedang mengidap kondisi rabun dekat memiliki risiko mengalami kondisi mata juling. Mata juling merupakan kondisi di mana kedua mata memiliki posisi yang tidak sejajar. Hal ini dapat di lihat pada hitam mata yang bergerak kearah yang berbeda antar kedua bola mata. Namun untuk mengatasi kondisi ini, telah di buat kaca mata yang telah di desain untuk memperbaiki hipermetropi yang juga dapat di gunakan untuk mengatasi mata juling.

  1. Mengurangi Kualitas Hidup Penderitanya

Rabun jauh atau hipermetropi ini selain akan menganggu fungsi penglihatan juga akan membuat penderitanya mengalami penurunan kualitas hidup. Sebab kondisi mata yang tidak normal akibat rabun dekat tentunya akan menganggu penderitanya dalam melakkan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini akan terjadi dan semakin parah apabila mata yang mengalami rabuh dekat tidak juga di tangani dan di koreksi. Karenanya, besar kemungkinan penderita rabun dekat akan mengalami penurunan kualitas hidup akibat kondisi tersebut.

  1. Mata Tegang

Kondisi mata yang tidaka dapat melihat dengan normal akibat rabun dekat tentu akan memaksa mata bekerja lebih keras aagar dapat melihat dengan jelas. Hal ini tentunya membutuhkan tenaga dan fikus yang ekstra sehingga berisiko menyebabkan mata menjadi tegang. Ketika mata mengalami tegang akibat kinerja yang keras, maka mata akan rentan mangalami infeksi ataupun iritasi. Hal ini dapat menyebabkan mata lebih mudah mengalami jenis gangguan penglihatan yang berbahaya bagi fungsi penglihatan.

  1. Mata Lelah

Selain menjadi tegang, tentunya rabun dekat juga akan membuat mata menjadi mudah lelah. Sebab kinerja mata yang bertambah akan menguras energy dan tenaga mata sehingga mata mudah kelelahan. Ketika mata kelelahan, maka kondisi tersebut dapat menyebar ke saraf otak sehingga menyebabkan munculnya sakit kepala.

  1. Keamanan Terganggu

Selain menyebabkan gangguan pengihatan lainya, kondisi mata yang tidak normal akibat rabun jauh juga dapat menyababkan keamanan terganggu. Dalam hal ini, keamanan yang di maksud adalah keamanan dan keselamanat diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya.

Rabun dekat atau hipermetropi pada dasarnya merupakan salah satu jenis kelainan refraksi yang menyebabkan penderitanya kesulitan melihat dengan jelas pada objek dekat. Kondisi ini tentunya akan sangat mengganggu dan membahaykan keselamatan penderitanya. Selain itu, jika tidak di lakukan langkah penanganan atau pengoreksian terhadap kondisi ini maka mata berisiko dapat mengalami berbagai jenis komplikasi. Karenanya, penanganan yang cepat sebaiknya di lakukan untuk memperbaiki kondisi mata dan menegah terjadinya berbagai jenis komplikasi.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai komplikasi akibat kondisi rabun dekat. Pemeriksaan mata sebaiknya di lakukan denagn rutin untuk sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi kesehatan dan fungi penglihatan. Sebab jika tidak segera di tangani, kondisi ini akan menyebabkan kondisi komplikasi yang tentunya hal ini akan membutuhkan biasya yang lebih besar.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Sehatq
  • Hellosehat
Cara Untuk Mendiagnosis Rabun Dekat

Cara Untuk Mendiagnosis Rabun Dekat

Hallo Kawan Mama, Apakah kamu salah satu penderita rabun dekat? Atau mungkin keluargamu atau temanmu mengalami kondisi tersebut? Rabun dekat memang merupakan salah satu masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan di mana kondisi ini banyak orang yang mengalaminya. Seseorang yang mengalami kondisi rabun dekat umumnya akan mengalami kondisi di mana ia akan kesulitan untuk melihat objek yang letaknya dekat. Beberapa cara di ketahui dapat di lakukan untuk mendiagnosis rabun dekat.

Masalah kesehatan mata memang merupakan kondisi yang umum dan banyak yang mengalaminya. Sedangkan rabun dekat sendiri merupakan kelainan mata yang juga banyak orang mengalaminya. Di lansir dari laman hellosehat, menyebutkan bahwa rabu dekat merupakan kelainan refraksi mata di mana kondisi ini dapat terjadi pada segala usia. Meskipun demikian usia anak-anak menjadi usia yang peling rentan di mana rabun dekat sering kali terjadi. Namun beberapa penelitian menyebutkan bahwa seiring bertambahnya usia, kondisi ini akan membaik di sertai dengan mengurangi faktor risikonya.

Penderita rabun dekat memang akan mengalami kondisi di mana penglihatannya akan kebur ketika melihat objek yang letaknya dekat. Kondisi ini umumnya cenderung terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi kesehatan mata dan faktor yang mempengaruhinya. Meskipun penderita rabun dekat akan kesulitan melihat pada objek yang letaknya dekat, namun ia pada objek yang letaknya jauh, mata tetap dapat melihat dengan normal.

Ketika kondisi rabun dekat terjadi pada orang dewasa atau orang tua, mungkin kondisi ini dapat segerai di sadari dengan lebih cepat. Namun ketikakondisi ini terjadi pada anak-anak, membuat kondisi ini seringkali sulit untuk di sadari. Namun pada kondisi ini, pemeriksaan mata di sarankan untuk di lakukan sebagai upaya untuk mengethui kondisi mata, atau untuk mendiagnosi adanya gejala rabun dekat. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai cara untuk mendiagnosis mata yang mengalami kondisi rabun dekat.

Pengertian Rabun Dekat

Cara Untuk Mendiagnosis Rabun Dekat

Rabun dekat atau dalam istilah medis di kenal dengan sebutan hipermetropi atau hipermetropia pada merupakan salah satu kondisi kelainan mata yang banyak di alami oleh kebanyakan orang. Pada dasarnya, kondisi ini merupakan gangguan penglihatan jarak dekat di mana penderita rabun dekat tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat. Jika kondisi rabun jauh membuat mata kesulitan melihat obje yang letaknya jauh, maka kondisi rabun dekat adalah kebalikannya dari kondisi tersebut. Selain itu, penderita rabun dekat tetap dapat melihat dengan baik pada objek yang letaknya jauh.

Sebenarnya, kelainan refraksi rabun dekat hampir sama dengan kelainan refraksi presbiopi. Karena keduanya merupakan jenis kelainan refraksi yang membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya dekat. Meski demikian, kedua jenis kelaian refraksi tersebut merupakan jenis yang berbeda. Sebab presbiopi merupakan kondisi di mana adanya oto pada lensa mata yang mengalami gangguan. Sedangkan rabun jauh merupakan kondisi di mana adanya perubahan pada bentuk kornea mata yang tidak normal.

Umumnya, seseorang yang memasuki usia 40 tahun cukup rentan akan risiko rabun dekat. Namun kondisi ini juga sering terjadi dan dai alami usia anak-anak. Jika kondisi ini terjadi pada usia lanjut, maka biasanya akan menimbulkan gejala kesulitan melihat pada objek yang letaknya dekat. Bahkan ketika kondisi ini dalam tahap yang cukup parah, mata hanya dapat melihat jelas pada objek yang letaknya sangat jauh.

Sedangkan rabun jauh yang terjadi pada usia anak-anak, umumnya tidak akan menimbulkan gejala yang siginikan. Hal ini juga tidak lepas pada tingkat perkembangan dan keparahannya. Dalam tingkatan yang ringan ataupun sedang, umumnya anak-anak masih dapat melihat dengan jelas pada objek yang letakya jauh maupun dekat. Namun apabila kondisi ini sudah memburuk dan masuk ke dalam tahap yang parah, maka perlehan gejala-gejala rabun jauh akan muncul dan menganggu penderitanya. Meskipun demikian, gejala-gejala tersebut tidak akan separah pada kondisi yang di alami oleh orang tua.

Cara Mendiagnosis Rabun Dekat

Umumnya, kondisi rabun dekat yang di alami oleh orang dengan usia dewasa atau lanjut dapat di sadari dengan gejala-gejala yang muncul dan menganggu penglihatan. Namun apabila kondisi ini terjadi pada anak-anak, maka biasanya gejala yang muncul akan sedeikit berbeda dan cenderung sulit untuk di sadari. Hal ini membuat penanganan medis perlu untuk di lakukan agar dapat di ketahui dengan pasti apakah mata sang anak mengalami gejala rabun dekat.

Pemriksaan mata untuk mendiagnosis gejala rabun dekat biasanya akan di sesuaikan dengan usia. Pada anak dengan usia 6 bulan sampai 3 tahun, biasanya pemeriksaan akan di lakukan oleh dokter anak yang sudah terlatih. Rabun dekat dapat di diagnosis oleh dokter spesialis mata dengan pemeriksaan mata yang mendasar. Umumnya pemeriksaan tersebut akan meliputi prosedur uji refraksi dan pemeriksaan kesehatan mata.

  1. Uji Refraksi

Dalam uapaya untuk mendiagnosis kondisi mata, dokter akan menentukan penderita rabun jauh melalui tes ketajaman penglihatan. Dalam metode ini, pasien akan di minta untuk membaca huruf yang ukurannya bervariasi dengan jarak berbeda-beda. Tes ketajaman penglihatan yang di lakukan, umumnya juga di gunakan untuk melihat adanya gejala miopi, mata silinder atau bahkan gajala presbiopi.

jika dari hasil tes pemeriksaan menyebutkan pasien di nyatakan mengalami gejala rabun dekat, maka akan di lanjutkan dengan pemeriksaan retinoskopi untuk melihat kondisi retina.

  1. Pemeriksaan Mata.

Dalam pemeriksaan mata, dokter kemungkinan akan menggunakan obat tetes mata untuk di teteskan pada mata pasien. hal ini di lakukan untuk membut pupil menjadi lebih lebar dan terbuka selama pemeriksaan mata di lakukan. Hal tersebut bertujuan agar rongga pupil menjadi lebih renggang sehingga dapat di lihat dengan lebih jelas. Obat tets mata tersebut mungkin akan membuat mata pasien lebih sensitive terhadap cahaya selama beberapa jam pasca pemeriksaan.

Pemeriksaan dan tes mata pada usia kanak-kanak pada dasarnya merupakan hal yang harus di lakukan secara rutin. Sebaiknya lakukan tes mata setiap dua tahun sekali untuk mengetahui kondisi kesehatan mata sanga anak. Untuk itu, beberapa spesialis mata sesuai dengan keahliannya dapat di hubungi untuk periksa mata atau konsultasi. Seperti,

    • Optalmologis

Optalmologis adalah seorang dokter spesialis mata yang di latih untuk menangani evaluasi mata, meresepkan lensa korektif, mendiagnosis dan mengobati kelainan mata. Selain itu, dokter tersebut juga memiliki wewenan untuk melakukan prosedur bedah atau operasi mata.

    • Optometris

Optometris adalah dokter yang di latih untuk memberikan evaluasi mata  yang lengkap, merespkan lensa korektif dan juga mendiagnosis serta mengobati kelainan mata yang cukup umum terjadi.

    • Optician Atau Ahli Kaca Mata

Optician atau ahli kaca mata adalah seorang ahli mata yang membantu menentukan kacamata atau lensa kontak yang tepat untuk pasien. Hal ini tentunya akan di sesuaikan dengan resp dari optalmologs dan optometris.

Rabun dekat atau hipermetropi pada dasarnya merupakan salah satu jenis kelainan refkraksi mata yang cukup sering terjadi dan di Alamo oleh banyak orang. Kondisi ini umumnya di rentan terjadi dan dia alami ketika memasuki usia lanjut. Namun, tidak jarang tau bahkan banyak dari usia anak-anak yang juga mengalami kondisi tersebut. Untuk mengetahui datau mendiagnosis kondisi rabun dekat sendiri, pemeriksaan oleh para ahli, yakni dokter spesiali mata sangat di sarankan. Hal tersebut dapat membuat penderita rabun dekat mengetahui kondisi mata dan juga solusinya dengan tepat.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai cara untuk mendiagnosis rabun dekat. Sebelum melakukan pemerksaan mata, kamu dapat berkonsultasi terebih dahulu pada dokter spesialis mata untuk mengetahui bagai mana langkah untuk menangani kondisi tersebut. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan hal yang pelru untuk di lakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mata.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Alodokter
  • Hellosehat