Jenis Nutrisi Untuk Penderita Penyakit Presbiopi

Jenis Nutrisi Untuk Penderita Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Pada dasarnya setiap dari organ dan system yang ada di dalam tubuh kita membutuh asupan nutrisi sebagai kebutuhan agar dapat berfungsi den bekerja sesuai dengan perannya. Pemenuhan nutrisi ini akan menjadi sumber tenaga yang membuat tubuh menjadu tumbuh dan berkembang. Namun tahukah kamu pemenuhan nutrisi ternyata juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi penyakit mata, seperti presbiopi. Selayaknya seperti organ tubuh lainya, mata juga memiliki kebutuhan nutrisi untuk mencgah dan mengatasi penyakit mata seperti presbiopi.

Presbiopi merupakan salah satu kondisi di mana mata mengalami kelainan atau gangguan pada system penglihatan yang membuat pandangan pada objek menjadi tidak jelas. Kondisi ini umumnya di sebabkan oleh adanya faktor penuaan yang membuat kualitas dari organ atau system penglihatan mengalami penurunan. Hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap fungsi penglihatan sehingga menjadikan pandangan menajdi terganggu dan tidak dapat melihat dengan baik.

Penuaan pada dasarnya merupakan sebuah fenomena biologis yang terjadi secara alami di mana semua orang di pastikan akan mengalaminya. Semakin menua, kondisi organ tubuh akan mengalami penurunan kualitas. Hal ini akan membuat tubuh rentan mengalami masalah kesehatan, termasuk presbiopi. Biasanya kondisi ini akan mulai muncul ketika seseoang memasuki usia 40 tahun dan gejalanya baru akan terasa pada usia 50 tahun ke atas.

Meskipun munculnya presbiopi terjadi akibat faktor penuaan, namun kondisi ini sebenarnya dapat di tangani dengan pemenuhan nutrisi yang di butuhkan oleh mata. Meskipun tidak akan menyembuhkan presbiopi sepenuhnya, namun pemenuhan nutrisi untuk mata tentunya dapat meningkatkan kualitas dari fungsi penglihatan itu sendiri. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai kebutuhan nutirisi untuk penderita penyakit presbiopi.

Definisi Presbiopi

Jenis Nutrisi Untuk Penderita Penyakit Presbiopi

Presbiopi pada dasarnya merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan di mana kondisi ini umumnya akan terjadi pada seseorang yang berusia lanjut. Kondisi ini umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan yang menajdi penyebab utamanya. Sebagaimana di lansir dari laman hellosehat yang menyebutkan bahwa kondisi ini akan di alami oleh seseorang ketika ia  memasuki usia 35 tahun ke atas. Selain itu, di sebutkan bahwa semua orang pasti akan mengalami kondisi penyakit presbiopi tanpa terkecuali.

Hal ini juga di jelaskan dalam jurnal American Academy of Ophthalmology yang menyebutkan bahwa penyakit presbiopi merupakan keadaan yang sudah pasti akan di alami oleh semua orang. Meskipun demikian, presbiopi umumnya terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi kesheta mata dan faktor yang mempengaruhinya. Karena memang meskipun faktor penuaan menjad penyabab utama, namun ada beberapa faktpr lain yang dapat menyebabkan mata mengalami peyakit presbiopi.

Di dalam mata pada dasarnya terdapat berbagai jaringan dan sel yang memiliki fungsi dalam terjadinya proses penglihatan. Presbiopi adalah penyakit mata di mana terdapat otot mata yang mengalami penurunan kualtas dan membuatnya menjadi mengeras. Otot tersebut terletak mengelilingi lensa mata dan bertugas untuk mengatur pergerakan lensa mata agar dapat memfokuskan ccahay yang msauk ke mata. Cahaya yang masuk ke mata pada dasarnya akan melalui lensa mata terdahulu yang kemudiana akan di jatuhkan tepat pada retina.

Ketika otot pada lensa mata mengalami pengerasan karena penurunan kualitas akibat penuaan, maka kondisi ini akan berpengaruh pada system dan fungsi penglihatan. Akibatnya lensa mata tidaka dapat bergerak bebas karena otot lensa yang mula elastis kini sudah mengeras. Pada akhirnya cahaya yang masuk ke mata tidak akan jatuh tepat pada retina melainkan jatuh di belakangnya. Hal ini membuat penderita penyakit presbiopi tidak dapat melihat dengan jelas karena pandangannya yang menjasi kabur ketuika melihat objek, terutama yang letaknya dekat.

Nutrisi Yang Di Butuhkan Oleh Penderita Penyakit Presbiopi

Dalam upaya untuk mengatasi masalah kesehatan, mengetahu faktor penyebabnya merupakan hal yang penting untuk di lakukan. Sebab dengan mengetahui faktor penyebab yang memisu munculnya masalah kesehatan, langkah penanganan dapat di lakukan dan di sesuaikan dengan faktor penyebabnya. Hal ini juga termasuk dalam menangani penyakit presbiopi. Meskipun faktor utama pemicu munculnya penyakit presbiopi merupakan faktor penuaan, namun kondisi ini dapat di atasi dengan menambah suplai nutrisi untuk menjaga kesehatan mata.

Dalam upaya untuk menjaga kesehatan mata untuk mengurangi faktor panuaan, kamu dapat memngkonsumsi bahan makanan yang mengandung berbagai jenis nutrisi yang baik untuk mata. Berikut adalah beberapa jenis nutrisi yang baik dan di butuhkan mata untuk menjaga kesehatan mata,. nutrisi berikut juga akan mengurangi atau mencegah penurunan pada kualitas dari fungsi penglihatan.

  1. Lutein Dan Ziaxanthin

Lutein dan ziaxanthin merupakan dua fitonutrein yang memiliki manfaat untuk membantu agar terhindar dari penyakit mata yang di sebabkan oleh faktor penuaan. Kedua nutrisi tersebut akan berfungsi sebagai pelindung mata dari paparan dan radiasi sinar UV matahari. Sebab sinar UV menjadi salah satu yang dapat menyebabkan penurunan kualitas pada system penglihatan. Lutein dan ziaxanthin akan melindungi jaringan yang ada di mata, termasuk lensa dan rertina mata.

Selain itu, nutrisi tersebut akan menyerap cahaya biru dan radiasi sinar UV dan menurunkan tingkat stress okidatif yang di alami oleh mata. Lutein dan ziaxanthin juga akan meningkatkan kualitas penglihatan terutama pada tempat dengan cahaya yang redup. Nutrisi tersebut dapat kamu temukan pada kuning telur, jagung, paprika oranye, kiwi, anggur, bayam hijau, kale, collard dan sayuran hijau lainya. Dengan mencukupi kebutuhan sebanyak 10 mg perhari maka kesehatan mata akan lebih terjaga dengan baik.

  1. Vitamin C

Nutrisi jenis vitamin C pada dasarnya merupakan salah jenis vitamin yang mudah larut di dalam tubuh. Vitamin C  sangat di butuhkan untuk membantu mempercepat penyambuhan luka. Bahkan dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi serta memperlambat proses penuaan. Dengan mengkonsumsi vitamin C, maka system kekbalan tubuh akan meningkat sehingga kesehatan mata akan terjaga dan penuaan akan menjadi lebih lambat.

Vitamin ini akan di simpan dalam bentuk kolagen yang akan membantu meregenerasi dan mengelola jaringan ikat pada kornea mata. Hal ini membuat vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit presbiopi. Untuk itu, bagi susia lanut vitamin C perlu untuk di konsumsi sebanyak 75 mg perhari. Vitamin ini dapat di temukan pada buah-buahan seperti jeruk, mangga, nanas, jambu biji, dan sayuran hijau.

  1. Vitamin E

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin E mampu melindungi sel mata dari kerusakan akibat stress oksidatif atau paparan radikal bebas. Sebab hal-hal tersebut dapat mempercepat proses penuaan. Vitamin ini juga dapat mencegah terjadinya gejala degenerasi macula dan penykit katarak. Selain itu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa menu makanan yang seimbang dan di perkaya dengan lutein, ziaxanthin, vitamin C dan E mampu mencegah berbagai jenis gejala penyakit mata.

  1. Zinc/Seng

Zinc merupakan jenis nutrisi yang membawa vitamin A dari hati menuju mata untuk membuat melanin. Melanin in berfungsi untuk melindungi dari penyakit mata. Untuk membantu tubuh menyerap zinxc dengan lebih baik, maka kamu dapat mengimbanginya dengan asupan mineral tembaga atau cooper. Zinc dapat kamu temukan oada kerang seafood, daging, kacang-kacangan dan juga kuning telur.

  1. Asam Lemak Omega 3

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa asam lemak omega 3 dapat membantu meningkatkan kesehatan mata. Selain itu, Secara tidak langsung, asam lemak omega 3 juga kan membantu menurunkan risiko degenerasi macula. Asam lemak omega 3 akan membantu melindugi mata dari berbagai penyakit yang di sebabkan oleh faktor penuaan. Seperti presbiopi dan juga tekanan tinggi pada bola mata.

Contoh asam lemak omega 3 berupa DHA, EPA dan ALA. Asam lemak omega 3 juga dapat kamu temukan pada jenis makanan seperti salmon, tuna, kacang-kacangan, dan juga minyak zaitun. Dengan menbgkonsumsi asam lemak omega 3 di ikuti dengan nutrisi lainya maka keseimbangan kesehatan mata akan terjaga daengan baik, sehingga terhindar dari penyakit mata.

Presbiopi pada dasarnya merupakan masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan yang membuat penderitanya tidak dapat melihat pada objek dengan jelas. Kondisi ini umumnya terjadi akibat adanya kondisi tubuh yang mengalami penuaan. Hal tersebut merupakan penyebab utama terjadinya presbiopi. Meskipun demikia, presbiopi juga dapat di sebabkan oleh beberapa faktor lainya seperti halnay riwayat penyakit. Kesehatan tubuh pada dasarnya merupakan faktor utama yang dapat mencegah terjadinya penyakit. Hal tersebut tentinya di dukung oleh sumber bahan makanan yang baik dan bermanfaat bagi kesehatan termasuk mata.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai jenis nutrisi untuk penderita penyakit presbiopi. Nutrisi pada bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh pada dasarnya merupakan mineral yang akan menjadi sumber energy bagi organsiasi dalam tubuh. Dengan oemenuhan nutrisi yang tepat, maka tentunya hal ini akan berakibat baik bagi kesehatan tubuh.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Mydoctors
  • Hellosehat
Klasifikasi Dari Jenis Penyakit Presbiopi

Klasifikasi Dari Jenis Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Tahukah kamu bahwa ketika seseorang menginjak usia lanjut, maka ia akan rentan mengalami kondisi di mana matanya terserang penyakit presbiopi. Apa itu penyakit presbiopi? Penyakit presbiopi, umumnya merupakan salah satu jenis penyakit mata atau gangguan penglihatan yang sering di alam oleh orang tua. penyakit tersebut biasanya akan membuat penderitanya, yakni orang tua sering kali kesulitan untuk melihat dan mengenali objek. Dalam dunia medis sendiri, kondisii ini pada dasarnya terbagi dalam klasifikasi dari jenis penyakit presbiopi berdasakan gejalanya.

Bertambahnya usia atau penuaan memang merupakan sebuah hal yang akan di alami oleh semua orang dan tidak bisa di hindari. Kondisi tubuh yang mengalami penuaan umumnya akan berdampak pada kualitas dari organisasi pada tubuh baik di dalam ataupun dui luar yang mengalami penurunan. Penurunan kualitas tersebut menyebabkan tubuh rentan mengalami masalah kesehatan. Dalam hal ini sendiri, presbiopi adalah kondisi masalah kesehatan yang di sebabkan oleh penuaan pada mata.

Mata pada dasarnya merupakan salah satu dari panca indra manusia yang memiliki fungsi dan peran yang cukup penting. Kondisi mata yang mengalami gangguan atau masalah kesehatan tentunya akan membuat pemiliknya kesulitan untuk melihat, terutama dalam beraktivitas. Pada orang tua, penyakit presbiopi ini akan membuat mata tidak dapat melihat dengan jelas pada objek. Selain itu, ketika membaca, orang cenderung harus merentangkan mata dan tangannya agar tulisan dapat di baca dengan lebih jelas.

Penurunan kualitas pada system penglihatan akan membuat focus dan ketajaman mata mengalami penrurunan. Penyakit presbiopi sendiri pada dasarnya di klasifikasi dan terbagi menjadi beberapa tipe atau jenis berdasarkan tahap dan kondisi dari penyakit presbiopi itu sendiri. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapainformasi mengenai klasifikasi dan jenis penyakit presbiopi. Simak penjelasannya sebagi berikut.

Pengertian Presbiopi

Klasifikasi Dari Jenis Penyakit Presbiopi

Di lansir dari laman hellosehat, penyakit presbiopi merupakan kondisi masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan yang di mana kondisi ini akan di alami seseseorang ketika menginjak usia 35 tahun ke atas. Artinya, kondisi ini merupakan fenmomena medis yang akan di alami oleh semua orang ketika menginjak usia tersebut. Dengan begitu, meskipun tidak ada ukuran kapan tepatnya waktu munculnya kondisi ini, namun orang yang berusia 35 tahun ke atas rentan dan bisa di pastikan akan mengalami penyait prrsbiopi.

Hal tersebut juga termuat di dalam jurnal American Academy of Ophthalmology yang menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan keadaan yang pasti akan di alami oleh semua orang. faktor penuaan memang di katahui sebagai penyebab utama munculnya penyakit presbiopi. Dalam istilah lain, presbiopi atau presbiopia juga di kenal dengan istilah mata tua atau rabun senja. Karena memang kondisi ini muncul pada kategori usia-usia tua.

Pada dasarnya, di dalam mata terdapat otot-otot yang terletak megelilingi lensa mata yang memiliki karakter elastis dan fleksibel mengikuti pergerakan lensa mata. Otot tersebut akan mengatur pergerakan lensa agar dapat mengubah-ubah daya bias untuk menetapkan focus pada objek dekat melalui proses akomodasi. Kondisi penuaan yang di alami oleh mata mengakibatkan oto-otot tersebut mengalami penurunan kualitas.

Penurunan kualitas tersebut akan menyebabakan otot mata menjadi mengeras sehingga tidak elastis lagi. Otot mata yang mengeras akan mengakibatkan fungsi dari lensa mata menjadi terbatas sehingga tidak dapat memfokuskan cahaya menuju retina. Hal ini membuat pantulan cahaya dari objek yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina sehingga objek yang di lihat menjadi tidak jelas. Kondisi inilah yang di sebuat sebagai penyakit presbiopi akibat faktor penuaan.

Klasifikasi Jenis Penyakit Presbiopi

Penyakit presbiopi, pada dasarnya merupakan kondisi yang pada tahap awal cenderung sulit untuk di sadari. Sebab pada tahap awal kemunculan penyakit presbiopi, gejala-gejala yang muncul terkesan gejala gangguan mata yang umum terjadi. Selain itu, gejala-gejala yang muncul tersebut juga tidak memberikan dampak yang signifikan. Akibatnya seringkali orang tidak menyadari dan mendapati matanya mengalami presbiopi ketika telah memasuki tahap yang cukup serius.

Sementara itu, kondisi ini telah di klasifikasi menjadi beberapa jenis penyakit presbiopi berdasarkan kondisi dan tingkat keparahannya. Secara garis besar, penyakit pesbiopi terbagi menjadi 5 jenis. Berikut adalah beberapa jenis penyakit prersbiopi.

  1. Presbiopi Insipient

Presbiopi insipient merupakan jenis presbiopi stase paling awal. Artinya jenis presbiopi ini merupakan kondisi di mana gejala-gejala awal dari mata yang mengalami presbiopi bermunculan. Pada kondisi ini, umumnya mata yang mengalami presbiopi akan mengalami penurunan fungsi penglihatan. Kondisi ini, sering kali membuat penderitanya kesulitan dalam melihat atau membaca tulisan, terutama yang berukuran kecil.

Pada kondisi ini, umumnya tidaka akan terlihat kelainan pada mata meskipun telah di lakukan tes pemeriksaan. Selain itu, pasien biasanya juga akan menolak preskipsi kaca mat abaca. Namun meskpun demikia, dari annamesa yang di lakukan, pasien pada dasarnya tetap mebutuhkan kacamata untuk membaca terutama pada objek yang letaknya dekat.

  1. Presbiopi Fungsional

Presbiopi adalah kondisi gangguan penglihatan di mana kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan untuk melihat. Pada kondisi presbiopi fungsional, pasien presbiopi akan mengalami keadaan di mana mata akan mulai kesulitan melihat, terutama dalam jarak yang cukup dekat. Pda kondisi ini, amplitude akomodasi dari penderita presbiopi menjadi kian menurun sehingga memperburuk kondisi mata.

Selain itu, ketika di lakukan tes pemeriksaan, maka akan di temukan kelainan pada daya akomodasi yang berupa otot pada lensa mata yang tidak normal. Agar dapat melihat dengan lebih jelas, pasien presbiopi harus sedikit menjauh kan mata atau meregangkannya. Kacamata di sarankan untuk di gunakan agar mata dapat melihat lebih jelas dan mencegah mata kelelahan.

  1. Presbiopi Absolut

Jika presbiopi tipe fungsional merupakan keadaan di mana mata kesulitan dalam melihat objek yang berjarak dekat, maka presbiopi tipe absolut adalah keadaan yang hampir sama. Namun pada kondisi ini, mata sudah dalam keadaan yang tidak lagi bisa memfokuskan padangannya pada objek yang letaknya dekat. Pada kondisi ini, pendetita presbiopi mengharuskan untuk menggunakan kaca mata agar dapat melihat focus pada objek.

Pada dasarnya kondisi ini merupakan keadaan di mana kondisi mata mengalami peningkatan derajat presbiopi dari kondisi presbiopi fungsional. Kondisi inilah yang menyebabkan daya akomodasi mata sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Kondisi ini membuat mata akan kehilangan focus dan ketajamannya untuk melihat pada objek.

  1. Presbiopi Premature

Sebagaiman yang telah di jelaskandi atas, bahwa faktor utama penyebab mata mengalami penyakit presbiopi adalah faktor penuaan di mana kondisi ini akan terjadi pada usia 35-40 tahun ke atas. namun beberapa kondisi tertentu dapat mengakibatkan seseorang mengalami penyakit presbiopi meskipun belum menginjak usia tersebut. kondisi inilah yang di sebut sebagai penyakit presbiopi premature.

Meskipun faktor utama pemicu munculnya penyakit presbiopi adalah penuaan, namun beberapa faktor lain dapat menyebabkan kondisi ini terjadi lebih cepat. Faktot gaya hidup yang tidak sehat serta beberapa riwayat penyakit dapat menyebabkan presbiopi terjadi lebih cepat. Seperti penyakit darah tinggi atau hipertensi dan penyakit diabetes. Kondisi ini juga dapat di sebabkan oleh efek dari alcohol atau riwayat operasi mata.

  1. Presbiopi Nocturnal

Selain beberaoa gejala atau kondisi-kondisi di atas, presbiopi juga akan mengakibatkan penderitanya mengalami kondisi di mana mata tidak dapat focus melihat pada objek. Hal ini akan menjadi semakin parah apabila mata melihat pada objek yang berada pada tempat dengan pencahayaan ayang buruk. Hal ini terjadi akibat diameter pada pupil mata yang mengalami peningkatan, sehingga membutuhkan cahay yang baik untuk melihat dengan jelas.

Penyakit presbiopi adalah salah satu jenis gangguan penglihatan di mana penyakit ini akan membuat penderitanya kesulitan atau bahkan tidak dapat melihat jelas pada objek. Kondisi ini akan semakin terasa ketika mata di gunakan untuk membaca, terutama pada objek yang letaknya dekat. Penyabab utamanya sendiri di ketahui berupa faktor penuaan yang di mana kondisi hal tersebut tidak dapat di cegah. Namun beberapa metode penanganan dapat di lakukan untuk mengurangi gejala berdasarkan pada kondisi atau tingkat keparahannya.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai klasifikasi jenis penyakit presbiopi. Selain faktor penuaan, faktor lain seperti gaya hidup yang tidak sehat, mengkonsumsi alcohol hingga riwayat penyakit dapat memicu munculnya penyakit presbiopi. Karenanya menjaga kesehatan mata baiknya di lakukan sedini mungkin untuk mencegah atau mengurangi risiko penyakit presbiopi.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Academia
  • Mydoctors
Pengobatan Sederhana Bagi Penderita Penyakit Presbiopi

Pengobatan Sederhana Bagi Penderita Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Beberapa jenis masalah kesehatan atau penyakit terkait kondisi medis pada dasarnya memiliki karakter yang cenderung sulit untuk di sembuhkan dan di obati. Namun, Setiap dari penyakit atau masalah kesehatan pada dasarnya selalu memiliki obat atau solusi untuk mengatasinya. Seperti halnya dengan penyakit presbiopi di mana kondisi ini merupakan penyakit yang di sebabkan oleh faktor penuaan. Meskipun demikian, beberapa jenis pengobatan mulai dari prosedur medis hingga cara sederhana di anggap dapat mengatasinya.

Presbiopi umumnya merupakan salah satu jenis penyakit yang biasanya muncul ketika seseorang memasuki usia lanjut. Hal ini selaras dengan faktor penuaan yang menjadi penyebab utamanya. Faktor penuaan memang menjadi salah satu penyakit yang umumnya sulit untuk di tangani dan di sembuhkan. Sebab penuaan adalah sebuah kondisi biologi yang terjadi secara alami dan tidak dapat di cegah di mana semua orang akan pastinya akan mengalaminya.

Kondisi tersebut akan membuat fungsi pengllihatan penderitanya menjadi terganggu dan tidak dapat melihat dengan jelas. Di lansir dari laman hellosehat, menyebutkan bahwa penyakit presbiopi merupakan gangguan penglihatan yang terjadi dan dia alami oleh semua orang ketika memasuki usia 35 tahun ke atas. Faktor penuaan menjadi penyebab utama munculnya kondisi ini dan juga membuat semua orang hampir di pastikan akan mengalami kondisi tersebut.

Selain itu, faktor tersebut membuat presbiopi menjadi cenderung sulit untuk di sembuhkan. Bahkan belum di temukan dengan pasti obat untuk menyembuhkan penyakit presbiopi. Meskipun demikian, beberapa penelitian menyebutkan bahwa meski tidak dapat menyembuhkan sepenuhnya, beberapa jenis pengobatan atau medis dapat mengatasi penyakit presbiopi. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberaoa informasi mengenai beberapa jenis pengobatan sederhana untuk mengatasi penyakit presbiopi. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Definisi Penyakit Presbiopi

Pengobatan Sederhana Bagi Penderita Penyakit Presbiopi

Prebiopi atau presbiopi pada dasarnya merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan atau penyakit mata yang umum di alami oleh banyak orang. dalam istilah lain kondisi ini juga di sebut sebagai kondisi fenomena mata tua atau rabun senja. Hal ini di sebabkan oleh kondisi penyakit presbiopi yang hampir semua pasiennya mengalami kondisi tersebut dalam usia lanjut. Meskipun demikian, kondisi ini juga dapat di alami oleh usia dewasa atau anak-anak dengan faktor penyebab dan keadaan tertenu.

Pada dasarnya, penyakit presbiopi merupakan kondisi di mana adanya gangguan pada otot dan lensa mata. Umumnya, di dalam mata terdapat otot-otot yang terletak mengelilingi di atas lensa mata. Otot tersebut pada dasarnya memiliki karakter yang elastis untuk mengatur pergerakan mata. Otot tersebut juga memiliki fungsi sebagai media untuk mengubah bentuk lensa untuk menyesuaikan lensa agar dapat focus pada cahay yang masuk ke mata. Lensa mata tersebut kemudian akan mefokuskan cahaya yang masuk ke mata dan menyalurkannya agar jatuh tepat pada retina.

Penyakit presbiopi berupa kondisi di mana otot pada lensa mata yang mengalami pengerasan. Kondisi ini umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan yang membuat kualitas dari system penglihatan termasuk otot pada lensa mengalami penurunan. Pengerasan otot pada lensa mata tersebut akan menyebabkan pergerakan dari lensa mata menajdi terbatas. Akibatnya cahaya yang masuk ke mata tidak dapat jatuh tepat pada retina.

Kondisi tersebut membuat penderita presbiopi akan mengalami kondisi di mana objek tidak dapat terlihat dengan jelas. Bahkan penderita presbiopi harus merentangkan tangan dan matanya agar objek dapat di lihat, terutama dalam  jarak dekat. Selain itu, kondisi tersebut akan membuat mata mudah kelelahan karena kinerja mata yang membutuhkan lebih banyak tenaga untuk melihat pada objek agar terlihat lebih jelas.

Pengobatan Sederhana Penyakit Presbiopi

Meskipun belum di temukan dengan pasti obat untuk menyembuhkan penyakit presbiopi, nemun beberapa cara dapat di lakukan sebagai alternative. Namun, perlu di ingat bahwa cara-cara yang di lakukan untuk menangani kondisi ini tidak untuk menyembuhkan, melikan untuk mnegurangi gejala akibat presbiopi. Dengan begitu, perkembangan presbiopi dapat di control sehingga tidak akan bergambah parah hingga mengakibatkan komplikasi.

Dalam menangani kondisi penyakit presbiopi, umumnya pengobatan medis merupakan pilihan yang tepat dalam menanganinya. Dalam prosedur medis sendiri umumnya dokter akan memeriksa atau mendiagnosis keadaan mata terlebih dahulu. Prosedur ini tentunya menggunakan alat-alat uji refraksi untuk melihat kondisi yang di alami oleh mata. dari pemeriksaan tersebut kondisi mata akan terlihat dan dapat di pilih prosedur yang tepat untuk mengasti kondisi tersebut.

Prosedur medis sediri umumnya dokter akan menyarankan beberapa jenis metode dalam menangani penyakit presbiopi. Hal ini tentunya akan di sesuaikan dengan kondisi mata pasien dengan kecocokan metode yang akan di gunakan. Metode operasi yang di lakukan biasanya berupa operasi bedah refraktif seperti prosedur conductive keratoplasty, LASIK, LASEK dan juga PRK. Dokter juga dapat menggunakan metode lainya yakni implantasi lensa. Metode tersebut bertujuan untuk mengganti lensa dengan lensa sintesis.

Meskipun prosedur medis memiliki alat yang canggih dalam menangani presbiopi, namun ternayata ada beberapa cara atau pengobatan sederhana yang dapat di lakukan di rumah untuk mengatasi penyakit presbiopi. Berikut adalah beberapa cara sederhana yang dapat di lakukan di rumah sebagai upaya untuk menjaga kesehata mata dan menangani penyakit presbiopi.

  1. Pemeriksaan Mata Secara Berkala

Pemeriksaan mata adalah hal uatama yang perlud di lakukan dalam upaya untuk menangani presbiopi. Sebab dengan melakukan pemeriksaan mata secara rutin, maka kondisi kesehatan dan perkembangan mata akan di katahui. Hal ini juga akan membuat pasien mengerti hal yang harus di lakukan untuk menangani gangguan pada fungsi penglihatannya. Sehingga gangguan pengihatan dapat di cegah dan di control agar tidak bertambah parah.

  1. Menggunakan Kaca Mata

Kaca mata merupakan salah satu alat bantu penglihatan yang sudah umu di gunakan bagi penderita berbagai jenis penyakit mata. selain itu, kaca mata saat ini juga sudah menjadi alat kecantikan bagi kaum wanita. Dengan menggunakan kacamata yang sesuai dengan kondisi mata, maka hal tersebut akan menjaga kesehatan mata dan akan meringakan beban, serta mengurangi gejala akibat penyakit presbiopi

Dalam menangani penyakit presbiopi senidiri, umumnya kaca mata di bagi menjadi beberapa tipe menggunakan lensa dengan jenis yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Umumnya, lensa yang di gunakan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah lensa biovokal, lensa multivokal dan lensa progresif. Untuk penggunaan yang aman, pastikan periksa dulu kondisi mata agar tahu jenis kaca mata mana yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

  1. Menggunakan Lensa Kontak

Sama halnya dengan kaca mata, lensa kontak juga merupakan alat bentu penglihatan untuk memudahkan penderita kelainan mata. Lensa kontak saat ini selain di gunakan sebagai alatbantu penglihatan juga sudah berkembang menjadi alat kecantikan dengan bentuknya yang lebih sederhana dan berbagai varian warna. Lensa kontak juga menjadi salah satu media yang di guanakan untuk menaangani penyakit presbiopi.

  1. Melindungi Mata

Melindungi mata adalah salah satu langkah yang dapat di lakukan dalam menjaga kesehatan mata. Sebab mata memiliki karakter yang cendeung sangat sensitive, teutama ketika mengalami gangguan penglihatan. Karenanya melindungi mata dari paparan sinar matahri secara langsung maupun dari radikal bebas dapat menjadi upaya baik dalam menjaga kesehatan mata. sebab kedua hal tersebut dapat memperparah kondisi mata yang mengalami presbiopi.

  1. Mengatasi Faktor Penyebabnya

Umumnya faktor utama penyebab penyakit presbiopi adalah faktor penuaan. Hal tersebut tentunya tidak dapat di atasi karena terjadi secara alami. Namun selain faktor penuaan, presbiopi juga dapat di sebabkan oleh faktor lainya, seperti riwayat penyakit ataupun gaya hidup yang tidak baik. Karenanya, untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi gejala presbiopi, mengatasi faktor-faktor penyebab presbiopi tersebut, tentunya perlu untuk di lakukan.

  1. Pemenuhan Nutrisi Dan Vitamin

Selain dengan melakukan upaya-upaya di atas, mata juga membutuhkan asupan nutrisi dan vitamin untuk menjaga kesehatan dan kualitas dari fungsinya. Karenanya, pemenuhan kebutuhan mata akan nutrisi dan suplemen pelru untuk di lakukan oleh pasien penyakit presbiopi. Baiknya konsumsi makanan sehat yang mengandung banyak vitamin dan antioksidan seperti vitamin A, luteisn, ziaxanthin dan betakaroten. Nutrisi tersebut dapat di temukan pada sayur dan buah-bauahan hijau.

Presbiopi pada dasarnya merupakan penyakit mata di mana otot pada lensa mata mengalami kelainan. Faktor penuaan menjadi penyabab utama otot tersebut mengalami pengerasan. Sebab penuaan membuat kualitas dari otot mata mengalami penurunan sehingga mengeras dan tidak elestis lagi. Akibatnya, otot tidak dapat melangkungan lensa mata yang akan memfokuskan cahaya yang masuk menuju retina. Kondisi inilah yang membuat penderita penyakit presbiopi tidak dapat melihat dengan jelas pada objek di sekitarnya.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai pengobatan sederhana penyakit presbiopi. Upaya pengobatan di atas cukup sedderhana dana dapat kalu lakukan di rumah. Namun selain melakukan pengobatan di atas, kamu juga perlu untuk segera pergi ke dokter apabila pandangan kian memburuk dan terjadi gejala-gejala yang tidak normal.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Psbb
  • Hellosehat
Kondisi Komplikasi Akibat Penyakit Presbiopi

Kondisi Komplikasi Akibat Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Tahukah kamu bahwa setiap dari kita, ketika memasuki usia lanjut akan mengalami kondisi di mana mata akan mengalami penyakit presbiopi. Apa itu penyakit presbiopi? Presbiopi pada umumnya merupakan jenis gangguan penglihatan di mana penyakit ini umumnya akan muncul ketika seseorang berusia 40 tahun ke atas. Bahkan di ketahui bahwa kondisi ini dapat menyebabkan beberapa jenis komplikasi akibat penyakit presbiopi.

Penuaan memang merupakan sebuah fenomena biologis yang terjadi secara alami. Kondisi ini tentunya akan di alami oleh semua mahluk hidup tanpa terkecuali. Semakin bertambahnya usia, seseorang akan mengalami siklus penuaan di mana umumnya kondisi ini umumnya akan berdampak pada metabolsime tubuh. Kualitas dari organisasi organ dan system di dalam tubuh kita juga akan mengalami penurunan. Jika waktu kecil pertambahan usia akan membuat organisasi tubuh menjasi tumbuh dan berkembang, namun ketika usia dewasa mengalami penuaan maka kualitas organ tubuh akan menurun.

Sitem penglihatan adalah salah satu organisasi tubuh yang akan menerima dampak dari penuaan. Akibatnya system penglihatan akan mengalami penurunan kualitas yang akan membuat fungsi penglihatan menjadi terganggu dan tidak jelas seperti biasanya. Presbiopi adalah salah satu kondisi di mana focus dan ketjaman mata akan mengalami penurunan akibat faktor penuaan.

Kondisi tersebut seringkali membuat penderitanya kesulitan mengenali objek. Bahkan penderita presbiopi akan kesulitan membaca sehingga harus merentangkan mata dan tangan agar terlihat lebih jelas. Selain itu, presbiopi yang di biarkan terlalu lama ternyata juga dapat menyebabkan komplikasi gangguan penglihatan lainya. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai beberapa kondisi komplikasi akibat penyakit presbiopi. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Presbiopi Atau Mata Tua

Kondisi Komplikasi Akibat Penyakit Presbiopi

Presbiopi atau juga di kenal dengan sebutan presbyopia dalam istilah lain juga memiliki sebutan sebagai kondisi mata tua atau rabun senja. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi penyakit presbiopi yang umumnya muncul ketika penderitanya memasuki usia lanjut ke atas. Faktor penuaan di anggap menjadi penyebab utama system penglihatan mengalami penurunan kualitas sehingga kemampuan focus dan ketajaman mata mengalami penurunan.

Pada dasarnya, di dalam mata terdapat otot-otot yang terletak mengelilingi lensa mata. Otot-otot tersebut cenderung memiliki karakter yang cekup elastis dan fleksibel. Otot-otot tersebut ini akan berfungsi sebagai media untuk mengubah bentuk lensa agar dapat memfokuskan cahaya objek yang masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina. Mata yang mengalami penuaan akan membuat struktur dari otot pada lensa mata menjadi mengeras dan tidak lagi elastis dan fleksibel.

kondisi otot mata yang tidak lagi elastis dan mengeras atau kaku akan sulit atau bahkan tidak dapat berubah bentuk mengikuti lensa mata. Hal ini akan menyebabkan cahaya yang masuk ke mata tidak dapat jatuh tepat pada retina. Sehingga gambar dari objek yang terlihat menjadi tidak jelas dan terkesan kabur atau buram. Sementara itu, kondisi ini umumnya akan di alami ketika seseorang memasuki usia 40 tahu ke atas. Namun penyakit presbiopi ini juga dapat terjadi lebih cepat atau di bawah dari usia 40 tahun.

Sebagaimana di lansir dari laman hellosehat yang menyebutkan bahwa penyakit presbiopi adalah jenis gangguan penglihatan yang dapat terjadi dan di alami oleh seseorang ketika ia memasuki usia 35 tahun. Dengan begitu, sebagian besar atau bahkan semua orang di pastikan akan mengalami penyakit presbiopi ketika memasuki usia tersebut atau di atasnya. Hal ini juga termuat dalam journal American Academy of Ophthalmology yang juga mengatakan bahwa kondisi ini akan di alami oleh semua orang. dan faktor penuaan menjadi faktor utama penyabab terjadinya kondisi tersebut.

Komplikasi Akibat Penyakit Presbiopi

Penyakit presbiopi ini umumnya akan menyebabkan penderitanya mengalami keadaandi mana ia akan kesulitan untuk melihat objek di sekitarnya dengan jelas. Hal ini di sebabkan oleh focus dan ketajaman dari fungsi penglihatan yang mengalami penurunan kemampuan dan kualitas akibat faktor penuaan. Hal ini bisa di lihat ketika mata hendak melihat ata membaca yang mengharuskan penderitanya merentangkan mata dan tangannya agar objek yang di lihat menjadi terihat lebih jelas.

Kondisi tersebut tentunya akan membuat penderitanya kesulitand alam melakukan aktivitas sehari hari. Selain itu, penyakit presbiopi juga akan membuat mata menjadi mudah mengalami kelelahan. Sebab mata harus bekerja lebih keras dan membutuhkan tenaga yang lebih agar dapat focus melihat objek dengan lebih jelas, terutama bagi seseorang yang memilk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi.

Pada dasarnya, penyakit presbiopi tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh dan tidak akan mengancam nyawa atau menyebabkan kematian. Namun jika kondisi ini di biarkan dan tidak di tangani dengan serius, maka presbiopi dapat menyebabkan berbagai jenis kondisi komplikasi. Hal tersebut tentu akan menyebabkan penderitanya mengalami jenis gangguan penglihatan yang lebih parah dan berbahaya. Berikut adalah beberapa jenis komplikasi akibat penyakit presbiopi.

  1. Astigmatisme

Pada dasarnya, asigmatisme atau juga di kenal dengan mata silinder merupakan jenis gangguan penglihatan yang terjadi akibat adanya kelainan pada kelengkungan korne atau lensa mata. Kondisi ini akan mengakibatkan pandangan menjadi kabur atau menyimpang untuk melihat objek, baik pada jarak dekat ataupun jarak jauh. Umumnya, kondisi ini terjadi bersamaan dengan adanya gejal rabun dekat atau rabun jauh.

Umumnya, kelainan pada kelengkungan lensa mata menyebabkan asigmatisme terjadi sejak masa kelahiran. Penyebab utama asigmatisme pada dasarnya belum di katahui dengan pasti. Namun di duga faktor keturunan serta cedera mata atau riwayat operasi mata dapat menyebabkan asigmatisme terjadi. Dalam hal ini kondisi presbiopi di mana otot pada lensa mata yang mengalami pengerasan, tentunya akan dapat menyebabkan terjadinya kondisi asigmatisme.

Sebab presbiopi membuat otot pada lensa yang bekerja sebagai media untuk mengubah bentuk lensa agar cahaya dapat masuk dan jatuh focus pada retina mengalami pengerasan. Akibatnya pengerasan otot pada lensa mata akan membuat pergerakan dari lensa mata menjadi lebih terbatas. Sehingga lensa mata akan mengalami perubahan bentuk berdasarkan dengan kondisi otot mata. Pada kondisi inilah presbiopi dapat menyebabkan mata mengalami asigmatisme.

  1. Miopi

Miopi atau juga di kenal dengan istilah rabun jauh pada dasarnya merupakan gangguan penglihatan yang menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang letaknya jauh. Selain itu, kondisi ini biasanya juga akan membuat penglihatan menjadi buram dan menimbulkan sakit kepala. Kondisi ini umumnya juga dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia dan dapat bekembang dengan begitu cepat atau secara perlahan.

Umumnya, miopi atau mata minus adalah kondisi di mana cahaya yang masuk ke mata di dapat jatuh focus pada retina, melainkan jatuh pada bagian depan retina. Hal tersebut di sebabkan oleh jauhnya jarak antara kornea dengan retina. Di sisi lain, presbiopi yang membuat keterbatasn lensa mata akibat otot yang mengalami pengerasan juga dapat menyebabkan mata mengalami miopi. Kondisi ini akan mengakibatkan pandangan pada obje menjadi tidak terlihat dengan jelas, terutama pada objek yang letaknya jauh.

  1. Hiperopia

Hyperopia atau juga di kenal dengan istilah rabun dekat merupakan kondisi di mana mata mengalami gangguan yang akan membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas pada obje yang letaknya dekat. Dalam dunia medis, kondisi ini merupakan jenis error refraksi atau kesalahan pada cara mata membiaskan cahaya yang melewati kornea atau lensa mata. Akibatnya cahaya yang masuk ke mata malah jatuh pada bagian belakang retina.

Umumnya kondisi ini di sebabkan oleh adanya kondisi kornea mata yang terlalu datar atau kurang melengkung atau lensa mata yang jurang tebal atau bahkan struktur mata yang terlalu pendek. Namun presbiopi juga dapat menyebabkan seseorang mengalami hyperopia. Pengerasan otot mata dapat menyebabkan struktur dari lensa mata atau kornea mengalami perubahan sehingga terjdilah kondisi hiperopia.

Pada dasarnya, presbiopi adalah salah satu jenis gangguan penglihatan yang mana umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan sebagai faktor utamanya. Namun beberapa faktor lain seperti riwayat penyakit juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit presbiopi. Kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan dalam melihat objek di sekitarnya. Pemderita presbiopi harus merentangkan tanganya dan menambah tenaga ekstra pada mata agar objek menjadi terlihat lebih jelas.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai jenis komplikasi akibat penyekit presbiopi. Sebagiamana di jelaskan di atas, jika di biarkan terlalu lama, maka kondisi ini dapat menyebabkan berbagai jenis komplikasi bagi penderitanya. Karenanya, penanganan yang cepat perlu untuk di lakukan agar kondisi ini dapat terkontrol dan terhindar dari berbagai jenis komplikasi.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Psbb
  • Mydoctors
Faktor Risiko Penyebab Penyakit Presbiopi

Faktor Risiko Penyebab Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Tahukah kamu bahwa ketika seseorang menginjak usia lanjut, maka ia berisiko akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Sebab fenomena pertambahan usia atau penuaan akan membuat kualitas dari organ dan system metabolsime di dalam tubuh mengalami penurunan. Hal inilah yang membuat seseorang ketika menginjak usia lanjut mudah mengalami masalah kesehatan, termasuk gangguan penglihatan. Salah satu jenis gangguan penglihatan yang terjadi akibat fenomena ini adalah penyakit presbiopi. Namun ternyata, beberapa faktor lain juga dapat menjadi risiko penyebab seseorang mengalami penyakit presbiopi.

Sebagaimana yang telah kita ketahui pada umumnya, penuaan merupakan salah satu kondisi yang akan di alami oleh semua orang. Konisi tersebut merupakan fenomena biologi yang terjadi secara alami di mana kondisi ini tidak ad acara untuk mencegahnya. Penurunan kualitas dari organ serta jaringan dan system metabolisme di dalam tubuh ini akan berdampak pada kinerja dan fungsi itu sendiri. Penurunan kualitas organisasi baik di dalam maupun di luar ini juga akan membuat tubuh mudah mengalami ganggau atau berbagai jenis masalah kesehatan.

Presbiopi adalah salah satu di antara banyaknya jenis masalah kesehatan terutama jenis gangguan penglihatan yang seringkali terjadi pada usia-usia lanjut. Kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan untuk melihat dengan jelas pada obje di sekitarnya. Sebab kondisi penyakit presbiopi berupa adanya penurunan focus dan ketajaman pada fungsi penglihatan. Hal ini dapat di lihat dari gejala-gejala yang muncul, seperti ketika orang tua sulit mengenali objek di sekitarnya.

Faktor penuaan di duga memang menjadi penyebab utama seseorang mengalami penyakit presbiopi. Hal ini dapat di ketahui karena sebagian besar penderita penyakit presbiopi adalah seseorang yang menginjak usia lanjut. Namun ternyata beberapa faktor lain di duga memiliki risiko dan menjadi penyebab penyakit presbiopi. Berikut ini Kawan Mama telah merangkaum beberapa informasi mengenai faktor risiko penyebab munculnya penyakit presbiopi. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Pengertian Penyakit Presbiopi

Faktor Risiko Penyabab Penyakit Presbiopi

Mata pada dasarnya merupakan salah satu bagian dari organ tubuh yang juga sebagi salah satu panca indra yang memilki peran dan fungsi yang sangat penting dalam struktur organisme tubuh. Selain itu, mata pada dasarnya juga memiliki karakter yang cenderung sangat sensitive sehingga menjadikannya sangat peka dan mudah mengalami kelainan atau jenis gangguan penglihatan. Presbiopi merupakan salah satu jenis penyakit mata atau gangguan penglihatan di mana banyak yang mengalaminya.

Presbiopi atau presbyopia dalam istilah lain juga di kenal sebagai kondisi mata tua atau rabun senja. Hal tersebut berdasarkan kondisi penyakit ini yang memang umumnya muncul dan terjadi ketika memasuki usia lanjut. Kondisi ini terjadi di mana fungsi dari system penglihatan mengalami penurunan. Hal ini mengakibatkan focus dan ketajaman penglihatan juga mengalami penurunan. Kondisi inilah yang membuat penderitanya kesulitan untuk melihat dengan jelas pada objek yang ada di sekitarnya.

Di lansir dari laman hellosehat menyebutkan bahwa presbiopi merupakan gangguan penglihatan yang dapat terjadi dan menyerang seseorang terutama ketika ia memasuki usia 35 tahu ke atas. oleh karenanya bisa di pastikan bahwa semua orang yang memasuki usia lanjut akan mengalami penyakit presbiopi. Meskipun demikian, kondisi tersebut cenderung terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh dan faktor pemicu lainya.

Pernyataan tersebut selaras dengan apa yang di muat oleh American Academy of Ophthalmology,. Dalam journal tersebut menyebutkan bahwa presbiopi adalah jenis gangguan yang pasti akan di alami oleh semua orang. Fenomena penuaan menjadikan keulaitas dari fungsi penglihatan menajdi menurun. Sebab di dalam mata terdapat otot mata yang terletak mengelilingi lensa mata dengan karakter yang elastis dan fleksibel yang juga bertugas menjalankan fungsi mata. Kondisi tubuh yang menua membuat otot tersebut mengeras sehingga akan berdampak pada kinerja dari fungsi penglihatn.

Faktor Risiko Penyebab Penyakit Presbiopi

Proses penglihatan sendiri terjadi di mana mata akan menangkap cahaya yang masuk ke mata yang memantul dari suatu objek. Cahaya tersebut akan nemebus selaput bening mata atau kornea yang kemudiana akan di teruskan menuju lensa yang ada di belakang selaput pelangi atau iris. Sedangkaln lensa mata memiliki peran untuk mengarahkan cahaya menuju retina. Cahaya tersebut kemudian akan di ubah menjadi cahaya listrik yang kemudian akan di kirim ke otak dan nantinya di proses sebagai sebuah gambar.

Gambar yang di hasilkan otak ini dapat terlihat dengan jelas atau tidak tergantung pada kemampuan lensa dalam mengarahkan cahaya. Ketika cahaya yang masuk jatuh tepat pada retina, maka umumnya gambar yang di hasilkan akan terlihat dengan jelas. Namun penuaan yang mengakibatkan otot mata menjadi mengeras dan mengakibatkan lensa menjdi kaku dan tidak dapat berubah bentuk. Akibatnya cahaya tidak dapat jatuh tepat pada retina dan membuat pandangan menjadi tidak focus dan tidak terlihat jelas.

Sementara itu, kondisi ini umumnya terjadi pada seseorang yang memasuki usia lanjut. Hal ini menjadikan bertambahnya usia atau penuaan sebagai penyebab utama seseorang mengalami penyakit presbiopi. Sebab sebagaimana telah di jelaskan di atas, bahwa penuaan ini akan membuat kualitas terutama dalam hal berupa jaringan dan sel yang ada mata mengalami penurunan dan perubahan struktur.

Meskipun pertambahan usia atau penuaan menjadi penyaban utama munculnya penyakit presbiopi, namun ternyata, beberapa faktor lain juga dapat menyebabkan terjadinya presbiopi. Selain penuaan berikut adalah beberapa faktor risiko penyabab penyakit presbiopi.

  1. Kondisi Medis Tertentu

Penuaan di ketahui memang menjadi penyabab utama seseorang mengalami penyakit presbiopi. Namun faktor lain yang memiliki risiko dan dapat menjadi penyebab penyakit presbiopi adalah kondisi medis tertentu. Maksud dari kondisi medis tertentu adalag ketika pasien juga memiliki riwayat masalah kesehatan atau penyakit yang memicu terjadinya penyakit presbiopi.

Beberapa jenis penyakit bahkan dapat menjadikan seseorang mengalami presbiopi yang berllangsung lebih cepat pada waktu normal. Jika pada waktu normal presbiopi umumnya akan muncul pada usia 35 atau 40 tahun ke atas, maka beberapa jenis penyakit dapat membuat presbiopi muncul sebelum usia tersebut. beberapa jenis riwayat penyakit antara lain yaitu,

    • Anemia
    • Penyakit jantung
    • Komplikasi akibat diabetes
    • Rabun dekat
    • Gangguan system saraf (otak dan tulang belakang) seperti multiple sclerosis
    • Gangguan saraf dan otot atau myasthenia gravis
    • Panyakit mata, cedera mata atau mata yang mangalami trauma
    • Gangguan aliran darah ke jantung
    • Hipertensi
  1. Efek Samping Akibat Penggunaan Obat-Oabatan

Selain penuaan dan beberapa jenis dari riwayat penyakit, ternyata penggunaan beberapa jenis obat-oabat juga dapat menyebabkan terjadinya presbiopi bahkan dalam waktu yang lebih cepat. Sebab pada dasarnya tidak semua jenis obat bagus untuk di konumsi terlalu banyak atau terlalu lama. Hal ini akan mengakibatkan munculnya efek samping dan masalah kesehatan lainya, termasuk penyakit presbiopi.

Beberapa jenis obat yang dapat memicu presbiopi premature se[erti antidepresan, antihistamin, antikecemasan,chlorpromaszine, hidroklorotiazin dan duretik. Untuk itu, penggunaan obat sesuai dengan resep yang di berikan oleh dokter sangat perlu untuk di perhatikan agar terhindari dari efek sampinhg penggunaan obat-oabatan.

  1. Mengkonsumsi Alcohol

Sebagaimana yang kita ketahui pada umumnya, mengkonsumsi alcohol yang sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang merupakan hal buruk bagi kesehatan tubuh. Kandungan di lama alcohol ini perlahan akan melumpuhkan saraf yang di tubuh sehingga menganggu keinerja dan keseimbangan organisasi di dalam tubuh. Selain itu, alcohol juga dapat menyebabkan berbegai masalah gangguan penglihatan, termasuk penyakit presbiopi.

  1. Jenis Kalemin

Pada dasarnya, penyakit presbiopi ini merupakan jenis gangguan penglihatan yang dapat di alami oleh semua orang tanpa terkecuali. Namun tidak menutup fakta bahwa wanita memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami penyakit presbiopi. Risiko ini akan bertambah terutama ketika seorang wanita telah memasuki masa menopause.

Penyakit presbiopi merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan di mana faktor utamanya di sebabkan oleh kondisi bertambahnya usia atau penuaan. Sebab penuaan membuat terjadinya jaringan yang ada di mana mengalami penurunan kualitas. Akibatnya otot yang ada di area kensa mata tidak dapat mengontrol pergerakan mata karena telah mengeras. Penyakit mata yang di sebabkan oleh faktor penuaan sendiri umumnya beum di temukan obat yang dapat menyembuhkannya. Meskipun demikian, faktanya, selain penuaan beberapa faktor lain juga dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit presbiopi.

Demikian penjelasan darj Kawan Mama mengenai beberapa faktor penyabab munculnya penyakit presbiopi. Meskipun belum di temukan obat untuk menyembuhkan penyakit presbiopi, namun beberapa cara seperti penggunaan kaca mata atau prosedur operasi dapat mengurangi dan meringankan kondisi akibat penyakit presbiopi. Selain itu, untuk menjaga kesehatan mata dan menghindari penyakit tersebut, sebaiknya hindari beberapa faktor-faktor tersebut.

Semoga tulisan ini dapat membantu and bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Sehatq
  • Hellosehat
Cara Efektif Untuk Mengatasi Penyakit Presbiopi

Cara Efektif Untuk Mengatasi Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Apakah kamu atau keluargamu atau bahkan teman kamu pernah mengalami kondisi di mana focus dan ketajaman penglihatanmu mengalamai penurunan? Perlu di ketahui bahwa sebaiknya waspadai apabila kondisi tersebut terjadi. Sebab kondisi tersebut merupakan salah satu indikasi adanya gangguan penglihatan presbiopi. Di ketahui bahwa presbiopi merupakan jenis penyakit yang umumnya sulit untuk di atasi. Namun beberapa langkah dapat di lakukan sebagai upaya atau cara yang cukup efektif untuk mengatasi penyakit presbiopi.

Pada dasarnya, penyakit presbiopi merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang sampai saat ini belum di ketahui dengan pasti apa penyebabnya. Namun karena jenis penyakit ini hampir seluruhnya muncul dan terjadi pada seseorang ketika menginjak usia lanjut, maka dapat di simpulkan bahwa penyabab utamanya adalag faktor penuaan. Meskipun demikian, penyakit presbiopi ini ternayata juga dapat di alam oleh usia dewasa atau bahkan anak-anak akibat beberapa faktor.

Di lansir dari laman American Academy of Ophthalmology, menyebutkan bahwa kondisi penyakit presbiopi merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang sudah pasti akan di alami oleh semua orang. Proses bertambahnya usia atau penuaan yang di alami oleh semua orang akan menyebabkan kualitas dari fungsi dan system metabolisme dan organ di dalam tubuh mengalami penurunan. hal tersebut inilah yang seringkali menyebabkan tubuh dan juga mata mengalami masalah kesehatan termasuk penyakit presbiopi.

Bertambahnya usia atau proses penuaan menjadikan penyakit ini seringkali tidak menimbulkan gejala yang signifikan pada tahap awal. Hal tersebut membuat penderitanya seringkali tidak manyadari bahwa dirinya mengalami penyakit tersebut. Karena faktor penuaan, penyakit ini juga membuat penyakit ini suit untuk di obati. Nah, berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai cara efektif untuk mengatasi penyakit presbiopi. Berikut adalah penjelasannya.

Presbiopi Atau Rabun Senja

Cara Efektif Untuk Mengatasi Penyakit Presbiopi

Dalam istilah lain, penyakit presbiopi juga sering di sebut sebagai fenomena mata tua atau rabun senja. Kondisi ini merupakan keadaa di mana fungsi dari sitem penglihatan mengalami penurunan. akibatnya mata akan kesulitan untuk melihat pada objek dan tidak bisa memfokuskan pandangannya dengan baik. Penderita penyakit ini umumnya juga akan kesulitan terutama ketika hendak membaca sehingga harus merentangkan matanya agar menjadi lebih jelas.

Menurut laman hellosehat bahwa presbiopi merupakan jenis gangguan penglihatan yang dapat menyerang sese orang yang memasuki usia 35 tahun ke atas. Dengan begitu semua orang yang memasuki usia lanjut bisa di pastikan akan mengalami penyakit presbiopi. Meskipun demikian, perlu di garis bawahi bahwa tingkat keparahan yang di terjadi cenderung berbeda-beda. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari kondisi kesehatan tubuh dan faktor-faktor lainya yang menjadi pemicunya.

Pada dasarnya, di dalam system penglihatan yakni mata terdapat jaringan berupa otot-otot yang terletak di sekitar lensa mata dan mengelilingnya. Otot tersebu sendiri memiliki karakter yang cenderung elastis dan fleksibel untuk mengontrol kinerja dari lensa mata. Fenomena penuaan ini biasanya akan berdampak pada struktur otot di mata dan membuatnya menjadi mengeras. Akibatnya oto-otot tersebut tidak lagin menjadi elastis dan fleksibel, sehingga akan menganggu kinerja dari lensa kontak dan jaringan mata lainya.

Cara Efektif Mangatasi Penyakit Presbiopi

Jenis penyakityang di sebabkan oleh faktor penuaan umumnya sulit untuk di sembuhkan atau bahkan tidak bisa di obati. Karena penuaan sendiri merupakan kondisi biologis yang terjadi secara alami yang akan di alami oleh semua orang dan tidak bisa di cegah. Presbiopi adalah salah satu jenis penyakit mata akibat penuaan yang sampai saat ini belum di temukan obat untuk menanganinya. Akibatnya tidak jarang penyakit presbiopi ini akan menyertai penderitanya selama hidupnya.

Meskipun cenderung atau tidak dapat di obati atau belum di temukan obat untuk menangani penyakit ini, namun beberapa cara di katahui dapat dengan efekti untuk mengatasi penyakit presbiopi. Meskipun tidak menyembuhkan secara total, namun beberapa cara di ketahui dapat mengurangi gejala penyakit presbiopi. Berikut adalag beberapa cara efektif untuk mengatasi penyakit presbiopi dan membantu mata menemukan focus dan ketajamannya lagi.

  1. Penggunaan Kaca Mata

Pada dasarnya kaca mata merupakan salag satu alat bantu penglihatan ketika mata mengalami berbagai jenis gangguan penglihatan atau penyakit mata. Namun ternyata, penggunaan kaca mata menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasi penyakit presbiopi. Secara garis besar, untuk mengatasi panyakit presbiopi, pasien akan di sarankan untuk menggunakan 2 jenis kaca mata sesuai dengan kondisi matanya.

    • Kaca Mata Lensa Biofokal

Kaca mata dengan lensa biofokal sejauh ini menjadi jenis kaca mata tua yang paling simpel dan umum di gunakan. Lensa biofokal pada kaca mata ini memiliki 2 bagian lensa, yakni bagian yang lebih besar dan bagian sekunder. Bagian lebih bear berfungsi untuk mengoreksi jarak penglihatan. Sedangkan bagian sekunder atau bagian yang lebih kecil dari kaca mata ini sebagao penolong untuk bisa melihat dari jarak yang dekat.

    • Kaca Mata Lensa Progresif

Kaca mata dengan lensa progresif umumnya memiliki fungsi yang hampir sama dengan lensa biofokal. Namun pada kacamata ini terdapat pencampuran pada bagian lensa yang di optimalkan untuk penglihatan terutama dalam jarak dekat.

  1. Lensa Kontak

Selain menggunakan kaca mata, lensa kontak juga menjadi salah satu solusi penyakit presniopi. Lensa kontak juga dapat memberikan nilai plus dan menunjang penampilan menjaid lebih menawan. Untuk menangani penyakit presbiopi sendiri, lensa kontak di bagi menjadi 2 jenis, yakni,

    • Lensa Kontak Multifocal

Jenis lensa yang satu ini pada dasarnya cenderung mirip dengan lensa biofokal. Di rancang dengan tuuan agar penderita presbiopi dapat menlihat dengan lebih jelas dari berbagai sudut. Namun tentunya, penggunaan lensa ini harus sesuai dengan resep dari dokter untuk menjagah dampak dari penyalah gunaanya

    • Lensa Kontak Monovision

Lensa monovision sendiri juga di rancang sesuai dengan resep atau lebutuhan pednrita presbiopi. Secara garis besar, ;ensa monovixion di bagi menjadi 2, yakni untuk penglihatan dengan jarak dekat dan lensa untuk penglihatan jarak jauh. Lensa jenis ini umumnya cenderung sulit untuk beradaptasi bagi pasien namun mampau mempengaruhi persepsi kedalamn dan ketajaman visualnya.

  1. Implantasi Lensa

Metode ini merupakan prosedur untuk menangani penyakit presbiopi dengan cara mengganti lensa mata. lensa yang ada di mata akan di angkat dan di ganti dengan lensa buatan atau lensa sintesis. Umumnya, pasien yang menjalani prosedur ini dulunya pernah memiliki riwayat operasi LASIK.

  1. Monovision LASIK

Meskipun operasi LASIk tidak dapat mengatasi presbiopi dengan sempurna, namun prosedur ini mampu membantu mengurangi agar kebutuhan dalam pemakaian kacamata atau lensa kontak. LASIK sendiri juga merupakan metode perbaikan kelainan atau penyakit mata yang pali populer dan umum di gunakan di dunia.  Lasik monovision merupakan prosedur yang mempu mengoreksi mata yang mengalami rabun jauh atau rabun dekat.

Prosedur ini juga seringkali di gunakan untuk menangani presbiopi. Sebab efeknya akan lebih baik di bandingkan dengan menggunakan kaca mata atau lensa kontak.

  1. Multivokal LASIK

Mutlivokal lasik merupakan metode di mana aka nada banyak zona daya yang di ciptakan pada permukaan kornea mata pasien agar kedalaman focus penglihatan bisa pada jarak berapapun. Metode ini di sebut juga dengan istilah Presby LASIK yang pada dasarnya belum di resmikan oleh FDA dan masih dalam proses uji klinis hingg saat ini. Namun pada beberapa negara, meotde ini sudah di setujui dan resmikan pemakaiannya.

  1. Inlay Kornea

Prosedur ini menjadi salah satu metode yang dapat di gunakan untuk mengatasi presbiopi. Dokter akan memasukkan ring plastic yang ukurannya kecil pada sudut kornea mata. Ring palstik pada masing masing sisi atau sudut tersebut bertujuan agar lengjungannya sapat berubah. Prosedur ini juga memiliki tingkat risiko yang lebih kecil di bandingkan dengan prosedur operasi mata lainya.

  1. Keroplasti Konduktif

Prosedur ini merupakan solusi perawatan presbiopi dengan penggabungan cara dalam mengirim gelombang radio pada korne mata. prosedur ini di lakukan agar bentuk dari kornea menjadi lebih sesuai. Namun, umumnya prosedur ini hanya di lakukan pada satu mata saja. selain presbiopi, prosedur ini juga dapat di gunakan untuk mangatsi asigmatisme dan keratoconus.

  1. Olah Raga Mata

Selain dengan melakukan prosedur medis, olah raga mata juga di anggap sebagai salahsatu terapai untuk menangai persbiopi. Olahraga juga di anggap dapat presbiopi berkurang dengan cara menyilangkan mata dan beralih melihat pada objek yang jauh. Selain itu, pasien juga dapat berlatih dengan memegang sebuah bahan bacaan dengan jarak 3 inci dari wajah dengan cara di bolak-balik. Kemudian pandangan di alihkan ke sekitar untuk melihat setiap huruf pada bacaan.

Sebagaimana telah di jelaskan di atas, bahwa presbiopi adalah salah satu penyakit mata atau gangguan penglihatan yang umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan. Hal tersebut membuat panyakit presbiopi cenderung sulit untuk di sembuhkan atau bahaka  tidak dapat di obati. Namun dari berbagai penelitian yang di lakukan, meskipun tidak dapat di obati, penyakit presbiopi dapat di atasi dengan menggunakan beberapa prosedur di atas. sebab prosedur-prosedur di atas dapat menjadi solusi untuk mengurangi efek samping akibat penyakit presbiopi.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai cara efektif untuk mengatasi penyakit presbiopi. Selain dengan melakukan beberapa cara di atas, gaya hidup yang sehat menjadi salah satu poin penting yang harus di perhatikan. Sebab dengan gaya hidup yang sehat dan baik tentunya kualitas dari organ-organ tubuh beserta fungsi tetap akan terjaga dengan baik.

Semoga tulisan ini dapat memabntu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Honestdocs
  • Halosehat
Hak Seorang Mertua Terhadap Menantunya

Hak Seorang Mertua Terhadap Menantunya

Hak Seorang Mertua Terhadap Menantunya

Hak Seorang Mertua Terhdap Menantunya

 

Hallo Kawan Mama,

Melangsungkan pernikahan sama halnya dengan mengikat hubungan antara seorang lelaki dengan seorang perempuan. Hal ini juga dapat di artikan sebagai media atau langkah untuk menyatukan hubungan keluarga lelaki dengan keluarga perempuan menjadi satu keluarga besar. Artinya ketika telah menikah, pasangan suami istri tidak hanya mendapat tanggung jawab dan kewajiban baru terhadap satu sama lain. Namun ia juga mendapat tanggung jawab dan kewajiban baru sebagai menantu terhadap orang tua barunya, yaitu mertuanya. Sebab mertua merupakan orang tua kandung dari anak yang telah menikah dengan kita.

Tentunya, sebagai mertua memiliki hak-hak yang harus di penuhi yang harus di penuhi oleh menantunya. Sebab seorang ketika telah menikahkan anaknya dengan menantunya, maka ia memiliki hak-hak yang perlu di tunaikan oleh sang menantu kepadanya. Tentunya menantu juga pasti ingin mendapat kepercayaan dari mertua ketika telah mempersunting anak tersayangnya. Oleh sebab itu, perlu bagi sang menantu untuk memenuhi hak-hak atas orang tua dari pasangannya. Sebab hal itu dapat membbuat mertua menjadi percaya kepadanya yang membuat hubungannya dengan mertua menjadi terjaga dengan baik.

Pada dasarnya, peran mertua juga akan sangat berpengaruh kepada rumah tangga kita nantinya. Hal ini juga terkait dengan akidah dan nasab yang merupakan hal penting dalam sebuah hubungan rumah tangga. Tentunya hubungan baik dengan mertua perlu di tata dengan baik dan sedemikian apiknya. Karena hal ini juga akan di pertanggungjawabkan di kahirat kelak. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 1, yang artinya.

“…Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. Dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (Q.S An-Nisa : 1)

Pada kesempatan kali ini Kawan Mama akan membahas mengenai hak seorang mertua terhdapa menantunya. Tentunya hal ini sering kali terlintas dalam fikiran kita sebagai menantu. Dan berikut ini adalah penjelasannya.

Hak Mertua Terhadap Menantunya

  1. Mendapat Perlakuan Baik Dari Menantu

Selayaknya sesame manusia, berbuat kebaikan kepada sesame adalah kewajiban bagi setiap insan. Dalam hubungan menantu dan mertua, seorang mertua tentu memiliki hak untuk mendapat perlakuan baik dari sang menantu. Mertua juga merupakan orang tua dari pasangan kita, yang berarti ia juga merupakan orang tua kita. oleh sebab itu penting bagi seorang menantu untuk menunaikan hak mertua  untuk di perlakukan dengan sebaik-baiknya. Karena memperlakukan mertua dengan baik sama halnya dengan memperlakukan orang tua kita sendiri. Sebagaimana telah di jelaskan dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman dalam surat Al-Isra’ ayat 23. Yang artinya,

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu. Maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkatan ‘ah’. Dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (Q.S Al-Isra’ :23)

  1. Kenal Dan Dekat Dengan Cucunya

Ketika telah menikah, tidak jarang dari pasangan suami istri memilih untuk tidak tinggal seruamh dengan orang tua dan hidup mandiri. Hal tersebut terjadi karena pasangan suami istri yang ingin hidup mandiri dan tidak mau merepotkan orangtua/mertuanya. Tanpa di sadari hal ini kadang menjadi kendala bagi mertua untuk berinteraksi dengan cucu-cucu kesayangannya. Sebab, setiap dari orang tua/mertua pasti ingin mengenal dan dekat serta menimang cucu-cucunya yang menggemaskan.

Mertua memilik hak untuk mengena dan dekat dengan cucu-cucunya. Oleh karena itu, jarak tidak dapat menajdi alasan bagi menantu untuk tidak mendekatkan mertua dengan cucunya. Menantu dapat sesekali menjenguk mertua dan mengenalkan anaknya kepada kakek neneknya. Sebab kebahagiaan dan hiburan bagi orang tua hanyalah melihat anak dan cucunya dapat tumbuh dengan sehat. Hal ini juga sebagai media untuk selalu menjaga tali silaturrahim dan hubungan baik antara mertua dan menantu. Karena Allah SWT sangat membenci orang yang memutuskan hubungan silaturrahimnya terhadap sesame. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Muhammad ayat 22, yang artinya.

“Maka apakah sekiranya kamu berkuasa. kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?.” (Q.S Muhammad : 22)

  1. Mendapat Bakti Dari Sang Anak (Menantu)

Selayaknya sebagaiman orang tua pada umumnya, mertua tentu memiliki hak dari sang anak (menantu) atas kebaktian mereka. Seorang anak memiliki kewajiban untuk membaktikan dirinya kepada orang tua. Dan hal ini tidak akan berubah sekalipun ia telah melangsungkan pernikahan dan telah hidup dalam keluarga baru. Karena kewajiban seorang anak akan tatap ada dan harus ia penuhi bahkan sampai orang tua meninggal dunia.

Mertua merupakan orang tua dari pasangan kita, oleh sebab itu wajib bagi seorang menantu untuk berbakti kepadanya. Sebagaimana telah di jelaskan oleh Rasuliullah SAW, Beliau bersabda.

“Yang paling berhak atas seorang wanita adalah suaminya, dan yang paling berhak atas lelaki adalah ibunya.” (H.R Tirmidzi)

  1. Di Hormati Oleh Menantu

Saling menghormati merupakan perintah dari ajaran islam itu sendiri. Dengan adanya rasa hormat maka hubungan baik antar sesame akan tetap terjaga. Orang tua memiliki hak untuk di hormati oleh anak-anaknya, hal ini juga berlaku bagi mertua kepada menantunya. Imam ghazali berkata dalam kitabnya yang berjudul Al-Adab fid din dalam Majmu’ah Rasail Al-Imam Al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, hal.44).

“Adab anak kepada orang tua, yakni mendengarkan kata-kata orang tua, berdiri ketika mereka berdiri, mematuhi sesuai perintah-perintah mereka, memenuhi panggilan mereka, merendah kepada mereka dengan penuh sayang. Dan tidak menyusahkan mereka dengan pemaksaan, tidak mudah merasa capek dalam berbuat baik kepada mereka, dan tidak sungkan melaksanakan perintah-perintah mereka, tidak memandang mereka dengan rasa curiga dan tidak membangkang mereka.”

  1. Di Muliakan Oleh Menantunya

Setiap ornag tua memiliki hak untuk di muliakan oleh anak-anaknya. Selayaknya hal tersebut, maka seorang mertua juga memiliki hak untuk di muliakan oleh menantunya. Sebab ketika telah menikah selain mendapat pasangan, maka mertua juga akan menjadi orang tua kita. Oleh sebab itu anak/menantu memiliki kewajiban baru untuk memuliakan orang tua dari pasangannya, yaitu mertua. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 36, yang artinya.

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapakmu, karib-kerabat, anak yatim, orang miskin tetangga dekat dan jauh teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (Q.S An_nisa : 36)

Hal ini juga berlaku dalam urusan nafkah, pada dasarnya tidak ada dalil tentang kewajiban untuk menafkahi mertuanya. Namun jika di tinjau ulang, ada perintah untuk menakahi orang tua sendiri. Mertua adalah orang tua dari pasangan kita, yang berarti merupakan orang tua kita juga. Dengan begitu berarti mertua memiliki hak untuk di nafkahi oleh anak/menantunya.

Sebagaimana telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW, beliau bersabda.

“sungguh sebaik-baiknya makanan yang di makan oleh seseorang adalah hasil dari usahanya. Dan sesungguhnya anak dia adalah bagian dari hasil usahanya.” (H.R Abu Dawud)

  1. Mendapat Perhatian Dan Di Rawat Oleh Anak (Menantu)

Orang tua adalah orang yang telah melahirkan dan merawat serta membesarkan kit dengan oenuh kasih sayang dan penuh dengan pengorbanan. Hal ini membuat kita sebagai anak memilki kewajiban yang harus kita tunaikan untuk merawat orang tua dan memberikannya perhatian serta kasih sayang dengan sebaik-baiknya. Dan mertua adalah orang tua dari pasangan kita yang tentunya telah melakukan hal yang sama untuk anaknya dan merelakan anaknay untuk menjadi milik kita. Oleh sebab itu, mertua juga memiliki hak untuk di beri kasih sayang dan perhatian oleh anak dan menantunya.

Orang tua/mertua tentu akan mengalami masa di mana tubuhnya sudah mulai lemah dan sakit. Dalam kondisi ini, peran seorang anak sangat di perlukan. Karena akan menjadi durhaka bagi seorang anak apabila orang tua sakit namun tidak merawatnya. Begitu pula dengan mertua, ia juga memiliki hak untuk di rawat oleh anak/menantunya. sebagaimana telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW, Beliau bersabda.

“Sungguh merugi, sungguh merugi, sungguh merugi seseorang yang mendapatkan kedua orangtuanyasudah renta atau salah seorang dari keduanya namun tidak dapat membutnya masuk surga.” (H.R Muslim)

Dari penjelasan di atas dapat di ketahui, bahwa setelah menikah maka kita tidak hanya mendapat pasangan baru, namun juga orang tua baru. Sebab tujuan lain dari pernikahan adalah menjalin hubungan kekeluargaan dari dua keluarga yang berbeda. Atas hal itu, sebagai anggota keluarg baru yang berposisi sebagai menantu, kita juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab baru untuk di tunaikan. Salah satunya adalah hak dari orangtu/mertua kita. Dengan menunaikan hak-hak tersebut dapat membuat hubungan menantu dengan mertua menjadi semakin dekat dan harmonis. Karena bagaimanapun seorang anak memiliki keutamaan untuk berbakti kepada orang tuanya dengan sebaik-baiknya.

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai hak mertua terhadapa anak/menantunya. hubungan yang baik antara menantu dan mertua merupakan salah satu kunci kebahagiaan dalam rumah rumah tangga dan pastikan bagi kita untuk menunaikannya;

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

Cara Untuk Mengobati Penyakit Presbiopi

Cara Untuk Mengobati Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Kesehatan mata merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk di jaga. Sebab mata merupakan bagian panca indra yang memiliki peran penting dalam organisasi yang ada di dalam tubuh. Namun seringkali terjadi di mana adanya kasus mengenai mata yang mengalami gangguan atau masalah kesehatan seperti penyakit presbiopi terutama ketika seseorang beranjak menua. Namun beberapa metode di ketahui dapat di lakukan sebagai cara untuk mengobati penyakit presbiopi.

Penuaan memang merupakan sebuah siklus biologis di mana semua mahluk hidup akan mengalami kondisi ini tanpa terkecuali. Pada masa ini, tubuh menjadi rentan mengalami masalah kesehatan termasuk juga gangguan penglihatan. Penyakit presbiopi adalag salah satu jenis gangguan penglihatan yang muncul ketika seseorang beranjak menua dan memasuki usia lanjut. Bahkan beberapa ahli mengatakan bahwa setiap orang yang memasuki usia lanjut akan mengalami penyekit presbiopi.

Sampai saat ini, penuaan memang di katahui merupakan penyebab utama seseorang mengalami penyakit presbiopi. Namun perlu untuk di katahui bahwa beberapa faktor tertentu juga dapat menyababkan seseorang mengalami presbiopi dengan lebih cepat. Seperti halnya dengan faktor gaya hidup yang tidak sehat, serta faktor riwayat penyakit berupa darah tinggi atau hipertensi, serta riwayat penyakit diabetes.

Beberapa faktor tersebut juga di percaya dapat menyebabkan munculnya penyakit presbiopi lebih dini. Jika umumnya presbiopi muncul pada usia 40 tahun ke atas, maka faktor tersebut dapat menyebabkan penyakit presbiopi muncul pada usai 40 tahun ke bawah hingga pada usia anak-anak. berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa informasi mengenai cara untuk mengobati penyakit presbiopi. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa Itu Penyakit Presbiopi?

Cara Untuk Mengobati Penyakit Presbiopi

Presbiopi atau dalam dunia medis di kenal dengan istilah mata tua atau rabun senja pada dasarnya merupakan kondisi kesehatan yang terbilang cukup normal. Jenis penyakit ini akan membuat penderitanya mengalami kondisi di mana ketajaman dan focus dari fungsi penglihatan mengalami penurunan. Akibatnya, seseorang yang mengalami penyakit presbiopi akan kesulitan untuk melihat dengan jelas pada objek di sekitar, terutama ketika mata di gunakan untuk membaca.

Di lansir dari laman American Academy of Ophthalmology Menagatakan bahwa penyakit mata tua atau rabun senja merupakan hal yang terjadi secara alami di mana semua orang akan mengalaminya. Hal ini terjadi akibat faktor penuaan yang mejadi pepenyebab utama mata mengalami penyakit presbiopi. Sebagai mana kita ketahui bahwa penuaan merupakan keadaan yang terjadi secara alami sehingga menyebabkan penyakit presbiopi sulit untuk di hindari.

Sementara itu, menurut laman hellosehat menyebutkan bahwa presbiopi merupakan gangguan penglihatan yang dapat menyerang siapapun yang berusia 35 tahun ke atas. Semua orang pada akhirnya akan mengalami kondisi tersebut. namun di ketahui bahwa tingkat keparahan presbiopi terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Kondisi tersebut umumnya sesuai dengan kesehatan tubuh serta faktor yang dapat memicu munculnya penyakit presbiopi. Karena selain faktor penuaan, beberapa kondisi lain di kaitkan dapat memicu munculnya penyakit presbiopi.

Pada dasarnya di dalam mata terdapat otot yang terletak mengelilingi lensa mata. Otot tersebut akan bersifat elatsis dan feleksibel untuk mengatur tenaga yang di butuhkan mata. Kondisi penuaan yang di alami seseorang ini umumnya akan membuat otot-otot tersebut menjadi mengeras dan tidak elastis atau fleksibel lagi. Akibatnya cahay dari objek yang masuk ke mata tidak dapat masuk atau jatuh lurus menuju retina dengan focus. Hal inilah yang mengakibatkan mata mata tidak dapat melihat dengan jelas pada objek yang ada di sekitarnya.

Cara Mengobati Penyakit Presbiopi

Pada dasarnya, penyakit presbiopi merupakan salah satu jenis penyakit yang umumnya di sebabkan oleh faktor penuaan. Dengan begitu, biasanya kondisi presbiopi ini akan menyertai penderitanya selama seumur hidupnya. Sebab di ketahui bahwa belum ti temukan metode yang dapat mengobati penyakit akibat faktor oenuaan seperti presbiopi. Sebab bagaimanapun juga penuaan merupakan kondisi biologi yang terjadi secara alami dan akan terjadi pada setiap manusia.

Meskipun tidak menutup fakta bahwa penyakit presbiopi tidak dapat di obati namun, umumnya dokter akan memberika rekomendasi penanganan dengan tujuan membantu pasien agar dapat melihat dengan lebih nyaman dan jelas. Berikut adalah beberapa metode yang biasa di gunakan oleh dokter dalam menangani kondisi mata yang mengalami presbiopi.

  1. Memakai Kaca Mata

salah satu upaya untuk menagani kondisi mata yang mengalami penyakit presbiopi adalah dengan menggunakan kaca mata. Dalam hal ini, kaca mata yang di gunakan tidaklah kaca mata semabrangan namun cenderung hampir sama seperti kaca mata untuk gangguan penglihatan lainya. Untuk lebih aman dalam pengguanaanya, maka sebaiknya gunakan kaca mata sesuai dengan resep dari dokter terkait presbiopi yang di alami oleh pasien.

Dalam metode ini, biasanya dokter akan menyarankan kepada asien untuk menggunakan beberapa jenis lensa yang sesuai dengan kondisi mata pasien. Secara garis besar, jenis lensa pada kaca mata tersebut di bagi menjadi 3 jenis. Yakni,

    • Biofokal

Jenis lensa yang satu ini merupakan lensa dengan dua fungsi yang di pisahkan dengan garis jelas pada lensa. Pada bagian atas akan di tujukan untuk melihat jarak jauh. Sedangkan pada bagian bawah akan di tujukan untuk di gunakan pada jarak dekat. Selaind alam bentuk kaca mata, lensa biofokal juga dapat kamu temukan dalam bentuk lensa kontak yang terkesan lebih simpel dan sederhana.

    • Trifocal

Selain jenis lensa biofokal, jenis lensa trofikal juga menjadi salah satu jenis lensa yang di sarankan untuk di gunakan pasien presbiopi. Sebab dengan menggunakan lensa tersebut, pasien dapat lebih terbantu untuk melihat objek yang letaknya jauh, atau menengah, atau bahkan objek yang letaknya dekat.

    • Progresif

Jenis lensa progresif pada dasarnya merupakan jenis lensa yang menyerupai gabungan anatara lensa biofokal dan lensa trifocal. Namun, lensa progresif memilkii perbedaan anatara bagian atas dan bagian bawah. Selain itu, jenis lensa progresif juga tidak memiliki garis pembatas pada struktur lensanya.

  1. Memakai Lensa Kontak

Selain dengan menggunakan kaca mata, pasien penderita presbiopi juga dapat menggunakan lensa kontak. Namun hal ini cenderung berbeda denagn lensa kaca mata yang telah di jelaskan di di atas. secara garis besar terdapat tiga tipe lensa yang di gunakan dalam menangani presbiopi. Yakni

    • Lensa Minivision

Lensa monovision merupaka jenis lensa yang di gunakan di mana pada satu mata untuk penglihatan jauh. Sedangkan yang satunya untuk penglihatan dekat.

    • Lensa Multifocal

Lensa multofokal merupakan jenis lensa yang memiliki beberapa zona atau bagian-bagian yang memiliki kekuatan berbeda. Hal ini akan memudahkan mata untuk melihat objek sesuai dengan jarak dan kondisi mata itu sendiri.

    • Lensa Modifikasi Monovision

Lensa modofikasi monovision sendiri merupakan lensa yang menggunakan jenis biofokal atau multifocal pada salah satu mata. Sedangkan satu mata lainya menggunakan jenis lensa jarak jauh

  1. Operasi

Selain menggunakan metode di atas, untuk menangani presbiopi, dokter juga bisa memilih untuk menggunakan metode operasi. Metode operasi yang di gunakan umumnya berupa operasi refraktif seperti lasik, lasek atau prk. metode ini bertujuan untuk mengubah bentuk kornea mata pasien. Metode ini juga dapat memperbaiki penglihatan dekat pada mata yang non-domain. Dengan begitu kemampuan mata dapat kembali menangkap focus pada jarak dekat.

  1. Implantasi Lensa

Selain menggunakan metode penggunaan kaca mata atau lensa kontak dan metode operasi, beberapa dokter biasanya menggunakan prosedur pengangkatan lensa. Lensa pada setiap mata akan di angkat dan kemudian akan di gantikan dengan lensa buatan  Metode inilah yang di sebut sebagai implantasi lensa intraocular. Beberapa pasien atau dokter memilih melakukan metode ini, bahkan setelah melakukan operasi lasik beberapa tahun sebelum bebas dari kaca mata.

Sebagiamana yang telah di jelaskan di atas, bahwa penyakit presbiopi merupakan jenis penyakit yang di sebabkan oleh adanya faktor penuaan. Hal tersebut menjadikan penyakit presbiopi sulit untuk di obati atauoun di cegah. Sebab penuaan merupakan kondisi biologi yang terjadi secara alami di mana setiap dari mahluk hidup akan mengalaminya. Meskipun demikian, gejala akibat kondisi presbiopi dapat di akali atau di tekan sehingga penderita presbiopi tetap dapat melihat pada objek dengan baik dan nyaman.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai cara untuk mengobati penyakit presbiopi. Selain penuaan, beberapa faktor seperti buruknya gaya hidup serta riyata penyakit seperti hipertensi dapat memicu munculnya presbiopi lebih dini. Karenanya kesehatan tubuh membutuhkan perhatian ekstra agar terhindar dari berbagai jenis penyakit, termasuk presbiopi.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Sehatq
  • Linksehat
Beberapa Cara Mencegah Penyakit Presbiopi

Beberapa Cara Mencegah Penyakit Presbiopi

Hallo Kawan Mama, Penuaan adalah salah satu kondisi biologis yang di mana semua orang akan mengalaminya. Pada kondisi ini, keadaan ini seringkali membuat seseorang mengalami masalah kesehatan termasuk pada gangguan penglihatan. Salah satu jenis gangguan penglihatan yang banyak terjadi dan di sebabkan oleh faktor tersebut adalag penyakit presbiopi. Namun beberapa cara di ketahui dapat mencegah terjadinya kondisi penyakit presbiopi.

Penyakit mata memang menjadi salah satu masalah kesehatan yang seringkali menjadi keluhan masyarakat pada umumnya. Sebab kondisi mata tersebut tentunya membuat penderitanya kesulitan dalam melihat objek atau dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Seseorang dengan usia 40 tahun ke atas merupakan usia yang seringkali muncul penyakit presbiopi. Meskipun demikian, beberapa kasus menyebutkan bahwa penyakit presbiopi juga dapat di alami pada orang dewasa atau bahkan pada usia anak-anak.

Penyakit presbiopi yang terjadi pada usia dewasa atau anak-anak, umumnya tidak terlepas dari beberapa faktor yang memicu munuculnya presbiopi. Dalam dunia medis, penyakit presbiopi pada usia dewasa atau pada usia anak-anak di sebut dengan istilah presbiopi premature atau presbiopi dini. Gaya hidup yang tidak sehat menjadi salah satu faktor pemicu mata mengalami penyakit presbiiopi. Selain itu, beberapa jenis riwayat penyakit juga di anggap dapat menyebabkan munculnya presbiopi.

Umumnya, seseorang yang mengalami kondisi penyakit presbiopi seringkali tidak menyadari kondisi tersebut. Sebab penyakit presbiopi memang pada tahap awal cenderung tidak menimbulkan gejala-gejala signifikan dan tidak terlalu menganggu penderitanya. Karena keadaan tersebut membuat penyakit presbiopi seringkali di ketahui ketika kondisinya sudah cukup parah. Berikut ini Kawan Mama telah merangkum beberapa cara untuk mencegah penyakit presbiopi. Simak penelasannya sebagai berikut.

Kondisi Penyakit Presbiopi

Beberapa Cara Mencegah Penyakit Presbiopi

Penyakit presbiopi pada dasarnya merupakan kondisi di mana pada bagian fungsi penglihatan mengalami kondisi di mana ketajaman penglihatan yang kian menurun. Mata yang mengalami presbiopi membuat focus dari fungsi penglihatan menjadi terganggu. Akibatnya, penderita penyakit presbiopi akan mengalami kondisi di mana ia akan kesulitan dalam melihat dan mengenali pada objek atau seseorang di sekitarnya. Ketajaman dan focus mata akan lebih sulit untuk melihat, terutama pada objek yang letaknya cukup dekat.

Dalam dunia medis atau dalam kalangan masyarakat sendiri, umumnya kondisi ini di sebut sebagai kondisi mata tua atau kondisi rabun senja. Menurut American Academy of Ophthalmology menyebutkan bahwa kondisi mata tua atau rabun senja yang di alami oleh seseorang merupakan kondisi gangguan penglihatan di mana semua orang akan mengalaminya. Hal ini cenderung sulit untuk di hindari karena faktor penuaan selain akan berdampak pada oragan dan system metabolisme tubuh, juga akan menyebabkan kualitas dari fungsi penglihatan mengalami penurunan.

Kondisi mata yang sehat tentunya akan membuat system penglihatan dapat berfungsi dengan baik sehingga mampu untuk melihat dan mengenali dengan baik pada objek di sekitarnya. Ketika kesehatan mata terjaga, maka kondisi jaringan yang ada di mata seperti kornea, retina hingga saraf optik dan beragam jaringan serta sel-sel lainya dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Namun sebaliknya, jika kondisi kesehatan mata mengalami gangguan maka hal tersebut tentu akan berdampak pada fungsi penglihatan yang menjadi terganggu dan menurun.

Pada dasarnya, di dalam mata sendiri selai terdapat berbagai sel dan jaringan yang memliki peran dan fungsinya masing masing, ada juga otot mata yang elastis dan fleksibel yang mengelilingi lensa mata. Faktor bertambahnya usia atau penuaan seringkali menyebabkan otot yang mengelilingi lensa mata tersebut mengalami pengerasan sehingga tidak elastis dan fleksibel seperti biasanya. Kondisi inilah yang berpotensi membuat cahaya objek yang masuk ke mata menjadi tidak jatuh tepat pada pada retina sehingga ketajaman dan focus mata pada objek manjadi buyar.

Cara Mencegah Penyakit Presbiopi

Pada dasarnya, penyakit presbiopi merupakan salah satu jenis masalah kesehatan berupa gangguan penglihatan yang umumnya di sebabkan oleh adanya faktor penuaan. Hal tersebut membuat penyakit presbiopi cenderung sulit atau bahkan tidak dapat di cegah dengan sepenuhnya. Bahkan beberapa beberapa pendapat mengatakan bahwa sampai saat ini belum di katahui dengan pasti cara untuk mencegah penyakit presbiopi.

Pertambahan usia atau penuaan memang merupakan faktor biologi yang pastinya akan di alami oleh setiap dari mahluk hidup, khususnya manusia. Oleh sebab itu, kondisi mata yang mengalami penyakit presbiopi sediri sudah terbilang sebagai kondisi yang normal di alami oleh setiap orang. meskipun belum di ketahui dengan pasti cara untuk mencegah penyakit presbiopi, namun beberapa cara di katahui dapat menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko dan gejala penyakit presbiopi. Yakni sebagai berikut.

  1. Rajin Untuk Memeriksakan Kondisi Mata Secara Rutin

Periksa mata pada dasarnya merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam upaya untuk menjaga kesehatan mata. Namun meskipun demikian tidak jarang orang meremahkan kegiatan tersebut. Namun dengan rajin memeriksakan mata, maka kamu dapat mengetahui kondisi kesehatan mata atau bahkan apabila ada semacam gangguan atau gejala penyakit yang sedang di alami oleh mata.

Dengan melakukan pemeriksaan mata secara rutin maka gejala dari gangguan atau penyakit mata dapat di atas dengan lebih cepat. Umumnya, pemeriksaan mata baiknya di lakukan 5-10 tahun pada usia 40 tahun ke bawah. Sedangkan pada usia 40-45, baiknya lakukan pemeriksaan mata dalam 2-4 tahun. Untuk usia 55-64 tahun, lakukan pemeriksaan 1-3 tahun. Dan pada usia 65 tahun ke atas, sebaiknya lakukan pemeriksaan tidak kurang dari 1-2 tahun sevcara rutin. Apabila ada gejala atau kondisi mata yang tidak normal, maka segeralah periksakan mata ke dokter.

  1. Mengkonsumsi Jenis Bahan Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Mata

Pada dasarnya, bahan makanan merupakan sumber energy utama untuk menjalankan fungsi dari organ dan system metabolisme di dalam tubuh, termasuk mata. Setiap dari bahan makanan yang msauk ke tubuh akan berpengaruh terhadap kondisi tubuh itu sendiri. Maka untuk menjaga kesehatan mata, bahan makanan yang sehat menjadi pilihan utama untuk di konsumsi. Karenanya, bahan makanan seperti sayur dan buah yang banyak mengandung protein sangat di sarankan untuk di konsumsi

  1. Menambah Suplai Vitamin Yang Di Perlukan Mata

Seperti halnya dengan bagian tubuh lainya, mata juga membutuhkan suplai vitamin agar dapat terjaga kesehatan sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tercukupinya kebutuhan mata akan vitamin ini akan memabntu merawat fungsi mata tetap dalam kondisi baik. Umumnya, mata membutuhkan jenis vitamin seperti vitamin A, antioksidan seperti lutein dan ziaxanthin seta beta karoten untuk menjaga ketajaman dan fikus mata. Karenanya sangat di sarankan untuk mengkonmsumsi atau menambah jumlah asupan vitamin yang di butuhkan oleh mata.

  1. Menggunakan Pencahayaan Yang Baik Ketika Beraktivitas,

Pencahayaan yang buruk menajdi salah satu penyebab munculnya berbagai jenis gangguan penglihatan. Sebab ketika mata melihat pada tempat dengan pencahayaan yang buruk maka hal tersebut akan memaksa mata bekerja lebih keras. Akibatnya, kondisi mata akan cepat tegang dan mudah lelah yang mana kondisi ini rentan menyebabkan munculnya berbagai jenis gangguan penglihatan.

Pengerasan pada otot mata juga dapat terjadi akibat aktivitas mata pada tempat dengan cahaya yang buruk. Karenanya, penting untuk memperhatikan tingkat pencehayaan dan memperbaikinya menjadi lebih baik untuk aktivitas mata. Pastikan menggunakan pencahyaan mata yang baik, terutama ketika hendak membaca sesuatu.

  1. Menggunakan Kaca Mata Sesuai Dengan Kondisi Mata

Masalah kesehatan terutama pada gangguan penglihatan memang menjadi salah satu kondisi yang seringkali di alami oleh kebanyakan orang. Kondisi tersebut umumnya tidak terlepas dari penggunaan kaca mata yang tidak sesuai pada porsi dari kondisi yang sedang di alami oleh mata. Sebab penggunaan kaca mata yang tidak sesuai dengan kondisi mata dapat memperburuk kesehatan mata dan dapat memicu munculnya jenis gangguan penglihatan lainya.

  1. Memakai Pelindung Mata

Melindungi mata adalah salah satu hal yang perlu di lakukan setiap orang, terutama bagi mata yang memiliki karakter yang lebih sensitive atau kondisi mata yang tidak sehat. Karena gangguan penglihatan juga dapat di picu dari faktor eksternal berupa debu, polusi atau cahaya yang buruk hingga serangan radikal bebas. Karenanya menggunakan pelindung mata sangat di sarankan untuk menjaga kesehatan mata, terutama ketika berkativitas di luar ruangan.

  1. Mengatasi Jenis Riwayat Penyakit Yang Dapat Memicu Munculnya Gangguan Penglihatan

Beberapa jenis riwayat penyakit di anggap menjadi salah satu pemicu meunculnya berbagai jenis gangguan penglihatan. Pada kondisi mata yang mengalami penyakit presbiopi, jenis riwayat penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Jenis penyakit tersebut menjadi jenis penyakit yang seringkali memicu terjadinya presbiopi dengan lebih capat. Karenanya untuk mencegah atau mengurangi gejala presbiopi, jenis riwayat penyakit tersebut perlu untuk segera di atasi.

Sebagaimana telah di jelaskan di atas, penyakit prsebiopi merupakan jenis gangguan penglihatan di mana adanya penurunan ketajaman dan focus penglihatan. Jenis penyakit mata tersebut seringkali di alami oleh seseorang yang memasuki usia 40 tahun ke atas. Faktor penuaan tersebutlah menjadi yang di duga menjadi faktor utama mata mengalami penyait presbiopi. Meski demikian beberapa faktor lain di duga juga berpotensi menyebabkan mata lebih cepat mengalami penyakit presbiopi.

Demikian penjelasan dari Kawan Mama mengenai beberapa cara untuk mencegah penyakit presbiopi. Pada dasarnya belum di ketahui dan belum di temukan dengan pasti cara untuk mencegah presbiopi. Namun beberapa cara di atas dapat di lakukan untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi gejala presbiopi. Sebab mata yang sehat tentu akan terhindar dari berbagai jenis penyakit mata.

Semoga tulisan ini dapat memabntu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Linksehat
  • Alodokter
Beberapa Dosa Mertua Terhadap Menantu

Beberapa Dosa Mertua Terhadap Menantu

Hallo Kawan Mama, Pernikahan merupakan salah satu momen penting dan kebahagiaan yang terjadi dalam hidup setiap orang. Karena selain menjadi langkah menunaikan perintah ibadah. Menikah juga berarti menyatukan hubungan antara laki-laki dan wanita menjadi satu ikatan suami istri yang di anggap sah. Namun menikah tidak hanya menyatukan hubungan antara laki-laki dan wanita menjadi satu, namun juga menyatukan kedua keluarga baik dari laki-laki maupun perempuan. Dan dalam hal ini, mertua juga memiliki tanggung jawab baru terhadap menantunya. Bahkan akan menjadi sebuat dosa bagi mertua apabila tidak menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya terhadap sang menantu.

Hubungan yang baik antara suami dan istri tentu menjadi dasar sebuah rumah tangga dapat berjalan dengan baik dan langgeng. Namun tidak jarang terjadi masalah-masalah yang menimpa sebuah keluarga yang dapat mengganggu keharmonisan hubungan suami dan istri. Dan kadang masalah-masalah tersebut malah datang dari orang-orang terdekat, seperti keluarga kita atau bahkan orang tua kita.

Peran orang tua mertua dalam hubungan rumah tangga anak dan menantunya tentu mempunyai dampak yang sangat krusial. Karena setiap pandangan, perkataan dan perbuatan yang ia lakukan orangtua mertua kepada rumah tangga anaknya tentu akan mempengaruhi hubungan rumah tangga anak dan menantunya. banyak kasus terjadi dimana pernikahan yang akhirnya berakhir dengan perceraian akibat campur tangan dari orang tua mertua suami istri. kadang kala mertua dan menantu mempunyai perbedaan cara berfikir atau pandangan yang membuat keduanya tidak cocok, yang akhirnya membuat rumah tangga anak dan menantu beujung dengan perceraian. Tentu hal ini merupakan perbuatan yang salah, sebab perceraian adalah ahal yang di benci oleh Allah SWT.

Pada kesempatan kali ini, Kawan Mama akan membahas mengenai hal yang dapat menjadi dosa bagi mertua kepada menantunya. Pada dasarnya, setelah ijab nikah berlangsung, maka seketika itu juga mertua juga menjadi orang tua dari sang menantu. Dengan begitu hubungan di antara keduanya perlu di jaga dengan baik. Berikut adalah penjelasannya.

Dosa Mertua Kepada Menantu

Dosa Mertua Terhadap Menantu

  1. Menuntut Dan Memaksa Menantu Agar Sesuai Dengan Keinginan Mertua

Setiap dari orang tua pasti mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya, termasuk dalam mendapatkan pasangan hidup. Orang tua pasti akan melakukan apapun dan mengaharapkan anaknya agar mendapat pasangan yang baik dan sesuai dengan apa yang ia harapkan. Tentunya hal ini merupakah hal yang wajar, dan merupakan bentuk cinta kasihnya kepada sang anak. Namun hal ini tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan.

Karena pada hakikatnya, setiap manusia lahir dengan kodrat karakter yang berbeda-beda, dengan kakurangan dan kelebihannya masing-masing. Dan tidak selamanya harapan untuk mendapat menantu yang sesuai dengan apa yang kita harapkan dapat terwujud sesuai dengan apa yang kita minta. Oleh sebab itu, sikap ikhlas dan lapang perlu di tekankan dalam diri kita. Tugas seorang orang tua mertua hanya untuk mengarahkan dan membimbing anak dan menantunya agar tidak melakukan kesalahan yang dapat membuat dampak buruk pada keluarganya.

Tidak ada hak bagi mertua untuk menuntut dan memaksa menantunya agar sesuai dengan apa yang ia harapkan. Karena setiap orang memiliki cara berfikir dan langkah hidupnya masing-masing yang sudah di tentukan oleh Allah SWT. Yang perlu mertua lakukan adalah mengarahkan menantunya untuk melakukan hal yang baik, memberi nasihat dan mendoakan kebaikan agar rumah tangga anak dan menantunya dapat berlangsung dengan baik dan berjalan dengan semestinya. Mertua yang memkasa menantunya agar sesuai dengan keinginannya malah akan menjadi sebab maslah-masalah yang timbul dalam rumah tangga anaknya yang akhirnya akan berujung pada perceraian. Baiknya, mertua harus menaruh rasa percaya pada menantunya dan berserah diri pada Allah, serta mendoakan yang terbaik bagi anaknya. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya.

“Allah mencatat takdir setiap mahluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (H.R Muslim)

  1. Terlalu Ikut Campur Dalam Rumah Tangga Anaknya

Sebagai pasangan suami dan istri dalam sebuah rumah tangga yang baru, tentu perlu adanya bimbingan dan arahan oleh orangtua mertua. Pasalnya orangtua mertua tentu lebih berpengalaman akan hal-hal yang menyangkut rumah tangga. Oleh karena itu anak dan menantu tentu perlu untuk di bimbing dan di arahkan agar rumah tangganya dapat berjalan dengan baik. Namun sadar atau tidak, mertua sering kali terlalu ikut campur dengan rumah tangga anaknya.

Pada dasarnya, ketika anak telah menikah maka tugas orangtua mertua terhadap anak menantu telah selesai. Dan segala sesuatu yang terjadi dalam rumah tangga tersebut sudah merupakan tanggung jawab penuh oleh anak dan menantunya. Orang tua mertua tidak  di perbolehkan masuk keranah tersebut dengan sesuka hatiya. Mertua hanya dapat turun tangan apabila anak menantu menantunya meminta bantuan kepadanya untuk di bantu.

Tentunya setiap orangtua mertua mempunyai batasan dan ruang anak menantu yang tidak boleh ia sentuh masuki seenaknya saja. Namun ia tetap memiliki kewajiban untuk mengingatkan dan memberi nasihat yang baik untuk anak dan menantunya. Karena campur tangan dari mertua yang berlebihan dapat membuat menantu merasa tidak di hargai sebagai dalam keluarganya sendiri.

  1. Merendahkan Menantu

Menikah tentu merupakan jalan bagi seorang laki-laki dan wanita untuk mendapatkan kebahagiaan dalam sebuah hubungan rumha tangga. Dan setiap awal dari berjalannya sebuah rumah tangga tidak semuanya akan berjalan dengan lancar dan mulus. Pastinya ada saja kendala-kendala yang mengganggu jalannya rumah tangga yang di sebabkan oleh kurangnya pengalaman atau hal lain sebagainya.

Sebagai orang tua, pasti mengharapkan agar mendapat menantu yang baik dan sesuai dengan harapannya. Namun tidak selalu dari apa yang di harapkan oleh kita dapat terkabul begitu saja. Kadang mertua mendapati menantu yang kurang sesuai dengan apa yang ia harapkan. Dan hal ini bisa menjadi sebab mertua tidak senang terhadap menantunya. Padahal setiap dari menantu adalah pasangan dari anaknya, yang berarti menantu juga telah menjadi anaknya. maka dari itu, perlu bagi mertua untuk menerima menantunya dengan ikhlas dan lapang dada.

Pada hakikatnya, setiap orang lahir dan tumbuh dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing yang sudah di tentukan oleh Allah SWT. Dan setiap insan dengan beberapa kekurangan maka ada beberapa kelebihan pula dalam dirinya. Tugas mertua adalah untuk mendukung dan memotivasi menantunya dengan sepenuhnya, dan berdoa yang terbaik bagi anak dan menantunya.

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tidak terkecuali mertua atau bahkan menantu. Apabila menantu melakukan kesalahan, maka sudah menajdi kewajiban bagi mertua untuk menasihatinya agar dapat memperbaiki kesalahan dan tidak mengulanginya lagi. Akan menjadi dosa apabila mertua malah merendahkan dan menjelek-jelekkan menantu atas kesalahan yang telah di perbuat. Tentu hal tersebut dapat membuat menantu menjadi malu dan sakit hati dan bukan tidak mungkin hal tersebut dapat berdampak pada hubungannya dengan pasangannya.

Mertua juga memiliki tugas untuk merahasiakan aib menantu ataupun anaknya. Bukan malah mengumbar dan menjelek-jelekannya di muka umum. Karena hal tersebut murni merupakan penghinaan bagi menantunya yang akan membuat ia sakit hati kepada sang mertua.

Bagaimanapun pribadi seorang menantu, wajib bagi mertua untuk mendukung dengan apa yang menantu lakukan, karena hal itu pasti bertujuan untuk membahagiakan pasanganya. Tugas mertua kepada menantunya, hanya sekedar mengingatkan, menasihati, membimbing dan membantu menantu jika di minta olehnya. Batasan-batasan tersebut sebaiknya di patuhi dan tidak di sentuh, dan dukungan dari mertua tentu menjadi motivasi bagi sang menantu untuk menjadi lebih baik lagi.

Penutup

Mertua adalah seorang orang tua biasa yang pastinya mengharapkan agar anaknya mendapat pasangan hidup yang dapt bertanggung jawb dan membahagiakannya. Karena bagaimanapun kebahagiaan anak adalah kebahagiaan orang tua. Mertua memiliki batasan-batasan di mana ia tidak boleh terlalu ikut campur dalam rumah tangga anak dan menantunya. setiap orang pasti memiliki karakter yang berbeda, apabila orang mertua mendapati menantu yang tidak sesuai dengannya, maka tugasnya adalah menerima dengan lapang dan ikhlas. menantu tentu perlu do’a dan bimbingan serta dukungan dari mertua sebagai tambahan dorongan motivasi baginya dalam menajalankan rumah tangganya agar berjalan dengan baik. Allah Berfirman Dalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 23, yang artinya.

“dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu. Dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lekaki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin maka Allah akan menkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah maha luas (pemberian-Nya) dan maha mengetahui.” (Q.S An-Nur : 32)

Demikian pembahasan dari Kawan Mama mengenai dosa mertua kepada menantu. Kunci dari keluarga bahagia adalah terjaganya hubungan komunikasi dan interkasi yang baik antar suami dan istri, serta dengan orang tua dan keluarganya dengan baik.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan bermanfaat. . .

 

 

 

 

Sumber :

  • Topmedia